Tuesday, December 6, 2011

Konsisten, Kunci Sukses Indraty Setyawan dalam Bisnis Tata Busana

Views :109 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 06 Desember 2011 13:27
tata_bsnSembilan tahun sudah, Indraty Setyawan bergelut di bidang desain pakaian. Kini, namanya telah dikenal sebagai seorang desainer handal Kota Gudeg, Yogyakarta.

Berawal dari seorang penjahit rumahan, ketika itu di tahun 2002, Indraty membuka usaha jahitan di rumahnya yang masih berada di kawasan Sidoarum, Godean, Sleman. Hanya menempati sebuah garasi mobil sederhana. In--panggilan akrabnya--saat itu banyak menerima order jahitan dari daerah sekitar Sleman dan Kota Yogya. Lalu, In banyak memperdalam ilmu menjahit dengan bersekolah di PAPMI dan beberapa sekolah desain mode lainnya. Karena kemahiran semakin terasah dan makin banyak dikenal, maka In pun pindah lokasi mengontrak di Jalan Wates, selama setahun.

"Kebetulan mertua saya ada rumah yang tidak ditempati di daerah Pasar Kranggan, setahun kemudian saya pindah ke sana. Hingga sekarang, sudah hampir lima tahun workshop saya berlokasi di sini," ucap In, seperti dikutip dari Tribun Jogja.

Doa mengaku dunia tata busana sudah menjadi gairah bagi hidupnya. Padahal menurutnya, ketika memulai di dunia tata busana usianya sudah 27 tahun, yang dia bilang sudah terlambat.

Meski begitu, tekadnya hanya satu bahwa ia ingin menjadi seorang pengusaha fesyen, yang tidak hanya mengakomodasi kepentingan masyarakat kalangan menengah saja melainkan semua kalangan bisa menikmati fashion.

"Cita-cita saya ingin membuka perusahaan fesyen seperti Departemen Store yang memang bisa mengakomodasi semua kalangan. Jadi bukan hanya menjual pakaian yang harganya mahal saja, tapi juga sesuai dengan kantong kelas ekonomi bawah," jelas wanita kelahiran 2 Agustus 1973 ini.

In memang cukup konsisten di dunia fashion. Ini terbukti, ia tak cuma sekedar menjiplak tren-tren yang sudah berkembang, tapi juga berinovasi. "Lima tahun belakangan saya baru menemukan karakter saya lebih ke arah etnik modern, dan juga banyak main di detail payet bebatuan," ujarnya.

Sebagai seorang desainer, kebanggannya adalah bisa membuat seseorang yang tadinya tidak percaya diri, bisa tampil memukau dan lebih pede. Karena sebagus apapun pakaian yang dikenakan jika kita tidak percaya diri, tak akan berarti apa-apa. "Jangan takut untuk berekspresi, itulah kuncinya supaya bisa tampil menarik," ujarnya.

Harga rancangan Indraty bervariasi. Mulai dari blus atasan seharga Rp200 ribu, dress mulai Rp350 ribu, hingga Rp30 juta ke atas untuk gaun atau kebaya pengantin yang mewah. "Harga masih bisa disesuaikan dengan keinginan dan budget klien. Semua tergantung dari jenis busana, bahan dan tingkat kerumitan jahitan," ucapnya.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/entrepreneur/nasional/wanita/13284-konsisten-kunci-sukses-indraty-setyawan-dalam-bisnis-tata-busana.html

No comments:

Post a Comment