Tuesday, October 4, 2011

BUDIDAYA JERUK BABY

Peluang Usaha

Senin, 03 Oktober 2011 | 15:30  oleh Handoyo, Dea Chadiza Syafina
BUDIDAYA JERUK BABY
Memeras untung jeruk baby dengan kandungan air tinggi (1)

Selain sebagai buah, jeruk juga banyak dikonsumsi sebagai minuman atau jus. Salah satu jenis jeruk yang populer dalam pembuatan jus adalah jeruk baby. Peningkatan konsumsi jus buah di Indonesia, juga meningkatkan permintaan jeruk baby setiap tahun.

Buah jeruk memang banyak variannya. Setiap buah memiliki karakteristik yang berbeda. Selain dikonsumsi sebagai buah segar, jeruk juga digunakan sebagai bahan jus.

Dari beberapa jenis jeruk, yang paling nikmat menjadi bahan jus adalah jeruk baby. Meski bernama baby yang identik dengan mungil, jeruk ini memiliki ukuran mirip jeruk kebanyakan.

Tak heran, jeruk ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Indra Fajar, pemilik dari CV Palma Agro Tani Subur asal Malang, Jawa Timur, ini bisa meraup uang Rp 300 juta dalam satu kali panen dari kebunnya yang seluas satu hektare.

Di kebun itu, Indra menanam sekitar 5.000 jeruk baby. Dari seluruh pohon itu, setiap enam bulan, ia memanen hingga 50 ton jeruk.

Hasil panennya pun tak hanya dijual di pasar tradisional. Sejak 2008, jeruk dari kebun Indra sudah masuk supermarket. "Namun kebanyakan yang membeli adalah para pengepul," terangnya.

Indra yang mulai membudidayakan jeruk baby sejak 2007, menjual hasil kebunnya berdasarkan kualitas. Untuk grade A atau kualitas buah terbaik, harganya Rp 8.000 per kilogram (kg). Adapun untuk grade B dan C, Indra menjual dengan harga Rp 7.000 dan Rp 6.000 per kg.

Penentuan kualitas ini berdasarkan berat dan bentuk jeruk. Jeruk kualitas A memiliki berat 150 gram (gr) hingga 200 gr. "Kulit buah mulus tanpa cacat," terang Indra. Jeruk kualitas ini biasanya sudah dipesan oleh agen yang kemudian mendistribusikan di supermarket.

Selama menjual jeruk baby, Indra mengakui permintaan jeruk ini terus meningkat. "Permintaan naik sekitar 10% per tahun. Sayang, produksi kami masih terbatas," ujarnya.

Selain Indra, Mudin Usman, Pemilik Wijaya Tani asal Depok, Jawa Barat juga membudidayakan jeruk baby. Namun, Usman tak hanya menjual buah, ia juga menyediakan bibit.

Mudin membanderol bibit jeruk ini seharga Rp 40.000 hingga Rp 50.000 untuk bibit setinggi 40 cm sampai 60 cm. Jika ingin menikmati hasil panen, Usman pun menyediakan pohon siap buah setinggi satu meter dengan harga Rp 500.000 per pohon.

Usman juga mengatakan permintaan bibit jeruk baby kian meningkat seiring tren minuman jus buah. Tidak hanya dari kalangan keluarga, permintaan bibit jeruk ini juga datang dari pebisnis hotel dan katering.

Bahkan, Usman pernah mendapat order dari Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan. Satu kali pengiriman bibit berkisar antara 200 hingga 250 pohon. Dalam sebulan, Usman bisa mengirim bibit hingga lima kali. "Saya paling banyak mengirim bibit jeruk ini ke Medan," kata Usman.

Menurut Usman, permintaan bibit jeruk baby tinggi, karena buah ini memiliki kandungan air yang tinggi. Selain itu, harga jual jeruk ini cukup terjangkau. Usman bilang, harga jual buah ini di pasaran Rp 12.000 sampai Rp 15.000. Namun, jika tak sedang panen raya, harga jual bisa melonjak antara Rp 25.000 sampai Rp 35.000 per kg.

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/78932/Memeras-untung-jeruk-baby-dengan-kandungan-air-tinggi-1

1 comment:

  1. ,.,KISAH NYATA ,
    Aslamu alaikum wr wb..Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar
    Bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yng saya punya, akhirnya saya menaggung utang ke pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 800 juta , saya stress dan hamper bunuh diri anak saya 2 orng masih sekolah di smp dan sma, istri saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anakanaknya ditengah tagihan utang yg menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman dan bercerita kepadanya, Alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya, dulu katanya dia juga seperti saya. Tapi setelah di bantu HABIB IDRUS hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir dan melihat langsung hasilnya, saya akhirnya bergabung dan menghubungi HABIB IDRUS. Untuk Konfirmasi Lebih Jelasnya: >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<< .Semua petunjuk Beliau saya ikuti dan hanya Dalam waktu 2 hari, Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Demi AllAH dan anak saya, akhirnya 5M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih HABIB IDRUS saya tidak akan melupakan jasa HABIB IDRUS. JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH, SAYA SUDAH BUKTIKAN DEMI ALLAH.(BUKAN PESUGIHAN ATAUPUN PENGGANDAAN UANG).

    ReplyDelete