Sunday, August 5, 2012

3 Alasan Kuat Menyusun Perencanaan Bisnis yang Dinamis

Hits : 405 PDF Cetak E-mail
Sabtu, 04 Agustus 2012 15:10


Pemenang Juara Tinju Dunia, Mike Tyson berkata : setiap orang harus mempunyai sebuah perencanaan sampai mereka mendapatkan beberapa tekanan dan pukulan di wajahnya.

Pada awal memulai berbisnis seperti petinju, dan permintaan untuk rencana tertulis sebagai dokumen awal memulai investasi saya mendapatkan suatu kebingungan.

Tentu, Anda sendiri menggambarkan perjalanan bisnis ialah untuk menggapai kesuksesan, tapi di dalam perjalanan Anda akan menemukan banyak tekanan yang mengejutkan. Namun, lebih penting mencoba daripada meramalkannya, dan mengetahui bagaimana cara untuk menghindarinya.

Sebagai alasannya, banyak investor kredibel dan inkubator yang mengalihkan pandangannya dari bisnis secara tertulis. Mereka lebih suka melihat pendiri perusahaan membangun konsep daripada menghabiskan waktu untuk menulis ide. Dan inilah mengapa diperlukan penyusunan rencana secara dinamis, dan mengapa rencana bisnis selalu di jalan yang bukan ditetapkan.

1. Rencana bisnis merupakan snapshots dalam waktu. Dalam rencana tertulis yang statis, tapi rencana awal secara dinamis. Sebuah konsep atau ide yang baik bagi pemula dapat menyimpan rencana yang dibuat dalam berbagai tahap, dan meninjau yang telah berubah, serta yang terpenting bagaimana realitas atau kenyataan berbeda dengan ide yang pertama kali direncanakan dari awal. Investor yang baik itu memperhatikan secara detail bisnis dari pada memikirkan proyeksi masa depan.

2. Rencana awal terdiri dari. Data keuangan yang ada dalam rencana mungkin hanya menunjukkan bahwa penggagas memiliki beberapa pengetahuan bisnis secara dasar.

3. Sebuah rencana tidak mempunyai konsep komunikasi dan sebagai kendaraan untuk melakukan demo. Kebanyakan orang belajar mengenai visual. Bayangkan saja mempelajari fitur alat tekhnologi dalam 500 kata. Sekarang bandingkan saja banyak yang melakukan tindakan nyata bukan hanya dengan perkataan terlontar saja. Maka dari itu jika pelanggan dan investor tidak memahami nilai perkiraan dari sesuatu yang disampaikan, bagaimana juga kita bisa mengajak dan mengubah pola pikir mereka ?

Struktur konsep, seperti rencana bisnis merupakan latihan berharga untuk mendapatkan sosok pengusaha yang mampu berpikir untuk masa depan. Tapi akan menjadi hambatan bagi mereka yang memiliki kreatifitas dan dorongan untuk membangun sesuatu yang lebih menakjubkan, tapi tidak memiliki keterampilan untuk mengartikannya dalam rencana tertulis yang matang. Bakat dalam permintaan lebih bagus dari pada yang terakhir.

Kecerdikan wirausaha sejati berasal dari tidak mengetahui tekanan itu tiba-tiba akan datang. Tetapi dari rencana B bila itu tidak datang. Tyson sendiri menjadi kelas berat juara dunia tak terbantahkan, karena ia tahu rencana pertarungan akan selalu berubah terus menerus. Demikian juga, pengusaha cerdas harus fokus lebih pada produk mereka dan titik akhirnya akan terbentuk pada akhir rencana tertulis. Investor dan pelanggan ingin tahun Anda berpikir tentang masa depan, tetapi mereka ingin tahu seberapa besar Anda menangani apa pun ke arah masa depan dengan baik. (*DI)

Sumber gambar:
marketinggrrl.com


http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/19082-3-alasan-kuat-menyusun-perencanaan-bisnis-yang-dinamis.html

No comments:

Post a Comment

Post a Comment