Friday, May 11, 2012

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi


KIAT INVESTASI

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi


Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi (1)

JAKARTA. Meski jenis instrumen investasi baru bermunculan pamor emas tak pernah pudar. Terbukti, si kuning mengkilat ini tetap menjadi incaran investor. Jangan tanya sejak kapan emas menjadi menjadi sangat berharga. Konon emas sudah menjadi alat tukar sejak zaman para nabi.
Perencana keuangan dari Zelts Consulting Ahmad Gozali mengatakan, emas tepat untuk mengamankan aset dari risiko inflasi. Namun, dia menilai, karakter kenaikan harga emas agak “lucu”. Harga bakal naik ketika kondisi perekonomian meradang atau baik sekali. Namun, jika kondisi perekonomian cenderung biasa, harga justru tak bergerak bahkan melorot.
Namun, dilihat dari tren jangka panjang, Gozali memastikan, pertumbuhan harga emas tak mengecewakan. Menyimak data Bloomberg, selama lima tahun terakhir, harga emas tumbuh 97,79% atau sekitar 19,56% per tahun. Perencana keuangan dari Fahima Advisory Fauziah Arsiyanti atau yang akrab disapa Zizi berpendapat, investasi emas menggiurkan untuk investasi jangka panjang.
Manajer Divisi Syariah Perum Pegadaian Wartono berpikir sama. “Invetasi emas jangka panjang, yakni di atas tiga tahun, bisa digunakan sebagai sarana hedging aset,” ujar dia.
Gozali dan Zizi bahkan sepakat, emas menjadi instrumen wajib dalam aset rumah tangga. Sebagai dana darurat, emas bisa dikombinasikan dengan deposito dan tabungan. “Porsi emas dari total aset bahkan bisa 5%-10%,” saran Gozali.
Kapan waktu yang tepat
Meski tren lima tahunan mengalami kenaikan, sejak awal tahun sejatinya harga emas cenderung tiarap. Secara historikal, Wartono mengatakan, harga emas biasanya melorot jelang akhir tahun. Penyebabnya politis, yakni intervensi bank sentral beberapa negara. Namun, harga kemudian cenderung naik pada Agustus hingga September.
Wartono optimistis, harga emas tahun ini bisa merangkak ke Rp 575.000 per gram. Rabu lalu (2/5), harga emas di London Metal Exchange (LME) US$ 1.652,9 per ons troi atau sekitar Rp 488,59 per gram.
Lantas, bagaimana pendapat perencana keuangan tentang pemilihan waktu investasi? Gozali dan Zizi tetap kompak mengatakan, tak ada waktu yang tak tepat untuk membeli emas. “Siapa yang bisa memastikan bahwa harga hari ini sudah yang paling rendah?” kata Gozali.
Dengan kata lain, perencana keuangan ingin mengatakan bahwa setiap hari adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi. Zizi lebih menekankan pada konsep rutinitas dalam menabung emas untuk menumbuhkan kedisiplinan berinvestasi.
Meski setiap saat adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi, ada hal-hal mendasar yang harus diketahui tentang investasi emas. Simak strategi berikut!
Memilih bentuk
Setidaknya ada tiga bentuk emas yang bisa dipilih untuk investasi, yakni emas batangan, emas koleksi, dan emas perhiasan. Mari kita bahas mulai dari emas batangan. Batangan di sini hanya istilah karena sejatinya ini merujuk pada emas murni yang tidak dibuat neko-neko bentuknya.
Ukuran yang biasa di pasaran beragam, mulai dari 1 gram hingga lebih dari 1 kilogram (kg). Gozali mengatakan, hampir tidak ada minus dari emas bentuk ini. Sebab, “Bentuknya standar, jadi ketika dijual kembali tidak akan terpotong ongkos pembuatan,” terangnya.
Semakin berat emas yang dibeli, risiko selisih harga beli dan jual makin sempit. Gozali mengatakan, emas berberat 100 gram ke atas memiliki selisih nilai beli dan jual 2% - 3%, sedangkan selisih beli- jual emas 50 gram hanya 5%. Jika Anda membeli emas berat 25 gram ke bawah, selisih nilai beli dan jual bisa sampai 10%.
Bentuk kedua, yakni emas koleksi. Emas koleksi bisa sengaja dibuat, misalnya dinar emas edisi terbatas atau emas hasil lelang yang diproduksi pada masa tertentu. Nilai emas ini tak sekadar harga emasnya, melainkan juga nilai subjektivitas di dalamnya. Maka dari itu, Gozali bilang, tak semua keluarga cocok dengan investasi ini meski nilai yang ditawarkan bisa jauh menggiurkan di atas emas berberat sama.
Bentuk ketiga adalah emas perhiasan yang memiliki kelebihan karena bisa sekaligus digunakan. Namun, ketika dijual kembali, harga bisa melorot lumayan karena akan terpangkas biaya pembuatan.
Tunai atau mencicil
Anda ingin berinvestasi emas tapi duit yang ada tak sebanding jumlah emas yang ingin dibeli? Jangan patah arang, tawaran Perum Pegadaian mungkin bisa menjadi solusi. Perusahaan berlogo timbangan ini melayani pembelian emas fisik dengan cara mencicil berskema syariah akad murabahah atau jual-beli.
Layanan bertajuk Mulia tersebut melayani pembelian emas dari 5 gram hingga 1 kg dengan tenor mencicil maksimal 3 tahun. Wartono menjelaskan untuk menikmati layanan ini Anda harus membayar uang muka 20% - 35%, tergantung berat emas yang dibeli dan tenor yang dipilih. Di samping itu, ada biaya administrasi Rp 50.000.
Karena menggunakan akad syariah, Perum Pegadaian tak memungut bunga melainkan ada bagi hasil yang mesti dibayar kepada Perum Pegadaian dengan besaran yang diketahui nasabah. Besarnya bisa sampai 3% dari nilai emas yang dibeli. “Sisa uang muka yang dibayar akan dibagi rata selama tenor yang dipilih,” terang Wartono.
Zizi mengatakan, skema yang ditawarkan Pegadaian cukup menarik. Namun, dia mengatakan ada risiko jika terjadi gagal bayar dari pihak nasabah. Rencana memiliki emas bisa buyar, padahal orang tersebut sudah merogoh kocek untuk beberapa kali pencicilan. Karena itu, membeli secara tunai menurutnya lebih aman.
Beberapa tempat yang bisa dipilih seperti Logam Mulia dan toko emas, baik yang offline maupun yang online. Gozali berpendapat, membeli emas di toko emas terkadang lebih menguntungkan ketimbang di Logam Mulia.
Alasan Gozali, toko emas lebih efisien dalam hal produksi dan lebih dekat dengan konsumen. Toko emas biasanya banyak menerima penjualan emas dari konsumen langsung. Emas kemudian dilebur di Logam Mulia lalu dijual kembali. “Sementara Logam Mulia memproduksi dari sejak di tambang lalu karyawannya juga banyak,” tutur Gozali beralasan.
Namun, pada saat tertentu, harga jual di toko emas bisa lebih tinggi dibandingkan Logam Mulia. Hal ini terjadi ketika persedian di pasar menipis. Jadi, membandingkan harga layak Anda lakukan sebelum merealisasikan membawa pulang si kuning mengkilat.
Jangka panjang
Para perencana keuangan seragam mengatakan, emas sangat tepat untuk mendanai kebutuhan jangka panjang. Antara lain, kebutuhan pendidikan anak di masa depan, biaya haji, atau berlibur ke luar negeri. Maklum, nilai emas di seluruh dunia setara. Oleh sebab itu,
lebih baik horison investasi emas Anda lebih dari tiga tahun demi meminimalisasi risiko fluktuasi harga. Dengan kata lain, jangan jual emas Anda untuk kebutuhan jangka pendek.

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi (2) JAKARTA. Sifat emas yang hampir pasti kebal terhadap inflasi menjadi daya tarik utama instrumen investasi ini. Bisnis penjualan emas pun kian beragam. Tak ketinggalan aneka layanan menarik ditawarkan.
Nah, setelah di bagian sebelumnya, Anda mempelajari kiat mendasar soal berinvestasi emas, berikut beberapa layanan dari pedagang emas yang bisa Anda pertimbangkan!
Layanan pesan antar
Para penjual emas memang belakangan ini memasang bergaram strategi demi memikat pembeli. Tengok terobosan baru PT Logam Mulia yang sejak Februari lalu menawarkan jasa pesan antar (delivery order).
Menurut Corporate Relations PT Logam Mulia Nusyahrini Dewi, program pesan antar timbul karena banyak permintaan dari konsumen luar Jakarta. “Mereka ingin membeli emas secara langsung dari Antam tapi terkendala jarak,” kata dia. Untuk urusan pengantaran, Logam Mulia menggandeng jasa pengiriman barang PT RPX One Stop Logistics dan PT G4S Cash Services.
Penasaran cara memesan lewat delivery order? Begini, Anda menghubungi nomor layanan antar di website Logam Mulia. Setelah diberi nomor rekening virtual, Anda bisa mentransfer biaya pembelian emas plus ongkos kirim. Ongkos kirim tergantung berat emas yang dipesan dan alamat pengiriman.
Contoh, ongkos kirim emas berbobot 1 gram - 30 gram pengiriman Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Rp 93.500. Namun, baru 17 kota yang
dilayani jasa ini.
Oh, iya, pembeli juga mesti mengirimkan bukti transfer via faksimili. Ada pula kewajiban mengirimkan pesan singkat berisi nama, alamat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor KTP, alamat pengiriman, dan nama produk, serta jumlah pembelian. Proses pengiriman akan memakan waktu 3 sampai 5 hari. Emas pesanan Anda akan tiba lengkap beserta sertifikat asli dari Logam Mulia.
“Pesanan yang masuk untuk delivery order sekitar 20 nasabah per hari,” terang Nusyahrini. Sekali pesan, Logam Mulia membatasi berat maksimal 2.000 gram.
Tampaknya, layanan baru itu berdampak positif bagi Logam Mulia. “Target awal kami tahun ini hanya 5 ton, tapi sudah kami revisi menjadi sekitar 7 ton,” ujar Nusyahrini. Tahun lalu, Logam Mulia melego 6,5 ton.
Untuk memudahkan pembelian, beberapa toko emas kini juga melayani penjualan secara online. Namun, tidak semua situs penjualan emas online memiliki gerai fisik. Guna mengurangi risiko, jika ingin berbelanja online, Anda sebaiknya memilih toko emas online yang juga mempunyai gerai fisik, alamat dan riwayat bisnis yang jelas.
Dijadikan jaminan usaha
Tak mau ketinggalan, Perum Pegadaian menawarkan opsi menarik ketika masa mencicil emas berakhir. Jika tak ingin mengambil emas fisiknya, nasabah bisa menjaminkan emas tersebut lewat skema gadai syariah dengan akad ijarah atau titip barang.
Manajer Divisi Syariah Perum Pegadaian Wartono menjelaskan, Pegadaian bahkan memiliki program gadai syariah emas khusus bertajuk ARUM atau Anggaran untuk Usaha Mikro. Program ini bertujuan mencukupi modal usaha kecil. “Kami bisa meminjamkan dana hingga 95% dari nilai taksiran,” kata Wartono.
Perencana keuangan dari Fahima Advisory Fauziah Arsiyanti alias Zizi menilai, layanan yang ditawarkan Logam Mulia cukup menarik. Sebab, kendala orang membeli emas di Logam Mulia adalah mesti datang ke kantornya dan mengantre.
Soal menggadaikan emas, sejauh Anda tipikal investor yang rajin menyisihkan uang untuk membayar cicilan, layanan ini bisa dicoba. Namun sebaliknya, “Kalau Anda merasa termasuk orang yang susah untuk rutin membayar cicilan maka sebaiknya jangan melakukan gadai karena, toh, itu tak berbeda dengan berutang,” tandas Zizi.
Adapun, soal penyimpanan emas fisik, safe deposit box di bank bisa jadi pilihan penyimpanan emas Anda. Ongkosnya relatif terjangkau, sekitar Rp 500.000 per tahun. Cuma, kadang Anda harus mengantre untuk mendapat fasilitas ini.
Nah, sekarang, selamat mengatur strategi investasi emas!
Sumber:
http://personalfinance.kontan.co.id/news/gampang-dibeli-tapi-jangan-lupa-strategi-1/2012/05/07
http://personalfinance.kontan.co.id/news/gampang-dibeli-tapi-jangan-lupa-strategi-2/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Thursday, May 10, 2012

Hindari Kesalahan Ini Saat Memulai Bisnis

Views :449 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 09 Mei 2012 15:29
membangun_bisnis0412Mungkin Anda memiliki ide cemerlang, sudah punya rencana matang, modal ada, pendek kata siap menjalani bisnis. Tetapi tahukah Anda, orang sering membuat kesalahan yang tidak terpikirkan pada awal merencanakan bisnisnya. Mau tahu apa saja kesalahan itu?

1. Salah pilih mitraPastikan Anda melakukan bisnis secara legal. Seorang akuntan yang curang akan menghilang begitu ada pemeriksaan dari kantor pajak atau kantor keuangan. Bahkan mitra yang tidak ikut bekerja secara operasional pun, bisa memiliki niat jahat yang tersembunyi kendati ia merupakan sahabat baik Anda. Anda harus berhati-hati karena mereka dapat menjadi bumerang bagi Anda bila kepribadian serta etika kerja Anda berdua tidak sesuai. Bicarakan pembagian kerja, tanggung jawab, dan harapan-harapan Anda sejak awal, untuk menghindari masalah di kemudian hari.

2. Memutus networkingMungkin usaha yang Anda jalani memberikan keuntungan dan pemasukan keuangan yang baik. Terbuai dengan sukses ini, Anda jadi "lupa" pada komitmen untuk selalu melakukan rencana masa depan. Jadi, jangan pernah lelah mempromosikan perusahan Anda dan cari jalan untuk meningkatkan reputasi serta jaringan pelanggan. Pengusaha properti rumah, contohnya, mendapat hasil gemilang setelah ia berpromosi lewat kalender, buletin, pamflet, dll. Dari promosi itulah nama perusahaannya makin dikenal. Cari peluang jaringan di berbagai acara dan kesempatan. Ingatkan teman-teman dan kenalan-kenalan pada produk serta layanan yang Anda berikan dan jangan lupa untuk memperbarui barang-barang promosi Anda.

3. Malas bersaing

Bila Anda berhasil membuat suatu penemuan yang inovatif seperti konsep baru atau hak paten, tidak berarti semua ini dapat betul-betul dapat melindungi Anda dari para plagiat. Adalah wajar jika semua orang yang melihat keberhasilan Anda, ingin menirunya. Anda harus siap untuk berkompetisi dan memasukkan poin ini ke dalam rencana bisnis. Jangan lupa untuk membuat proyeksi perkembangan untuk 5 tahun ke depan. Akan luar biasa jika Anda bisa mempertahankan tingkatan yang sama di tahun-tahun mendatang dan bukannya menurun dari tahun ke tahun.

4. Pengeluaran berlebihan

Mungkin salah satu impian Anda adalah memiliki ruang kerja di sudut kantor menghadap kolam renang atau meja kerja beserta kursi buatan Prancis yang harganya amat sangat mahal. Anda harus bersabar. Menggunakan sebagian besar modal untuk hal-hal seperti itu jelas tidak bijaksana. Membelanjakan uang hasil jerih payah Anda hanya untuk kesenangan dalam satu malam benar-benar merupakan suatu kebodohan.

5. Kehilangan perspektif

Umumnya, pengusaha yang baru mulai berkecenderungan menenggelamkan dirinya dalam kesibukan operasional harian. Jangan lupa untuk bersantai sebentar seperti minum kopi dengan teman-teman sesudah jam kantor, pergi ke pantai, atau makan malam di restoran kesayangan saat akhir pekan. Sesudah pembicaraan bisnis yang pendek, alihkan pembicaraan ke topik yang lebih ringan. Misalnya tentang olah raga, hobi, dan lainnya. Untuk menjadi pengusaha yang sukses, Anda memerlukan keseimbangan dalam kehidupan.

6. Tak punya rencana cadangan

Sebagai seorang pengusaha, Anda harus mempersiapkan diri untuk hal-hal yang mungkin terjadi di luar dugaan dan kemampuan Anda. Mulai dari produk yang dilarang sampai pada permasalahan buruh, asuransi, serta bursa pasar. Intinya, Anda harus mempersiapkan diri untuk hal yang terburuk yang mungkin saja terjadi. Siapkan sejumlah rencana cadangan. Jadi, jika gagal di rencana A, Anda masih bisa menjalani rencana B, dan seterusnya. Dengan demikian Anda dapat menyiapkan segala sesuatunya secara matang sebelum perusahaan yang baru Anda rintis hancur berantakan. (*/Nova/AS)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/16711-hindari-kesalahan-ini-saat-memulai-bisnis.html

3 Kesalahan Mendasar dalam Membuat Rencana Bisnis

Views :382 Times PDF Cetak E-mail
Kamis, 10 Mei 2012 09:42
bisnis_plan0212Apa kesalahan paling umum saat menulis rencana bisnis? Dalam membuat rencana bisnis ada hal-hal yang perlu dihindari. Anda juga mungkin memerlukan semacam daftar untuk membantu kelengkapan konten rencana bisnis Anda. Sering kali kita memasukkan informasi yang tidak perlu, dan lupa mencantumkan hal-hal penting. Berikut ini adalah tiga kesalahan mendasar dalam membuat rencana bisnis.

1. Kurang optimistisAda banyak pengusaha yang menulis rencana bisnis dengan nada yang tidak optimis. Mereka menyerah sebelum mewujudkannya. Mereka mencantumkan kalimat-kalimat seperti, “Kalau ada kesempatan nanti, saya akan...” atau “Kami menunggu hinga kondisi...” Bank atau investor tidak akan menunggu hingga Anda menjadi layak untuk mendapat pinjaman dana. Ingatlah, yang Anda ingin menangkan adalah perhatian. Jangan menulis hal-hal yang akan membuat Anda kehilangan seluruh kesempatan hanya karena rencana bisnis Anda memiliki ‘aura kegagalan’.

2. Tanpa arus kas yang jelasBanyak pengusaha berpikir untuk mendapat keuntungan, bukan memikirkan arus kas. Ini cara yang kurang tepat. Memang, untuk memulai sebuah usaha Anda pasti membayangkan dan memikirkan memikirkan biaya produksinya, cara menjualnya, dan sebesar apa keuntungan yang mungkin diperoleh. Jadi, cantumkanlah semua rencana atau bayangan arus kas. Jangan hanya menulis, “Kami butuh dana sebesar ini” atau “Kami menharapkan keuntungan sebesar ini.” Sumber dana atau calon pemodal Anda harus tahu peluang keuntungan dan resiko kerugian yang dihadapi. Dalam bisnis, keuntungan bukan hal yang pasti ada. Karena itulah memahami rencana arus kas menjadi sangat penting. Dalam sebuah rencana bisnis harus ada tabel arus kas.

3. Terlalu mementingkan ide
Jangan melebih-lebihkan pentingnya ide. Ada banyak bisnis kreatif yang sukses. Namun sebenarnya Anda tidak selalu memerlukan ide yang bagus untuk memulai sebuah bisnis. Ide kreatif memang menjanjikan kesuksesan, namun itu tidak mutlak. Yang lebih Anda perlukan adalah waktu, uang, ketekunan, dan akal sehat. Bisnis yang sepenuhnya hanya mengandalkan ide-ide baru, justru biasanya tidak tahan lama. Gagasan baru butuh waktu untuk diterima masyarakat, sementara ide yang sudah ada justru kadang lebih ‘menjual’. Ini terjadi karena banyak orang biasanya punya keraguan ide baru tersebut akan bekerja dengan baik. (*/dari berbagai sumber)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/16718-3-kesalahan-mendasar-dalam-membuat-rencana-bisnis.html

Kocek Melimpah dari Beternak Lintah

Views :2636 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 12 Mei 2010 14:13
seekor_lintahDibalik wujudnya yang menjijikan, lintah rupanya memiliki khasiat membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu, jika dijadikan sebagai sebuah bisnis prospeknya sangat cerah karena omzet yang dihasilkan sangat berlimpah. Tidakkah Anda tertarik?

Dari mana datangnya lintah? Dari sawah turun ke kali... Dari mana datangnya cinta. Dari mata turun ke hati. Anda tentu ingat sepenggal bait pada sebuah lagu lawas yang beraroma cinta, bukan? Tapi, bukan soal lagu tersebut yang akan kita bahas, melainkan tentang lintah itu sendiri. Orang sering menyamakan lintah dengan pacet. Padahal, meskipun mirip keduanya punya banyak perbedaan. Pacet banyak ditemui di pegunungan, hutan dan tempat-tempat lain yang notabene berhawa lembab. Sedangkan lintah banyak di jumpai di areal persawahan. Selain itu, meski sama-sama bertahan hidup dengan mengisap darah binatang lain atau manusia, pacet tidak berfungsi menyembuhkan. Sebaliknya, lintah bukan hanya penyembuh, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana kecantikan.

Karena kegunaannya itulah, entah sejak kapan binatang bertubuh empuk dan berlendir ini diternakkan. Sementara, untuk menternakkannya sendiri ada dua hal yang melatarbelakanginya. Pertama, kalangan medis, terutama dari mancanegara, meyakini bahwa lintah yang diternakkan Lintahlebih terjamin kesehatannya (baca: kebersihannya, red.). Salah satu alasannya, karena minimal sebulan sekali air di kolam penampungannya diganti. Kedua, sejak domisili asli lintah yaitu sawah dimoderenisasikan, maka hewan ini pun menghilang.

Untuk membudidayakan satwa penyembuh (hirudo medicinalis) ini, boleh dibilang gampang-gampang susah. Dikatakan gampang, sebab karnivora, bahkan beberapa di antaranya merupakan predator, ini cukup diberi makan belut dan berbagai jenis invertebrata (binatang tidak bertulang belakang, red.) lain, seperti cacing, siput, dan larva serangga. Binatang-binatang ini di habitat aslinya merupakan makanan utama lintah.

“Dengan belut sebanyak 1 kg yang diberikan satu bulan sekali, lintah-lintah ini akan bertahan hidup hingga tujuh bulan ke depan. Tapi, peternak lintah biasanya akan memberi mereka makan 2−4 minggu sekali, sebanyak 2−3 kg belut. Karena, misi kami bukan sekadar agar binatang itu bertahan hidup, melainkan juga supaya cepat besar dan panjang. Sehingga, semakin cepat pula dipanen. Meski, lintah sebenarnya baru layak jual atau mampu menjalankan fungsinya, ketika berumur minimal enam bulan atau berukuran 6−8 cm,” jelas Salim, peternak lintah di kawasan Sawangan, Depok. (*/Majalah Pengusaha)

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/bisnis-mikro/2484-kocek-melimpah-dari-beternak-lintah.html

Wednesday, May 9, 2012

13 Kesalahan Fatal Dilakukan Pengembang

BISNIS PROPERTI
13 Kesalahan Fatal Dilakukan Pengembang
Natalia Ririh | Latief | Rabu, 9 Mei 2012 | 19:44 WIB

Shutterstock
Ilustrasi.

KOMPAS.com - Menjadi seorang pengembang yang sukses tidak bisa dicapai dalam proses yang instan. Bila tak jeli dan hati-hati menjalankan strategi bisnis properti, pengembang bisa "terperosok", lalu gulung tikar.
Business Development PT Bangun Properti Indonesia, Alvin kurniawan, yang menjadi pemilik franchise Bahana Paramarta mengungkapkan, setidaknya ada 13 kesalahan kerap dilakukan pengembang dalam berbisnis dan gagal. Menurutnya, 13 kesalahan tersebut meliputi aspek pasar, konsep, marketing, manajemen, dan finansial.
Aspek pasar
- Dilihat dari sisi pasar, pengembang gagal karena salah kaprah menilai investasi.
- Pengembang latah masuk di pasar yang sama. Karena latah, ia tidak memiliki ciri khusus dan unik dibanding produk lainnya.
- Pengembang tidak memperhitungkan timing yang tepat.
- Pengembang gagal karena berproses instan dan cenderung mengabaikan progres.
Konsep
- Pengembang gagal karena konsep propertinya terlalu dinamis, sehingga kerap berubah-ubah
- Pengembang gagal karena mengabaikan permintaan pasar. Artinya, pengembang menyuplai pasokan tanpa melakukan survei siapa pembelinya.
Marketing
- Pengembang gagal karena mengabaikan pentingnya suatu jaringan.
- Pengembang gagal karena komunikasinya dengan pasar gagal.
Manajemen
- Pengembang gagal karena kualitas sumber daya manusianya rendah.
- Pengembang gagal karena cenderung "negative profesional maded".
Finansial
- Pengembang gagal karena peruntukan propertinya tidak dilaksanakan semestinya alias menyimpang.
- Pengembang gagal karena salah dalam perhitungan.
- Pengembang gagal karena produknya kurang pendanaan.

Sumber:
http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/05/09/1944347/13.Kesalahan.Fatal.Dilakukan.Pengembang

Inilah Etika Jamuan Makan Bisnis

Views :278 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 09 Mei 2012 09:36
makan_biz0512Sebagai entrepreneur, menjalin relasi dengan rekan bisnis atau menghadiri undangan makan dengan orang-orang penting tak dipungkiri sering Anda lakukan. Menjaga citra diri dan aturan wajib dilakukan demi menjaga kelancaran bisnis.

Makan siang, makan malam atau sekadar duduk dan berbincang di kedai kopi adalah sarana hangat yang dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan bisnis. Namun walaupun dalam suasana santai seperti itu bukan berarti Anda bisa bebas melakukan semua hal. Anda tetap harus menjaga sikap dan bertindak sopan serta profesional di hadapan rekan Anda.

Beberapa etiket perlu Anda tahu untuk membangun citra dan kepercayaan pada relasi atau atasan Anda yang dikutip dari vemale.com:

1. Datanglah tepat waktu! Tidak memungkiri memang jalanan akan macet atau sesuatu menghambat Anda, seandainya hal ini terjadi, maka segera memberi kabar akan keterlambatan Anda. Setidaknya pemberitahuan Anda akan membuat mereka memaklumi perihal keterlambatan Anda tersebut.

2. Jika Anda di posisi menunggu, bersabarlah untuk menunggu sekitar 15-30 menit, jangan terus-terusan menelepon mereka untuk memastikan kedatangannya. Tunggulah terlebih dahulu, jika memang terlalu lama maka Anda boleh menghubunginya.

3. Matikan semua ponsel dan alat komunikasi yang Anda miliki selama Anda makan siang atau makan malam bersama mereka.

4. Pesanlah menu yang sederhana, tidak terlalu ribet dan tidak mewah.

5. Tunggu sampai semua orang mendapatkan masing-masing orderan menu sebelum Anda memulai menyantap menu Anda sendiri. Sikap sopan ini berarti Anda menghargai kebersamaan dan kerja sama yang akan Anda jalin bersama mereka.

6. Pastikan Anda membayar bill jika memang Anda di posisi mengundang dan menjamu tamu. Jangan biarkan mereka merogoh kocek sendiri.

7. Jangan letakkan tas file, sisir, lipstik, cermin atau barang-barang yang tidak seharusnya ada di meja makan.

8. Jangan berbicara dengan mulut penuh. Untuk itu suap sedikit demi sedikit makanan ke dalam mulut Anda, mengingat dalam momen ini Anda butuh banyak berbincang.

9. Hindari pemilihan menu yang akan menyulitkan Anda. Pilih yang mudah dipotong dan disantap tanpa membutuhkan usaha lebih. Serta hindari menu makanan yang menggunakan tangan, selalu gunakan sendok garpu atau pisau makan.

10. Jangan memesan minuman beralkohol, sekalipun klien Anda memintanya.

11. Jika Anda memiliki masalah dengan menu yang Anda santap, jangan menunjukkan emosi Anda dan marah-marah di depan tamu. Sebaiknya datangi pramusaji dan katakan keluhan Anda padanya.

12. Jangan berbicara dengan kedua tangan memegang garpu - sendok atau pisau ke atas. Ini akan membuat posisi lawan bicara merasa tidak aman. Setidaknya letakkan dulu alat makan Anda ketika hendak mengutarakan sesuatu.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/37-advise/16688-inilah-etika-jamuan-makan-bisnis.html

BUDIDAYA KEPITING SOKA

BUDIDAYA KEPITING SOKA

Kepiting soka capit laba dengan cangkak lunak (1)


Kepiting soka capit laba dengan cangkak lunak (1)

Lantaran cangkangnya lunak dan bisa dimakan, kepiting soka kini makin diminati konsumen. Tak heran, kepiting ini mulai ramai dibudidayakan. Pelanggan utamanya adalah restoran. Dengan harga jual Rp 55.000 - Rp 75.000 per kilogram, omzet budidaya kepiting soka bisa mencapai Rp 2,6 juta per hari.

Kepiting soka atawa kepiting bakau memiliki cangkang yang lunak. Hewan ini digemari karena sanggup menghadirkan cara baru menyantap kepiting. Dengan cangkang lunak, kita tak perlu lagi bekerja keras memecahkan cangkang dan mengorek-ngorek daging di dalam cangkang.

Dari segi fisik, bentuk kepiting ini sama dengan kepiting jenis lainnya. Hanya dalam proses budidaya, saat masih usia 10 - 12 hari, kepiting soka digunting kaki serta capitnya. Sehingga, yang tersisa hanyalah kaki renangnya saja.

Setelah itu, kepiting akan mengalami pergantian kulit yang lebih lunak atau moulting. Cangkang lunak itulah yang menjadi kelebihan dari kepiting soka.

Rukiyanto, salah seorang pembudidaya kepiting soka dari Sidoarjo, Jawa Timur mengatakan, prospek usaha budidaya kepiting soka saat ini makin menggiurkan. Sebab, permintaan kepiting jenis ini terus meningkat. Selain rumah tangga, konsumen utama kepiting ini adalah hotel dan restoran.

Menurut Rukiyanto, dalam sebulan ia bisa menjual lebih dari 300 kilogram (kg) kepiting soka. Kepiting itu ia jual dengan harga Rp 55.000 per kg. Tiap bulan, dia dapat meraup omzet sekitar Rp 17 juta hingga Rp 20 juta. Adapun laba bersihnya lebih dari 10% dari omzet.

Selain Sidoarjo, pelanggan Rukiyanto selama ini datang dari Jakarta, Malang, Bali, bahkan Batam. "Popularitas kepiting soka semakin naik lantaran permintaan masyarakat semakin meningkat," ungkap Rukiyanto.

Sebetulnya, dia menjelaskan, kepiting soka sudah lama ada. Tapi, baru belakangan ini mulai banyak dilirik seiring meningkatnya permintaan kepiting ini.

Ariyanti Astuti, pengelola UD Tiga Gading Jaya di Sidoarjo, bilang, kepiting soka merupakan hasil rekayasa budidaya sehingga menghasilkan cangkang lunak. "Pemotongan kaki dan capit itu yang mempengaruhi pelunakan dengan pergantian kulit, sehingga tempurungnya tidak balik lagi. Kalau jenisnya, ya, jenis kepiting bakau," jelas Ariyanti.

Dalam membudidayakan kepiting soka, Tiga Gading Jaya bekerja sama dengan dua pembudidaya di daerah Sidoarjo. Ariyanti mengaku, permintaan kepiting soka dalam dua tahun terakhir cenderung meningkat.

Dalam sehari, Ariyanti bisa menerima pesanan sebanyak 40 kg hingga 50 kg. Dia melego kepiting soka dengan harga lebih tinggi, yakni Rp 65.000-Rp 75.000 per kg. Dengan harga jual tersebut, omzetnya dalam sehari bisa mencapai Rp 2,6 juta. "Kebanyakan pelanggan kami restoran dari Surabaya dan Jakarta," katanya.

Selain rasanya yang lezat, kepiting ini banyak peminat karena kandungan gizinya yang tinggi. "Kandungan kalsium dan zat besinya tinggi," tutur Ariyanti.

 

Kepiting soka: Perhatikan pemilihan bibit (2)

Kepiting soka: Perhatikan pemilihan bibit (2) Budidaya kepiting soka dapat dilakukan di keramba bambu yang ditaruh di tengah kolam atau tambak. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam budidaya kepiting ini. Di antaranya proses pemotongan capit dan kaki, serta pemberian pakan.

Budidaya kepiting soka atawa kepiting bakau gampang-gampang susah. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan bibit. Umumnya, bibit kepiting yang baik memiliki bobot maksimal setengah ons, dengan usia rata-rata 10-12 hari.

Setelah mendapatkan bibit yang cocok, kepiting lalu dimasukkan ke dalam tambak selama satu hari sebagai bagian dari proses adaptasi. Setelah adaptasi, bisa dilakukan pemotongan kedua capitnya dan keenam kaki jalannya. Sementara kaki renangnya dibiarkan utuh.

Proses pemotongan ini yang sangat menentukan keberhasilan panen kepiting soka. Bila salah gunting dan menimbulkan pendarahan, bisa-bisa bibit keburu mati sebelum sampai tahap pergantian kulit yang lunak.

“Jadi pemotongannya itu perlu ketelitian dan ini yang cukup sulit ya,” ujar Ariyanti Astuti, pengelola UD Tiga Gading Jaya, perusahaan pembudidaya kepiting soka di Sidoarjo.

Setelah pemotongan, kepiting dimasukkan lagi ke dalam keramba tambak dan dipelihara selama sekitar 15 hari. Bila dilakukan perawatan dengan benar, maka setiap satu bulan kepiting sudah bisa dipanen. Ariyanti menyarankan, agar tambak yang digunakan memiliki konstruksi yang kuat.

Selain itu, di kolam tambak perlu dibuat keramba bambu atau kurungan. Hal itu penting untuk mencegah kepiting melarikan diri dan masuknya hama dari luar.

Ukuran keramba bambu itu kurang lebih 2 meter (m) x 1 m x 1 m. Keramba tersebut bisa menampung sekitar 60-70 ekor kepiting. Setelah panen, bobotnya mencapai 15-25 kilogram (kg).

Dengan harga Rp 65.000 per kg, maka nilai kepiting setiap satu keramba sekitar Rp 900.000 per bulan. Itu sudah termasuk perhitungan risiko kematian kepiting sebanyak 20% selama budidaya.

"Kalau ingin mendapatkan omzet lebih besar, buatlah keramba sebanyak-banyaknya," ujar Ariyanti.

Rukiyanto, pembudidaya lainnya menambahkan, untuk mendapatkan pertumbuhan maksimal, pemberian pakan kepiting harus diperhatikan. Ia menyarankan, kepiting diberi pakan alami, seperti cacing atau hancuran daging siput. Pakan diberikan dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari.

Menurut Rukiyanto, dengan pemberian pakan teratur, kepiting sudah bisa dipanen dalam waktu 20 hari setelah dimasukkan ke dalam tambak. Sementara saat melakukan pemotongan atau cutting, sebaiknya dilakukan secara perlahan.

Setelah dipotong, kepiting juga jangan langsung dilempar ke dalam keramba bambu. Tujuannya, supaya kepiting tidak tambah stres. "Jadi setelah proses cutting, letakkan kepiting dengan perlahan-lahan," ujarnya.

(Selesai)
Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/news/kepiting-soka-capit-laba-dengan-cangkak-lunak-1