Friday, October 21, 2011

Panduan Mengatasi Pekerja yang Performanya Kurang

Views :797 Times PDF Cetak E-mail
Jumat, 21 Oktober 2011 10:07
pekerja_perf1011Di setiap perusahaan, banyak kita temui pekerja yang tidak bisa memberikan performa yang baik bagi kemajuan perusahaan. Sebagai seorang pimpinan, Anda harus menanyakan hal ini kepada diri sendiri, apakah tim yang dibentuk sudah benar? Atau ada seseorang yang harus digantikan. Sedangkan Anda yang masih menjadi bawahan, introspeksi juga berlaku, apakah Anda telah memberikan yang terbaik?

Berikut beberapa panduan yang disarikan dari buku "Being the Boss: The 3 Imperatives for Becoming a Great Leader" karya Kent Linebank.

1. Anda harus memperjelas ke mana arah tujuan tim kerja. Apakah setiap staf sudah melakukan pekerjaannya yang berkomitmen terhadapnya. Jika belum, bisa jadi keputusan Anda akan menjadi tidak adil bagi orang lain. Identifikasikan ulang rencana bisnis yang telah Anda buat. Lakukan pertemuan berkala dengan tim Anda dan lihat apakah Anda harus melakukan perubahan terhadap sistem yang sudah dilakukan hingga saat ini.

2. Berikan kesempatan untuk tiap pekerja merevisi performa kerja mereka. Sebagai pimpinan, Anda bisa melakukan penilaian dan sampaikan apa saja yang mungkin bisa dilakukan untuk memaksimalkan potensi masing-masing. Jika perlu, berikan mereka pelatihan, perhatian, dan timbal balik atas segala pekerjaan yang telah dilakukan agar bisa berkembang.

3. Jika Anda merasa ada tim yang tidak bisa memberikan hasil pekerjaan yang diharapkan, jangan langsung memutuskan hubungan kerja. Coba utarakan masalah dan kendala yang dihadapi dengan bagian HRD. Ada beberapa ketentuan dan kebijakan perusahaan yang bisa diikuti sebelum memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerja. Hal ini baru bisa dilakukan jika memang Anda telah melakukan penilaian berkala dalam kurun waktu tertentu. Anda harus memperlihatkan performa kerja yang memang menurun atau datar sebagai bukti kalau ia tidak melakukan pekerjaannya dengan baik.

4. Ketika Anda sudah memutuskan bahwa seorang staf tidak bisa diteruskan bekerja, jangan gegabah memutuskan hubungan kerja. Coba cari posisi lain yang sekiranya lebih cocok untuk orang tersebut. Dengan mengganti pekerjaan dan tanggung jawab yang harus diemban, Anda bisa melihat kekuatan, kelemahan dan potensi orang tersebut.

5. Terlepas dari apakah Anda tetap membiarkan seseorang bekerja atau menghentikannya, tetap perlakukan orang tersebut dengan rasa hormat. Anda tidak akan pernah tahu perkembangan apa yang dialami staf tersebut di masa depan. Banyak manajer yang berdiam diri menghadapi hal ini dan membuat perusahaannya jalan di tempat. Banyak kasus juga seorang pimpinan menyia-nyiakan talenta stafnya karena kurang komunikasi.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/183-hrd/12135-panduan-mengatasi-pekerja-yang-performanya-kurang.html

No comments:

Post a Comment

Post a Comment