Friday, August 19, 2011

Berawal Hobi Seriusi Bisnis Reptil


PDF Cetak E-mail
Kamis, 18 Agustus 2011 16:30
Arntz Ignatius Wahyu mengawali bisnis breeding reptil dari nol. Pria akrab disapa Arntz itu, menggemari reptil karena keunikan dan keekstreman hewan tersebut. Hingga kini hobi itu berlangsung lima tahun.

reptil0911Menurutnya, banyak manfaat bisa didapatkan dari memelihara hewan melata. Menurutnya, tidak semua reptil itu buas. Namun sayang, pemahaman masyarakat tentang reptil seperti ular cenderung buas dan berbisa. ”Kita berikan edukasi ke masyarakat kalau tidak semua hewan itu jahat. Kalau semua hewan jahat tentu akan musnah,” ujar Arntz tergabung dalam komunitas Semarang pecinta reptil (Smart).

Memelihara reptil, imbuhnya, tidak sembarangan. Kalau sudah bisa breeding sendiri, para anggota Smart ini justru memiliki kepedulian besar. Mereka akan mengembalikan hewan tersebut ke habitatnya. Bahkan untuk hewan yang dilindungi, mereka akan mendapatkan surat keterangan dari instansi negara karena turut menjaga kelestarian satwa. ”Dengan mengembalikan hewan-hewan ini ke habitatnya, itu sama saja kita menjaga keseimbangan lingkungan,” terangnya.

Koleksi reptil Arntz tak sebatas iguana saja. Dia juga memelihara ular, kura-kura, landak Australia, dan kodok pacman. Baginya breeding itu menyenangkan. Ia pun sering berganti selera. Kalau satu hewan sukses dibiakkan maka akan berganti hewan lainnya.

Landak Australia misalnya, sudah berhasil dia kembangbiakkan. Dalam jangka empat bulan, satu indukan landak mampu dikembangbiakkan menjadi 4-6 ekor. Pengetahuan memelihara reptil ini diperolehnya dari pengalaman dan membaca buku. Pernah suatu kali, karena minim pengetahuan empat pasang landak yang didatangkan mati semua. Itu karena habitat dan makanan yang diberikan tidak sesuai.

”Beragam pengalaman saya peroleh, mulai salah makan dan akhirnya hewan itu mati. Ada pula yang berhasil dikembangbiakkan tapi malah anaknya dimakan induknya sendiri,” ujarnya. (*/SM)
Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/agrobisnis/10592-berawal-hobi-seriusi-bisnis-reptil.html

No comments:

Post a Comment