Showing posts with label emas. Show all posts
Showing posts with label emas. Show all posts

Tuesday, September 11, 2012

Mengenal Tiga Jenis Emas


Hits : 446 PDF Cetak E-mail
Selasa, 11 September 2012 09:09
emas0912
Saat ini investasi emas sedang digandrungi masyarakat. Dalam berinvestasi emas, dikenal istilah dinar, emas batangan dan koin emas. Seperti apakah perbedaan antara ketiga jenis emas tersebut?

Terdapat sedikit perbedaan ketiga jenis emas tersebut. Kadar emas dinar 22 karat, batangan umumnya 24 karat, sedang koin emas biasanya juga 24 karat. Beda utama emas batangan dan koin dengan dinar adalah tidak adanya satuan standar, bisa mulai dari satu gram bahkan sampai satu kilogram.

Dinar terutama dipakai sebagai alat tukar, untuk bertransaksi dan dapat juga digunakan untuk menabung. Ukuran dinar cukup jelas karena memiliki standar yang sama, yaitu satu dinar adalah 4,25 gram emas, sehingga dinar dapat berfungsi sebagai unit mata uang. Sementara, jenis emas lainnya tidak bisa dijadikan unit mata uang karena ukurannya berbeda-beda dan tidak ada standar unitnya. (*/dari berbagai sumber)

http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/182-investasi/19963-mengenal-tiga-jenis-emas.html

Monday, September 3, 2012

Bisakah Investasi Emas dengan Gaji Pas-pasan?

Hits : 97 PDF Cetak E-mail
Selasa, 04 September 2012 08:58
emas0312
Investasi, tentu kata tersebut sering terdengar. Namun, apakah hal tersebut bisa dilakukan bagi yang bergaji pas-pasan? Jawabnya, "Bisa."

Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang bisa dilakukan. Pasalnya, saat ini sudah ada layanan yang mempermudah kepemilikan emas. Sebut saja layanan dari Pegadaian Syariah yang memungkinkan masyarakat untuk memiliki emas dengan cara mencicil. Persyaratannya pun cukup mudah.

Investasi dengan cara seperti ini merupakan solusi efektif bagi mereka bergaji pas-pasan dibanding dengan menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan atau deposito. Sebab, simpanan jenis tersebut tidak memiliki imbal hasil yang tinggi. Selain itu, nilai uang yang disimpan akan tergerus inflasi. Sedangkan emas, tidak terpengaruh dengan inflasi.

Sebagai gambaran, harga emas per gram pada tahun 2000-an sekitar Rp  90.000 per gram. Kini, harga emas per gram sekira Rp 490.000 per gram. Menarik bukan? (*/dari berbagai sumber)

http://ciputraentrepreneurship.com/entertainment/personal-finance/19761-bisakah-investasi-emas-dengan-gaji-pas-pasan.html

Tuesday, July 10, 2012

Mengenal Ragam Investasi Emas

Views :1191 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 10 Juli 2012 13:51
emas0712Emas banyak dipilih sebagai salah satu instrumen investasi karena nilainya relatif stabil dan cenderung naik. Jikapun terjadi penurunan, seringkali hanya bersifat sementara.

Cocok untuk investasi jangka panjang 6 bulan hingga 1 tahun, emas kerap dijadikan alat untuk menangkal inflasi yang terjadi setiap tahunnya. Sejatinya investasi emas itu adalah beli dikala tersedia dana nganggur, dan jual disaat diperlukan.

Meski demikian, bukan berarti investasi di emas bukan tanpa risiko. Anjloknya harga tahun lalu menjadi peringatan bagi investor agar tetap berhati-hati. Lalu bagaimana memulai investasi emas? Untuk pemula, setidaknya investor harus mengenal jenis instrumen investasi ini. Emas tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari batangan, koin emas dan emas perhiasan. Lalu apa kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis emas?

1. Emas batangan

Disebut emas batangan karena bentuknya seperti batangan pipih. Emas batangan ini biasanya disediakan dalam ukuran 20gram (gr), 25gr, 50gr dan yang terberat adalah 1 kilogram (kg). Adapun kadarnya, berkisar antara 22 - 24 karat, atau dalam persentase 95 persen dan 99 persen.

Jenis emas batangan bagi sejumlah ekonom dinilai sebagai yang terbaik untuk investasi. Pasalnya, di manapun dan kapan pun Anda ingin menjual, nilainya akan mengikuti standar internasional. Selain itu, emas batangan tidak memerlukan ongkos pembuatan seperti halnya emas perhiasan.

2. Emas koin

Keputusan investor memilih koin emas biasanya didasarkan alasan keamanan mengingat koin emas dijamin oleh lembaga pemerintah, bukan dijamin perusahaan penambangnya. Untuk investasi jangka panjang, maka membeli koin emas mungkin lebih cocok karena koin emas yang bentuknya lebih ringkas biasanya lebih mudah dijual dibandingkan emas batangan dalam kuantitas kiloan di masa-masa krisis ekonomi.

Koin emas yang beredar di Indonesia biasanya berupa Koin Emas ONH (ongkos naik haji). Dengan koin emas ONH, diharapkan bisa sebagai alternatif bagi mereka yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya ibadah haji.

Penamaan ONH ini sebetulnya hanya taktik pemasaran saja. Kenyataannya, walau namanya Koin Emas ONH, tetapi instrumen ini sama saja dengan investasi emas lainnya, karena harganya sama saja dengan harga emas lain yang mengikuti harga internasional yang didenominasi mata uang asing (dolar AS).  Artinya, orang yang tidak beragama Islam sekalipun bisa berinvestasi dalam Koin Emas ONH ini. Ukuran koin emas jenis ini biasanya tersedia dalam ukuran 1gr, 2gr, 2,5gr, 5gr, dan yang terberat adalah 10gr.

3. Emas perhiasan

Satu kelebihan investasi jenis emas perhiasan adalah bisa digunakan untuk acara-acara tertentu. Selabihnya, kurang direkomendasikan. Bahkan secara nilai, cenderung merugi. Pasalnya, sewaktu Anda datang ke toko emas dan membeli emas perhiasan, Anda harus membayar harga emas perhiasan ditambah ongkos pembuatannya. Dan ketika Anda mau menjualnya kembali, maka toko emas enggan membayar ongkos pembuatan perhiasan emas tersebut. Toko emas hanya akan membayar harga emasnya saja. Jadi kemungkinan emas perhiasan Anda dihargai lebih rendah dibandingkan saat Anda membeli.

4. Emas derivatif

Setelah lihai dalam berinvestasi pada emas fisik, investor baru bisa mempertimbangkan skema investasi lain, seperti membeli paper aset emas dan investasi emas pada produk derivatif, yakni dengan membeli Kontrak Emas berjangka Investasi Emas pada produk derivatif ini bersifat high risk dan high return. (Pbw)

http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/182-investasi/18457-mengenal-ragam-investasi-emas.html

Friday, May 11, 2012

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi


KIAT INVESTASI

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi


Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi (1)

JAKARTA. Meski jenis instrumen investasi baru bermunculan pamor emas tak pernah pudar. Terbukti, si kuning mengkilat ini tetap menjadi incaran investor. Jangan tanya sejak kapan emas menjadi menjadi sangat berharga. Konon emas sudah menjadi alat tukar sejak zaman para nabi.
Perencana keuangan dari Zelts Consulting Ahmad Gozali mengatakan, emas tepat untuk mengamankan aset dari risiko inflasi. Namun, dia menilai, karakter kenaikan harga emas agak “lucu”. Harga bakal naik ketika kondisi perekonomian meradang atau baik sekali. Namun, jika kondisi perekonomian cenderung biasa, harga justru tak bergerak bahkan melorot.
Namun, dilihat dari tren jangka panjang, Gozali memastikan, pertumbuhan harga emas tak mengecewakan. Menyimak data Bloomberg, selama lima tahun terakhir, harga emas tumbuh 97,79% atau sekitar 19,56% per tahun. Perencana keuangan dari Fahima Advisory Fauziah Arsiyanti atau yang akrab disapa Zizi berpendapat, investasi emas menggiurkan untuk investasi jangka panjang.
Manajer Divisi Syariah Perum Pegadaian Wartono berpikir sama. “Invetasi emas jangka panjang, yakni di atas tiga tahun, bisa digunakan sebagai sarana hedging aset,” ujar dia.
Gozali dan Zizi bahkan sepakat, emas menjadi instrumen wajib dalam aset rumah tangga. Sebagai dana darurat, emas bisa dikombinasikan dengan deposito dan tabungan. “Porsi emas dari total aset bahkan bisa 5%-10%,” saran Gozali.
Kapan waktu yang tepat
Meski tren lima tahunan mengalami kenaikan, sejak awal tahun sejatinya harga emas cenderung tiarap. Secara historikal, Wartono mengatakan, harga emas biasanya melorot jelang akhir tahun. Penyebabnya politis, yakni intervensi bank sentral beberapa negara. Namun, harga kemudian cenderung naik pada Agustus hingga September.
Wartono optimistis, harga emas tahun ini bisa merangkak ke Rp 575.000 per gram. Rabu lalu (2/5), harga emas di London Metal Exchange (LME) US$ 1.652,9 per ons troi atau sekitar Rp 488,59 per gram.
Lantas, bagaimana pendapat perencana keuangan tentang pemilihan waktu investasi? Gozali dan Zizi tetap kompak mengatakan, tak ada waktu yang tak tepat untuk membeli emas. “Siapa yang bisa memastikan bahwa harga hari ini sudah yang paling rendah?” kata Gozali.
Dengan kata lain, perencana keuangan ingin mengatakan bahwa setiap hari adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi. Zizi lebih menekankan pada konsep rutinitas dalam menabung emas untuk menumbuhkan kedisiplinan berinvestasi.
Meski setiap saat adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi, ada hal-hal mendasar yang harus diketahui tentang investasi emas. Simak strategi berikut!
Memilih bentuk
Setidaknya ada tiga bentuk emas yang bisa dipilih untuk investasi, yakni emas batangan, emas koleksi, dan emas perhiasan. Mari kita bahas mulai dari emas batangan. Batangan di sini hanya istilah karena sejatinya ini merujuk pada emas murni yang tidak dibuat neko-neko bentuknya.
Ukuran yang biasa di pasaran beragam, mulai dari 1 gram hingga lebih dari 1 kilogram (kg). Gozali mengatakan, hampir tidak ada minus dari emas bentuk ini. Sebab, “Bentuknya standar, jadi ketika dijual kembali tidak akan terpotong ongkos pembuatan,” terangnya.
Semakin berat emas yang dibeli, risiko selisih harga beli dan jual makin sempit. Gozali mengatakan, emas berberat 100 gram ke atas memiliki selisih nilai beli dan jual 2% - 3%, sedangkan selisih beli- jual emas 50 gram hanya 5%. Jika Anda membeli emas berat 25 gram ke bawah, selisih nilai beli dan jual bisa sampai 10%.
Bentuk kedua, yakni emas koleksi. Emas koleksi bisa sengaja dibuat, misalnya dinar emas edisi terbatas atau emas hasil lelang yang diproduksi pada masa tertentu. Nilai emas ini tak sekadar harga emasnya, melainkan juga nilai subjektivitas di dalamnya. Maka dari itu, Gozali bilang, tak semua keluarga cocok dengan investasi ini meski nilai yang ditawarkan bisa jauh menggiurkan di atas emas berberat sama.
Bentuk ketiga adalah emas perhiasan yang memiliki kelebihan karena bisa sekaligus digunakan. Namun, ketika dijual kembali, harga bisa melorot lumayan karena akan terpangkas biaya pembuatan.
Tunai atau mencicil
Anda ingin berinvestasi emas tapi duit yang ada tak sebanding jumlah emas yang ingin dibeli? Jangan patah arang, tawaran Perum Pegadaian mungkin bisa menjadi solusi. Perusahaan berlogo timbangan ini melayani pembelian emas fisik dengan cara mencicil berskema syariah akad murabahah atau jual-beli.
Layanan bertajuk Mulia tersebut melayani pembelian emas dari 5 gram hingga 1 kg dengan tenor mencicil maksimal 3 tahun. Wartono menjelaskan untuk menikmati layanan ini Anda harus membayar uang muka 20% - 35%, tergantung berat emas yang dibeli dan tenor yang dipilih. Di samping itu, ada biaya administrasi Rp 50.000.
Karena menggunakan akad syariah, Perum Pegadaian tak memungut bunga melainkan ada bagi hasil yang mesti dibayar kepada Perum Pegadaian dengan besaran yang diketahui nasabah. Besarnya bisa sampai 3% dari nilai emas yang dibeli. “Sisa uang muka yang dibayar akan dibagi rata selama tenor yang dipilih,” terang Wartono.
Zizi mengatakan, skema yang ditawarkan Pegadaian cukup menarik. Namun, dia mengatakan ada risiko jika terjadi gagal bayar dari pihak nasabah. Rencana memiliki emas bisa buyar, padahal orang tersebut sudah merogoh kocek untuk beberapa kali pencicilan. Karena itu, membeli secara tunai menurutnya lebih aman.
Beberapa tempat yang bisa dipilih seperti Logam Mulia dan toko emas, baik yang offline maupun yang online. Gozali berpendapat, membeli emas di toko emas terkadang lebih menguntungkan ketimbang di Logam Mulia.
Alasan Gozali, toko emas lebih efisien dalam hal produksi dan lebih dekat dengan konsumen. Toko emas biasanya banyak menerima penjualan emas dari konsumen langsung. Emas kemudian dilebur di Logam Mulia lalu dijual kembali. “Sementara Logam Mulia memproduksi dari sejak di tambang lalu karyawannya juga banyak,” tutur Gozali beralasan.
Namun, pada saat tertentu, harga jual di toko emas bisa lebih tinggi dibandingkan Logam Mulia. Hal ini terjadi ketika persedian di pasar menipis. Jadi, membandingkan harga layak Anda lakukan sebelum merealisasikan membawa pulang si kuning mengkilat.
Jangka panjang
Para perencana keuangan seragam mengatakan, emas sangat tepat untuk mendanai kebutuhan jangka panjang. Antara lain, kebutuhan pendidikan anak di masa depan, biaya haji, atau berlibur ke luar negeri. Maklum, nilai emas di seluruh dunia setara. Oleh sebab itu,
lebih baik horison investasi emas Anda lebih dari tiga tahun demi meminimalisasi risiko fluktuasi harga. Dengan kata lain, jangan jual emas Anda untuk kebutuhan jangka pendek.

Gampang dibeli, tapi jangan lupa strategi (2) JAKARTA. Sifat emas yang hampir pasti kebal terhadap inflasi menjadi daya tarik utama instrumen investasi ini. Bisnis penjualan emas pun kian beragam. Tak ketinggalan aneka layanan menarik ditawarkan.
Nah, setelah di bagian sebelumnya, Anda mempelajari kiat mendasar soal berinvestasi emas, berikut beberapa layanan dari pedagang emas yang bisa Anda pertimbangkan!
Layanan pesan antar
Para penjual emas memang belakangan ini memasang bergaram strategi demi memikat pembeli. Tengok terobosan baru PT Logam Mulia yang sejak Februari lalu menawarkan jasa pesan antar (delivery order).
Menurut Corporate Relations PT Logam Mulia Nusyahrini Dewi, program pesan antar timbul karena banyak permintaan dari konsumen luar Jakarta. “Mereka ingin membeli emas secara langsung dari Antam tapi terkendala jarak,” kata dia. Untuk urusan pengantaran, Logam Mulia menggandeng jasa pengiriman barang PT RPX One Stop Logistics dan PT G4S Cash Services.
Penasaran cara memesan lewat delivery order? Begini, Anda menghubungi nomor layanan antar di website Logam Mulia. Setelah diberi nomor rekening virtual, Anda bisa mentransfer biaya pembelian emas plus ongkos kirim. Ongkos kirim tergantung berat emas yang dipesan dan alamat pengiriman.
Contoh, ongkos kirim emas berbobot 1 gram - 30 gram pengiriman Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Rp 93.500. Namun, baru 17 kota yang
dilayani jasa ini.
Oh, iya, pembeli juga mesti mengirimkan bukti transfer via faksimili. Ada pula kewajiban mengirimkan pesan singkat berisi nama, alamat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor KTP, alamat pengiriman, dan nama produk, serta jumlah pembelian. Proses pengiriman akan memakan waktu 3 sampai 5 hari. Emas pesanan Anda akan tiba lengkap beserta sertifikat asli dari Logam Mulia.
“Pesanan yang masuk untuk delivery order sekitar 20 nasabah per hari,” terang Nusyahrini. Sekali pesan, Logam Mulia membatasi berat maksimal 2.000 gram.
Tampaknya, layanan baru itu berdampak positif bagi Logam Mulia. “Target awal kami tahun ini hanya 5 ton, tapi sudah kami revisi menjadi sekitar 7 ton,” ujar Nusyahrini. Tahun lalu, Logam Mulia melego 6,5 ton.
Untuk memudahkan pembelian, beberapa toko emas kini juga melayani penjualan secara online. Namun, tidak semua situs penjualan emas online memiliki gerai fisik. Guna mengurangi risiko, jika ingin berbelanja online, Anda sebaiknya memilih toko emas online yang juga mempunyai gerai fisik, alamat dan riwayat bisnis yang jelas.
Dijadikan jaminan usaha
Tak mau ketinggalan, Perum Pegadaian menawarkan opsi menarik ketika masa mencicil emas berakhir. Jika tak ingin mengambil emas fisiknya, nasabah bisa menjaminkan emas tersebut lewat skema gadai syariah dengan akad ijarah atau titip barang.
Manajer Divisi Syariah Perum Pegadaian Wartono menjelaskan, Pegadaian bahkan memiliki program gadai syariah emas khusus bertajuk ARUM atau Anggaran untuk Usaha Mikro. Program ini bertujuan mencukupi modal usaha kecil. “Kami bisa meminjamkan dana hingga 95% dari nilai taksiran,” kata Wartono.
Perencana keuangan dari Fahima Advisory Fauziah Arsiyanti alias Zizi menilai, layanan yang ditawarkan Logam Mulia cukup menarik. Sebab, kendala orang membeli emas di Logam Mulia adalah mesti datang ke kantornya dan mengantre.
Soal menggadaikan emas, sejauh Anda tipikal investor yang rajin menyisihkan uang untuk membayar cicilan, layanan ini bisa dicoba. Namun sebaliknya, “Kalau Anda merasa termasuk orang yang susah untuk rutin membayar cicilan maka sebaiknya jangan melakukan gadai karena, toh, itu tak berbeda dengan berutang,” tandas Zizi.
Adapun, soal penyimpanan emas fisik, safe deposit box di bank bisa jadi pilihan penyimpanan emas Anda. Ongkosnya relatif terjangkau, sekitar Rp 500.000 per tahun. Cuma, kadang Anda harus mengantre untuk mendapat fasilitas ini.
Nah, sekarang, selamat mengatur strategi investasi emas!
Sumber:
http://personalfinance.kontan.co.id/news/gampang-dibeli-tapi-jangan-lupa-strategi-1/2012/05/07
http://personalfinance.kontan.co.id/news/gampang-dibeli-tapi-jangan-lupa-strategi-2/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Thursday, March 8, 2012

Trik Jitu Investasi Emas


Views :604 Times PDF Cetak E-mail
Kamis, 08 Maret 2012 09:38
emas0312Sama halnya dengan berinvestasi properti, berinvestasi emas juga mensyaratkan lokasi strategis, keabsahan surat dan legalitas kepemilikan. Berikut ini rambu-rambu dalam berinvestasi emas menurut Endy J. Kurniawan Penulis Buku Best Seller Nasional "Think Dinar" sekaligus pengasuh situs NgaturDuit.com:

1. Jangan lihat hasil akhir saja

Ada aspek risiko, aksesibilitas, kemampuan lindung aset dan likuiditas yang harus dipertimbangkan. Seluruh investasi yang asetnya riil akan memberi perlindungan nilai aset.

2. Jangan asal investasi

Tentukan tujuan dalam berinvestasi. Ada tiga tujuan berinvestasi emas yaitu untuk tabungan, dana darurat dan rencana jangka panjang. Masing-masing tujuan mempunyai konsekuensi. Sesuaikan dengan kemampuan. Tentukan juga target dan batas waktu yang ingin dicapai. Hasilnya adalah untuk mendapatkan uang tunai di waktu tertentu.

3. Jangan kehilangan fisik

Salah satu kesaktian emas adalah likuiditasnya. Fungsinya tidak akan berjalan jika tidak mempunyai fisiknya. Karena itu pastikan fisik emasnya dipegang atau menjadi sepenuhnya hak milik meski dalam posisi dititipkan.

4. Jangan spekulasi

Spekulasi bermakna banyak. Bisa skema beli-gadai bertingkat atau diputar di derivatif berkedok emas. Untuk pemula terlalu berisiko. Dalam hitungan bulan, atau bahkan mingguan, gerakan harga emas bisa lebih tajam. Itu sebabnya berbagai metode yang menjanjikan kenaikan nilai emas sekitar 30% tetap per tahun untuk tujuan beli-gadai bertingkat bisa merugi.

5. Jangan lihat grafik pendek

Lebih baik jangka panjang jika telah memutuskan berinvestasi di emas. Misalnya untuk proteksi aset dan rencana jangka panjang. (*/mediaindonesia.com/AS)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/182-investasi/15047-trik-jitu-investasi-emas.html

Saturday, August 13, 2011

Sentra emas Cikini: Pamor pusat penjaja emas tetap tersohor


PELUANG USAHA

 
Jumat, 12 Agustus 2011 | 15:49  oleh Fahriyadi
SENTRA EMAS CIKINI
Sentra emas Cikini: Pamor pusat penjaja emas tetap tersohor (1)
 

Ingin belanja emas di Jakarta? Tak ada salahnya mengunjungi sentra emas Cikini. Sentra emas yang berdiri sejak tahun 1970-an ini hingga kini masih dirujuk para pembeli dan penjual emas di tanah air. Sebelum ini berembus rumor, mutu emas yang diperdagangkan di sini semakin turun.

Bagi pedagang emas atau pecinta perhiasan emas, pasti sudah mengenal sentra emas Cikini. Tidak sulit mencari letak sentra emas ini. Anda datang saja ke Stasiun Kereta Api Cikini. Nah, letak sentra emas tersebut berada di depan stasiun ini.

Sentra emas yang berdiri sejak 1970-an ini berada di dua lokasi, yakni di Gedung Permata Cikini dan di area apartemen Menteng Prada. Dua lokasi penjualan ini dipisahkan oleh bangunan baru yang berdiri menjulang setinggi 10 lantai menempati area seluas 2.200 meter persegi.

Kabarnya, gedung baru inilah yang nantinya menjadi Cikini Gold Center. Pusat penjualan emas ini memang didesain untuk menjadi terbesar di Asia Tenggara. Ya, kira-kira mirip dengan pusat penjualan tekstil di Tanah Abang.

Namun sebelum gedung baru itu jadi, ada baiknya kita melihat-lihat penjualan emas di Permata Cikini dan Menteng Prada. Letak Permata Cikini ini bersebelahan dengan bekas Pasar Cikini Ampiun. Di sini setidaknya bercokol sekitar 40 toko perhiasan emas. Rata-rata tiap toko yang menempati areal seluas 2,5 meter x 3 meter. Toko-toko itu baru buka pukul 11.00 siang dan tutup pada pukul 05.00 sore.

Adapun jumlah toko emas yang berada di Menteng Prada sebanyak 20 toko. Toko-toko emas di Menteng Prada ini terletak di lantai satu. Pedagang di sini lebih beruntung karena menempati toko seluas 15 meter persegi, jauh lebih luas dibanding luas toko di Permata Cikini.

Ketika KONTAN bertandang ke sentra penjualan emas ini pada Kamis (4/8) pekan lalu, sentra ini sepertinya sedang sepi pengunjung. Dari puluhan toko yang buka, hanya beberapa toko saja yang nampak ada pengunjungnya. "Ya, puasa begini memang sepi," ujar Tanti Suwirya, pengelola toko emas Cakra Kirana.

Pemandangan tak jauh berbeda tampak di Menteng Prada. Di sini pun suasana toko terlihat sepi dan hanya terlihat beberapa pengunjung wara-wiri yang datang untuk melihat-lihat dan bertanya pada pengelola toko tentang perhiasan emas.

Domy, pemilik Toko Emas Mudjur di Menteng Prada, menceritakan, sejatinya toko-toko emas di Menteng Prada baru ada sekitar 10 tahun yang lalu. "Sedangkan penjual di Permata Cikini sudah jauh lebih lama berdiri," ujar Domy.

Domy menambahkan, beberapa pedagang emas di Menteng Prada adalah pindahan dari Pasar Cikini Ampiun yang kini dibongkar dan akan dibangun Cikini Gold Center itu.

Kabarnya, akibat pembongkaran Pasar Cikini Ampiun, pamor sentra emas Cikini jadi memudar. Apalagi, para pedagang di situ kemudian dipindahkan di Permata Cikini dan di Menteng Prada. "Tidak benar jika perbedaan lokasi membuat citra sentra emas ini berubah," imbuh Domy, bersemangat.

Menurut Domy, sejak digusur dari Ampiun, ada penilaian bahwa mutu emas di sentra emas Cikini melorot karena lebih banyak menjual emas untuk kalangan menengah ke bawah. Toh, Domy membantahnya. "Faktanya tak ada perbedaan harga yang signifikan di antara penjual. Yang membedakan model dan pilihan perhiasan," ungkapnya.

Yang jelas, menurunnya pamor sentra emas Cikini ini sepertinya hanya rumor di kalangan pedagang emas di Jakarta. Namun, bagi Dwi Irianti sentra emas Cikini masih moncer. Dwi sendiri mengaku sering datang ke tempat pasar emas ini.

Selain datang untuk membeli atau menjual emas, ada kalanya Dwi datang sekadar mereparasi atau membersihkan emas koleksinya. "Dari dulu tempat ini sudah terkenal sebagai sentra emasnya Jakarta," ujar Dwi.

Menurut Dwi, pedagang-pedagang di sentra emas sudah berpengalaman untuk menilai mutu sebuah perhiasan. "Bisa dibilang kualitas emas di sentra ini sudah melegenda, jadi kalau mau cari emas datang saja ke sini," ujarnya, beriklan.

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/75315/Sentra-emas-Cikini-Pamor-pusat-penjaja-emas-tetap-tersohor-1