Entrepreneur,
jangan ambil jalan yang ‘aman’! Tapi apa itu jalan yang ‘aman’? Jalan
yang aman biasanya ialah sebuah jalur yang sudah dilalui banyak orang,
diyakini menjadi jalan paling baik untuk mencapai tujuan dengan risiko
yang paling minimal.

Namun,
menurut Greg Waldorf (CEO eHarmony) jalan yang ‘aman’ bukan jalan yang
akan membawa kita menjadi seorang entrepreneur unggul. Seorang
entrepreneur sejati tahu jalur mana yang harus ia tempuh, yang belum
dilalui banyak orang dan pada saat yang sama. Dia memiliki sebuah
proyeksi dan insting bahwa apa yang ia lalui membimbingnya menuju tujuan
yang ditetapkan sebelumnya
Di akhir masa studi kita (jika masih
kuliah), akan ditanya tentang apa yang akan dilakukan saat kita telah
lulus kelak. Dibutuhkan keberanian ekstra untuk mengatakan dan menjalani
pilihan karir yang tidak biasa atau alternatif karir yang kurang lazim
karena dipandang lebih berisiko bagi banyak orang.
Waldorf
menceritakan kisah sukses beberapa temannya yang berani mengambil risiko
dengan cerdas. Greg, seorang teman kuliah Waldorf di tahun 1994
menerima lowongan kerja di sebuah perusahaan baru yang tidak terkenal
bernama Mosaic Communications. Keputusan itu disayangkan oleh
orang-orang di sekitarnya karena sebenarnya ia bisa diterima di sebuah
perusahaan yang jauh lebih besar dan terkenal. Namun, keputusan teman
Waldorf itu terbukti tidak patut disesali karena Mosaic kemudian
menjelma menjadi salah satu perusahaan kunci dalam perkembangan awal
internet; Netscape. Dalam kasus ini, Greg mengambil sebuah keputusan
yang tepat untuk bisa terjun dalam bisnis dan bekerja dengan
entrepreneur terkenal di Netscape meski pada awalnya usaha yang ditekuni
Mosaic dianggap terlalu berisiko oleh masyarakat pada umumnya.
“Jangan
pernah menerima peluang yang datang hanya karena kita khawatir akan
tertinggal dari prestasi teman-teman sebaya kita”, tukas Waldorf dengan
keyakinan penuh. Sebaiknya tidak usah menghiraukan apa yang telah
dicapai orang lain. Berfokuslah pada diri sendiri. Temukan motivasi dan
gairah Anda sendiri, bukan hanya untuk memenangkan persaingan dari orang
lain di sekitar Anda. (*/Akhlis)
http://www.ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/16356-cara-mengambil-risiko-yang-aman.html