Tuesday, December 18, 2012

Memetik Keuntungan dari Dividen & Capital Gain Investasi Saham


Ellen May - detikfinance
Selasa, 18/12/2012 08:03 WIB
Jakarta - Tahukah Anda, keuntungan yang didapat oleh pelaku pasar dalam berinvestasi saham dapat berasal dari Capital Gain dan juga Dividen. Apa perbedaan di antara keduanya? Bagaimana cara memetik keuntungan di antara keduanya?

Dalam twitter saya @pakarsaham, saya pernah mengulas sekilas tentang perbedaan di antara capital gain dan dividen. Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh dari kenaikan atas perubahan harga saham. Seperti orang berdagang, yang memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual, demikian pula pelaku pasar yang memposisikan dirinya sebagai seorang trader, melakukan beli dan jual saham untuk memperoleh capital gain/keuntungan dari selisih harga beli dan jual saham.

Nah berikutnya, apa yang disebut dengan dividen? Dividen adalah sebagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Tidak semua laba dibagikan kepada pemegang saham karena sebagian digunakan untuk investasi & pengembangan perusahaan.

Beberapa perusahaan rutin memberi dividen tiap tahun, namun ada beberapa perusahaan yang tidak memberi dividen. Alasan pertama sebuah perusahaan tidak memberi dividen adalah karena perusahaan tidak memperoleh laba yang cukup, atau malah rugi.

Ada juga perusahaan yang tidak pernah memberi dividen, meski harga sahamnya terus naik. Microsoft Inc adalah sebuah perusahaan yang menggunakan keseluruhan labanya untuk pengembangan usaha dan tidak melakukan pembagian dividen meski perusahaan memperoleh keuntungan.

Besar kecilnya pembagian dividen ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Bagaimana caranya mendapat dividen? Anda bisa memperoleh dividen dengan membeli saham sebuah perusahaan yang sudah terdaftar di bursa efek.

Untuk mendapat dividen, investor harus menyimpan saham tersebut hingga melewati cum date dividen. Cum date adalah tanggal pencatatan investor yang berhak menerima dividen. Investor boleh menjual sahamnya keesokan harinya pada saat ex-date atau tetap menyimpannya.

Pertanyaannya, apabila kita membeli saham pada saat cum date apakah kita tetap menerima dividen? Ya, Anda tetap memperoleh dividen jika membeli saham saat cum date jika Anda menjualnya setelah lewat masa cum date, atau pada masa ex date keesokan harinya.

Jika Anda menjual saham pada masa cum date, Anda tidak berhak memperoleh dividen.

Dividen merupakan imbal hasil yang diperuntukkan bagi para investor saham jangka panjang, sedangkan untuk trader, dividen hanyalah sebuah pemanis saja.

Trader boleh saja turut menikmati manisnya dividen, namun sebaiknya ia membeli karena memang ada potensi secara teknikal ataupun fundamental dalam saham tersebut.

Jadi, kalaupun dapat dividen, buat trader itu adalah bonus. Mengapa tidak boleh mengejar sebuah saham hanya untuk dividen ? Karena biasanya, setelah cum date, keesokan harinya ketika ex date, harga saham tersebut akan turun karena aksi profit taking. Jadi wajar jika setelah terjadi cum dividen, harga saham akan meluncur.

Nah. tunggu apa lagi, segera berinvestasi di pasar modal khususnya saham, dan dapatkan keuntungan ganda baik dari capital gain maupun dividen.

Salam profit!

*) Ellen May, Penulis buku Best Selling Smart Traders Not Gamblers, praktisi pasar modal.



(ang/ang)

http://finance.detik.com/read/2012/12/18/080316/2121017/479/memetik-keuntungan-dari-dividen-capital-gain-investasi-saham

Monday, December 17, 2012

Mencicipi manisnya usaha kedai kopi

TAWARAN KEMITRAAN

Mencicipi manisnya usaha kedai kopi

Kendati persaingan sudah ketat, tawaran kemitraan kedai kopi terus bermunculan. Tawaran terbaru datang dari Rocket Coffee di Bandung, Jawa Barat.
Kedai kopi milik penyanyi sekaligus dokter, Tompi ini mengusung konsep kios hingga resto. Rocket Coffee menawarkan 15 varian rasa kopi, seperti capuccino, coffee latte, mochaccino, kopi hitam original, kopi Bali, dan kopi Toraja.
Buat teman ngopi, tersedia juga aneka kudapan, berupa cake, pasta, burger, dan hotdog. Minuman dan makanan di tempat ini dibanderol dengan harga mulai Rp 9.000– Rp 35.000.
Rocket Coffee sudah berdiri sejak September 2009. Namun, kedai kopi ini baru menawarkan kemitraan pada Januari 2012. Saat ini, Rocket Coffee memiliki tiga mitra yang berlokasi di Bandung.
Reno Syafruddin, Executive Marketing PT Best Waralaba yang menaungi Rocket Coffee mengatakan, ada empat paket kemitraan yang ditawarkan kedai kopi ini.
Pertama, paket kios senilai Rp 65 juta. Mitra yang mengambil paket ini harus menyiapkan tempat seluas 20 meter persegi. Dengan estimasi omzet Rp 30 juta per bulan, mitra bisa balik modal setelah 10 bulan.
Kedua, paket ruko dengan nilai investasi Rp 105 juta. Luas tempat yang dibutuhkan sekitar 40 meter persegi. Estimasi omzet untuk paket ini sebesar Rp 60 juta per bulan. Ada pun masa balik modalnya sekitar 9 bulan.
Ketiga, paket mini kafe senilai Rp 165 juta. Luas tempatnya 80 meter persegi. Mitra diprediksi bisa mengantongi omzet sebesar Rp 90 juta per bulan dan balik modal setelah delapan bulan.
Terakhir, paket resto senilai Rp 225 juta. Mitra wajib menyediakan tempat seluas 120 meter persegi. Reno memperkirakan, omzet paket ini sebesar Rp 150 juta per bulan. Mitra dijanjikan sudah balik modal dalam tujuh bulan.
Adapun laba bersih dari masing-masing paket sekitar 40% dari omzet. Sementara, fasilitas yang didapatkan mitra berupa spanduk, brosur, poster, meja kerja, lampu gantung, meja kasir, serta peralatan resto.
Mitra juga mendapat bahan baku awal, seperti coffee beans dan coffee sauce. Bahan makanan, seperti cake, pasta, burger, dan hotdog juga disediakan. “Kami juga akan mendampingi mitra dalam pelatihan para karyawan,” ungkap Reno.
HM Ali Badarudin, Ketua Umum Himpunan Pimpinan Pendidik Pelatihan dan Kewirausahaan Indonesia (HP3KI) mengatakan, peluang bisnis kedai kopi masih menjanjikan, terutama konsep kafe di mal-mal.
Menurutnya, kedai kopi strategis di tempat yang banyak orang nongkrong. Namun karena persaingannya yang ketat, sebaiknya pemain yang menawarkan waralaba atau kemitraan bisnis kopi harus sudah memiliki pengalaman sekitar 10 tahun di bisnis ini.
Hanya saja, menurut Ali, usaha yang baru berumur satu tahun sampai lima tahun sebenarnya masih masuk dalam fase jatuh bangun lantaran sistemnya belum bagus.
Sementara, kalau sudah memiliki pengalaman minimal 10 tahun, biasanya pemain bisnis ini sudah menguasai betul seluk beluk bisnis.
Bahkan, semakin berpengalaman, pengusaha sudah tahu fase-fase kapan harus gencar mengeluarkan produk baru dan kapan harus menahan diri. Karena itu, sebaiknya pengusaha jangan terburu-buru menawarkan kemitraan atau waralaba.
"Sistem franchise itu bisa dijalankan jika sistem keuangan, pemasaran, dan merek suatu usaha sudah mapan" tutur Ali.

Rocket Coffee
Mall Lucky Square Lt 2
Terusan Jakarta 2,
Bandung, Jawa Barat
HP: 08811667121

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mencicipi-manisnya-usaha-kedai-kopi

Bebek Garang masuk Jakarta

TAWARAN KEMITRAAN

Bebek Garang masuk Jakarta

Bisnis makanan dan minuman tak pernah ada matinya. Bahkan, makanan dan minuman masih menjadi sektor usaha yang mendominasi segmen bisnis usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.
Tapi persaingan bisnis ini makin ketat. Jika ingin memenangi persaingan harus punya daya tarik yang khas. Misalnya yang dilakukan oleh Ali Bagus Antra, pemilik Bebek Garang asal Dago, Bandung, Jawa Barat.
Saat ini Bebek asal Kota Kembang ini mulai mengembangkan sayap usahanya hingga Jakarta dan sekitarnya. Ali mendirikan usaha Bebek Garang sejak 2008. Usaha ini memakai konsep restoran.
Bebek garang menawarkan aneka menu makanan bebek. Salah satu menu bebek garang yang menjadi andalan adalah bebek debus bakar dan bebek kagok negro. Selain itu, Bebek Garang juga mengandalkan sambal terasi dan sambal goreng.
Saat ini Bebek Garang telah memiliki tujuh gerai dalam bentuk restoran dimana lima di antaranya ada di Bandung dan dua ada di Jakarta.
Selain itu, Bebek garang juga memiliki satu outlet Bebek Garang Express atau delivery and take away. Dan pada awal bulan Desember ini, Bebek Garang membuka gerai terbarunya di Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat.
"Pembukaan gerai baru ini, diharapkan dapat memenuhi permintaan masyarakat terhadap kuliner," ujar Ali.
Agar pengunjung nyaman, Ali menawarkan konsep restoran yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti fasilitas tempat bermain meliputi halma, monopoli, ludo, ular tangga, serta bebas Wi-Fi.
Selain mengandalkan konsep tempat untuk bisa bersantai, Ali juga memberikan syarat yang ketat kepada calon mitranya.
Seorang mitra harus paham dan tertarik terhadap bisnis bebek.
Selain itu, harus memiliki tempat yang strategis, seperti memiliki akses ke perkantoran, kampus, dan pusat perbelanjaan atau wisata. Termasuk memiliki tempat parkir yang luas dan dalam gerai harus memuat minimal 80 kursi.
Sekadar informasi, untuk menjadi mitra Bebek Garang, Anda musti berinvestasi awal Rp 200 juta. Investasi ini sudah termasuk biaya waralaba lima tahun, sewa tempat setahun bahan baku dan peralatan resto.

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/bebek-garang-masuk-jakarta

Nasi Goreng Kare cari mitra usaha

TAWARAN KEMITRAAN

Nasi Goreng Kare cari mitra usaha

Nasi goreng merupakan kuliner asli Indonesia yang sudah mendunia. Menu olahan nasi goreng pun kian bervariasi. Salah satunya adalah nasi goreng bumbu kari yang dipopulerkan oleh Yudhi, dengan brand Nasi Goreng Kare Purnama di Denpasar, Bali.
Selain bumbu kari, Yudhi juga menggunakan campuran ayam, ikan teri, dan tuna untuk menambah lezat hidangan nasi gorengnya.
Selain nasi goreng, ia juga menyediakan menu lain, seperti capcay, kentang waffle, potato wedges, dan mi goreng tuna sambel terasi. Aneka makanan itu dibanderol seharga mulai Rp 8.000–Rp 12.000 per porsi.
“Menu yang kami tawarkan lezat dan disajikan dengan level pedas yang berbeda-beda, sesuai selera pembeli,” kata Yudhi.
Berdiri sejak 2011, tahun ini, Nasi Goreng Kare Purnama resmi menawarkan kemitraan usaha. "Sekarang, saya sudah memiliki satu mitra di Denpasar," ujar Yudhi.
Usaha yang mengusung konsep booth ini menawarkan dua paket kemitraan. Paket pertama ditawarkan dengan biaya investasi Rp 12 juta.
Mitra akan mendapatkan peralatan masak, pelatihan karyawan, dan bahan baku untuk 10 menu masakan. Kata Yudhi, mitra bisa meraup omzet Rp 15 juta per bulan.
Kedua, paket dengan biaya investasi Rp 14 juta. Fasilitas yang didapat mitra berupa peralatan masak, pelatihan karyawan, dan bahan baku untuk 12 menu masakan. Menurut estimasi, mitra bisa mengantongi omzet Rp 20 juta dari paket ini.
Yudhi menjanjikan, laba bersih dari masing-masing paket sebesar 50%. Dengan royalty fee 5% dari omzet, mitra bisa balik modal dalam waktu tiga bulan.
Namun, kedua paket tidak menyediakan booth, sehingga mitra harus menyediakannya sendiri. Yudhi membebaskan mitra untuk membeli bahan baku sendiri.
Namun, bahan bumbu kari dan tuna sambal terasi wajib dibeli dari pusat. Sayang, Yudhi tak mau menyebut harga bumbu hasil racikannya.
Saat ini, Yudhi tengah mencari mitra di luar Pulau Bali untuk melebarkan sayap usahanya. Yudhi sendiri tidak menargetkan jumlah mitra yang ingin digaetnya.

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/nasi-goreng-kare-cari-mitra-usaha

Saturday, December 15, 2012

Agar Waralaba Minimarket Mendatangkan Laba

Hits : 3587 PDF Cetak E-mail
Jumat, 14 Desember 2012 08:54
waralaba_minimarketKetepatan memilih lokasi menjadi faktor utama keberhasilan bisnis waralaba minimarket. Jangan heran jika beberapa merek waralaba minimarket yang berbeda tetap ramai dikunjungi pembeli meski berdiri berdampingan hanya dalam jarak ratusan atau bahkan puluhan meter saja. Berikut ini trik yang bisa diterapkan agar profit minimarket Anda tercapai.

Lokasi, lokasi dan lokasi

Lokasi memang penting dan menentukan keberhasilan bisnis waralaba minimarket Anda, namun juga bisa membuat Anda merugi. Syarat utama dalam memilih lokasi di antaranya berdekatan dengan pusat bisnis lain seperti restoran atau bank. Lokasi dekat ruko dan perumahan juga bisa menjadi pertimbangan, selain juga akses yang mudah.

Memiliki jiwa entrepreneurship

Keberhasilan bisnis waralaba yang sudah tertata sistemnya tak lepas dari kepiawaan pewaralabanya. Pewaralaba harus siap berwirausaha dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Jeli menyasar pangsa pasar

Minimarket yang berdiri berdampingan tak lantas menjadi ancaman kegagalan bisnis waralaba ritel. Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan bisnis waralaba minimarket yang berkompetisi dengan pesaing di satu wilayah. Kebanyakan polanya adalah siapa yang lebih dahulu mendirikan toko dia yang akan bertahan. Mindset masyarakat setempat sudah terbangun karena sudah lebih dahulu mengenalnya.

Selain itu, ceruk pasar di wilayah tersebut juga memang potensial. Tak jadi soal jika ada minimarket tumbuh berdampingan namun tetap ramai pengunjung. Pasarnya cukup besar jadi kalau dibagi 2 atau 3 juga tak jadi masalah.

Yang bikin gagal

Faktor kegagalan bisnis minimarket dengan sistem waralaba di antaranya:
* Lokasi belum berkembang.
* Perubahan akses jalan.
* Muncul pesaing lebih besar seperti supermarket.
* Lebih dari lima pesaing ritel modern berdiri di sekitar wilayah yang sama. (*/Kompas Female)

http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/180-waralaba/7480-agar-waralaba-minimarket-mendatangkan-laba.html

Friday, December 14, 2012

5 KIAT Dukung Kesuksesan Anda


Compact_ilustrasi_sukses
Sebagai pekerja Anda harus terus melakukan improvisasi dan pengembangan diri agar karir tidak mandek. Sebagai langkah awal, ada beberapa kebiasaan yang patut Anda jalani untuk meraih sukses.
 
Apa sajakah itu?
 
Manajemen Waktu
Biasakan untuk membuat rencana kegiatan atau target harian Anda. Catat dan buat daftar pekerjaan (to-do-list) yang harus Anda selesaikan berdasarkan prioritas per hari. Dengan demikian, semua pekerjaan Anda dapat beres dan terorganisir. 
 
Beri Bukti
Jangan pernah menjanjikan hal yang Anda sendiri tidak yakin dapat melakukannya. Lebih sedikit Anda berjanji, lebih baik, cukup buktikan saja melalui hasil kerja Anda tanpa banyak omong. 
 
Teratur
Biasakan Anda mengorganisasi file dan dokumen penting Anda dengan baik sehingga Anda tidak perlu membuang waktu untuk mencarinya. Hidup yang teratur atau terorganisir juga membuat kerja lebih efektif dan efisien.
 
Update Hasil Rapat
Anda, mungkin, tidak dapat selalu hadir dalam rapat kantor, tapi biasakan untuk menanyakan hasilnya. Dengan demikian, Anda tahu harus melakukan apa atau ada perubahan apa. Selain itu, hal ini juga berguna untuk tetap menjaga ‘keamanan’ posisi Anda di kantor. 
 
Hidup Seimbang
Bukan rahasia lagi bila kantor dapat dikatakan sebagai sumber stres, jadi jangan mudah terbawa aura negatif di kantor. Bekali diri dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi supaya tubuh, pikiran, juga jiwa Anda selalu sehat. Ingatlah untuk beristirahat dan mengambil jeda dari rutinitas kantor. (Jibi/Kabar24/nel/k46) (Foto: ilustrasi/Jibi)
 
http://www.bisnis.com/articles/5-kiat-dukung-kesuksesan-anda

Cermat Berburu Apartemen di Pusat Bisnis dan Kampus


Selasa, 11 Desember 2012 | 16:36 WIB

www.homeedit.com
Di balik daya tarik berupa kepraktisan, lokasi menarik di pusat kota, serta jaminan keamanannya, salah satu "sisi buruk" apartemen kemungkinan besar adalah pertimbangan luasnya yang relatif kecil.

KOMPAS.com - Hidup di kota metropolitan seperti Jakarta dan tinggal di sebuah apartemen bukan lagi satu kemustahilan. Jakarta serba padat, baik dari jumlah penduduk maupun volume kendaraan.
Jangan sampai ketika kita membeli apartemen, kemudian di tengah jalan pengembangnya bangkrut.
-- Ali Tranghada
Di sisi lain, ketersediaan lahan semakin terbatas. Dus, tinggal di apartemen menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin serba praktis.
Namun, rumusan itu ternyata tak hanya berlaku di Jakarta. Karena tingginya permintaan, entah karena kebutuhan investasi atau hanya mode, terus menanjak. Hingga kini jumlah apartemen di Indonesia mencapai 50.000 unit dan akan terus bertambah di tahun mendatang.
Memang, investasi di hunian vertikal terbilang masih menjanjikan. Bagi para investor ritel, tingginya permintaan apartemen bisa menjadi peluang meraup untung berlipat ganda.
Seperti instrumen investasi lainnya, berinvestasi di sektor apartemen juga tak imun dari risiko. Para investor perlu memperhatikan secara cermat potensi dan risikonya.
Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan, apabila ingin memperlakukan apartemen sebagai investasi jangka pendek, investor sebaiknya membeli aset properti itu di awal pembangunan atau di saat ground breaking. Sedangkan investor yang berorientasi jangka menengah bisa membeli apartemen setelah proyek selesai.
Di tahap konstruksi, menurut Panangian, harga apartemen cenderung lebih rendah atau berada di batas bawah. Tapi, begitu proyek apartemen rampung, harganya langsung menanjak. Investor juga perlu mencermati profil pengembang apartemen.
Tonny Eddy, President Director Tonny Eddy & Associates, menyarankan, investor memilih pengembang dengan rekam jejak bagus. Kalau pengembang tak bonafit, bisa-bisa proyek apartemen macet di tengah jalan, uang investor berisiko tak kembali.
"Jangan sampai ketika kita membeli apartemen, kemudian di tengah jalan pengembangnya bangkrut," tambah Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada.
Faktor lain tak kalah penting dalam memilih apartemen adalah lokasi. Berdasarkan lokasi, investor bisa menilai, kondisi pasar sewa apartemen, apakah bagus atau sebaliknya. Lokasi yang pas investasi apartemen adalah pusat perdagangan dan dekat kampus.
Di Jakarta, investasi aparteman yang berprospek cerah ada di sekitar Thamrin, Sudirman, Kuningan, Kasablanka, Dr Satrio, Plaza Semanggi, dan Plaza Senayan. Nilai tambah lainnya, di kawasan ini dekat pusat perbelanjaan dan tempat-tempat hiburan. (Fitri Nur Arifenie, Handoyo, Sandy Baskoro)
Sumber :
KONTAN
Editor :
Latief
 
http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/12/11/16361591/Cermat.Berburu.Apartemen.di.Pusat.Bisnis.dan.Kampus