Monday, December 10, 2012

5 Langkah Memilih Software Bisnis

Hits : 3996 PDF Cetak E-mail
Minggu, 09 Desember 2012 06:26
sofware_bizMemilih software bisnis yang tepat turut menyumbang keberhasilan bisnis Anda. Software bisnis melakukan banyak proses dengan otomatis sehingga sangat menghemat waktu dan efisien. Anda harus menentukan jenis software apa yang tepat bagi bisnis Anda seperti akunting, manajemen proyek, sumber daya manusia, pembayaran gaji, prosesor kata, atau alat pengendali inventaris. Pilihan software Anda juga harus mempertimbangkan jenis bisnis apa yang Anda jalankan. Untungnya kini banyak cara untuk meneliti dan menentukan software terbaik bagi Anda.

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda tempuh untuk mendapatkan software yang Anda butuhkan:

1. Ketahui apa saja yang Anda perlu lakukan dengan software bisnis

Apakah Anda seorang penulis lepas yang membutuhkan software pencatatan penyerahan naskah? Atau Anda seorang pengusaha ritel dan membutuhkan sebuah software untuk mencatat inventaris Anda? Ada berbagai macam kebutuhan khusus seperti dua contoh tadi. Namun ada juga yang hanya menyentuh kebutuhan dasar saja. Jika Anda adalah seorang staf, Anda harus membeli software pembayaran gaji. Untuk pencatatan standar bisa digunakan software pengolah kata yang bisa fleksibel untuk berbagai tujuan pemakaian, dari menulis proposal hingga korespondensi atau bahkan iklan.

2. Teliti software sebelum membeli

Baca semua hal yang bisa Anda baca tentang software tersebut. Anda bisa mencari secara online atau mengunjungi toko buku, membaca jurnal ekonomi dan perdagangan. atau bahkan menelusuri surat kabar. Ada begitu banyak informasi tentang paket software bisnis. Temukan yang tersedia di toko terdekat dan pastikan harganya sesuai anggaran Anda.

3. Kunjungi toko software

Pergilah ke toko pengecer software dan cobalah untuk merasakan pengalaman menggunakan software yang Anda inginkan tersebut. Anda biasanya akan diberikan kesempatan untuk berbicara dengan staf penjualan toko tentang berbagai pilihan software yang tersedia.

4. Mendaftar dalam kursus

Banyak lembaga kursus yang bisa mengajari Anda bagaimana menggunakan sebuah software dengan baik dan efisien dalam waktu yang lebih singkat daripada harus belajar sendiri.

5. Buat keputusan

Kini Anda memiliki pengetahuan dan pengalaman langsung menggunakan software tersebut, maka Anda sudah siap untuk menjatuhkan pilihan. (*/Akhlis)


http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/179-teknologi-informasi/7406-5-langkah-memilih-software-bisnis.html

Friday, December 7, 2012

Sentra Buku Bekas Cikapundung

SENTRA BUKU DAN MAJALAH BEKAS DI CIKAPUNDUNG BARAT, BANDUNG

Sentra Buku Bekas Cikapundung: Sejak tahun 1970 (1)

Sentra Buku Bekas Cikapundung: Sejak tahun 1970 (1
Bila Anda gemar berburu buku-buku kuno dan langka, ada baiknya menyambangi pusat penjualan buku dan majalah bekas di Jalan Cikapundung Barat, Bandung. Tempat ini diramaikan sekitar 30 pedagang yang menjajakan aneka buku dan majalah bekas.
Tempat ini cukup mudah dijangkau, hanya 10 menit jalan kaki dari Museum Asia Afrika ke arah alun-alun Bandung. Letaknya berada tepat di depan Gedung Bale Sumur Bandung atau kantor PLN Bandung.
Memasuki kawasan ini, Anda akan menemukan deretan penjual buku dan majalah bekas yang mangkal di sepanjang trotoar Jalan Cikapundung Barat.
Di trotoar jalan, mereka membuka lapak semi permanen dan menata rapi buku-buku dan majalah yang dijualnya. Ada banyak buku langka yang dijual di sini, seperti buku sejarah, filsafat, teknik kimia, fisika, ekonomi, dan kesehatan.
Banyak juga novel-novel asing yang ditulis dalam bahasa Inggris. Buku-buku itu sebagian besar terbitan tahun 1920-an.
Tidak hanya buku, tempat ini juga menjual majalah bekas, baik lokal maupun asing. Tema majalahnya beragam, seperti arsitek, desain grafis, dan interior.
Salah seorang pedagang, Bambang Gopes bilang, sentra penjualan buku dan majalah bekas ini sudah ada sejak tahun 1970-an. Dari 30 pedagang di kawasan ini, yang aktif berjualan sekitar 21 pedagang.
"Pedagang yang tidak aktif kadang berjualan di tempat lain juga," kata Bambang yang juga koordinator para pedagang buku di sentra ini.
Di lapaknya, Bambang menjual aneka buku dan majalah bekas. Harga buku dan majalah di sini sangat bervariasi antara Rp 10.000 hingga ratusan ribu, tergantung jenis buku,kualitas, dan kelangkaannya.
Bambang mengaku, setiap harus selalu ada saja pembeli yang berburu buku dan majalah bekas. Mereka adalah mahasiswa dan masyarakat umum.
Selain itu, ada juga kolektor buku dan majalah kuno. Dalam sehari, Bambang bisa menjual puluhan buku dengan omzet Rp 200.000 - Rp 500.000. Ia sudah mulai membuka lapak di sentra ini sejak tahun 1981.
Syamsari Arifin, pedagang lainnya bilang sudah berjualan sejak 1999. Beda dengan Bambang, ia lebih fokus menjual majalah bekas, seperti majalah Bobo, Populer, artistik, interior, desain grafis, dan lainnya.
Majalah itu kebanyakan terbitan tahun 2000 sampai 2011. Harga jualnya bervariasi, mulai mulai dari Rp 2.000 sampai Rp 25.000 per buah. "Mayoritas konsumen saya adalah mahasiswa dan pelajar," katanya.
Dalam sehari, Syamsari bisa menjual puluhan majalah dengan omzet sekitar Rp 200.000. Bila sedang ramai, omzetnya bisa mencapai Rp 500.000.
Uung, pedagang lainnya juga memilih fokus berjualan majalah bekas. Namun demikian, ia tetap memasarkan beberapa buku bekas. Cuma jumlahnya tidak sebanyak majalah. Dalam sehari, ia bisa meraup omzet sekitar Rp 300.000.

Sentra Buku Bekas Cikapundung: Dipasok agen (2)

Sentra buku dan majalah bekas di Jalan Cikapundung Barat, Bandung, sudah dikenal sejak tahun 1970-an. Sentra ini merupakan tempat favorit para mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin berburu buku dan majalah bekas dengan harga murah.
Memang, hampir semua buku yang dijual di tempat ini terbitan lama dan bekas pakai. Namun, ada juga beberapa majalah terbitan terbaru.
Bambang Gopes, pedagang di sentra ini bilang, sebagian besar buku dan majalah yang dijual berbahasa Indonesia dan Inggris. Di luar itu, ada juga yang berbahasa Jerman, Jepang, dan Prancis, meski jumlahnya sedikit, hanya sekitar 20%.
Para pedagang mendapatkan buku-buku tersebut dari para penyalur atau agen yang biasanya mendapatkannya dari penduduk di sekitar kota Bandung. Kebanyakan buku tersebut peninggalan orang tua mereka.
Namun, karena tidak terawat dan sudah tidak diperlukan, mereka biasanya menjualnya. "Selain itu, ada juga yang didapat dari orang-orang yang pindah dan tidak mau repot mengangkut buku tua mereka," ujar Bambang.
Selain dari agen, kadang pedagang di kawasan ini juga mendapat buku langsung dari warga. Namun, tidak semua buku yang biasanya ditawarkan langsung ke pedagang langsung terbeli.
Menurut Bambang, pedagang hanya membeli buku tua yang banyak diminati konsumen. "Jadi kami seleksi. Yang menurut kami bagus akan kami beli, tapi kalau tidak, ya kami tolak," ujarnya.
Menurut Bambang, buku-buku sejarah nasional yang berkisah tentang Soekarno, Mohamad Hatta, dan pahlawanya lainnya biasanya banyak peminat.
Sama halnya dengan buku, pasokan majalah bekas di sentra ini juga didapat dari para penyalur atau agen. Pedagang lain, Syamsuri Arifin bilang, setiap saat, selalu ada agen yang menawarkan majalah bekas ke tempatnya.
Syamsuri juga tetap menyeleksi majalah bekas yang akan dibelinya. "Saya memilih majalah yang suka dibeli pelanggan, selebihnya saya tolak," ucapnya.
Beda lagi dengan Uung, pedagang lain di sentra ini. Ia sering mendapat pesanan dari pelanggan untuk dicarikan buku atau majalah tertentu. Ia lantas meneruskan pesanan pelanggannya itu kepada para agen. "Jika buku itu kami dapatkan, harganya lebih mahal dari biasa," ujar Uung.
Menurut Uung, saat ini semakin sulit mencari buku-buku tua dan langka yang masih dalam kondisi bagus. Sebagian besar rusak atau cacat. Padahal, peminat buku-buku kuno itu masih cukup banyak.
Umumnya, buku tua yang sering dicari konsumen adalah buku-buku terbitan tahun 1920-an dan 1930-an. Bila buku tua itu langka dan banyak dicari oleh kolektor, harganya juga semakin mahal.
Bahkan, ada buku tua yang harganya mencapai jutaan. Biasanya itu buku sejarah atau filsafat dan dibuat oleh penulis terkenal. 

Sentra Buku Bekas Cikapundung: Digilas internet (3)

Suasana ramai dan hiruk pikuk pedagang dan pembeli buku di Cikapundung kini tak lagi terasa seperti 10 tahun atau 15 tahun silam. Kini, hanya beberapa pengunjung yang datang dan suasana lebih lengang.
Bambang Gopes, salah seorang pedagang buku yang sudah puluhan tahun berdagang di sentra ini mensinyalir, minat membaca buku telah tergerus oleh informasi yang didapat dari internet, juga maraknya buku elektronik atawa e-book.
Maklum, saat ini, jaringan internet merambah hampir ke seluruh pelosok daerah. "Dulu, pada tahun 1980-an hingga tahun 1990-an, sentra ini sangat ramai. Tapi, sekarang mulai sepi pembeli," keluhnya.
Sejak internet booming, jumlah pelanggan buku dan majalah bekas di sentra ini merosot drastis. Pelanggan yang selama ini suka mencari buku di sentra ini beralih mencarinya di internet. Pasalnya, hampir semua yang ingin dicari ada di internet.
Sepinya pembeli di sentra ini mulai terasa sejak tahun 2000-an hingga saat ini. Akibatnya, omzet para pedagang juga mengalami anjlok lebih dari 50% dari tahun-tahun sebelumnya.
Syamsuri Arifin, pedagang lainnya, mengeluhkan hal yang sama. Ia bilang, sejak penggunaan internet meluas, peminat majalah bekas tidak seramai dulu. Ia bercerita, pamannya sudah jualan majalah bekas di sentra sejak tahun 1970-an.
Awalnya, pamannya bisa menjual sekitar 30 majalah hingga  50 majalah per hari. Tapi, beberapa tahun terakhir, penjualannya tinggal separonya.
Syamsuri menggambarkan, sebelumnya ada banyak pedagang buku di sentra ini. Tapi, sejak tahun 2000-an, beberapa pedagang gulung tikar dan membuka usaha lain. Mahasiswa dan pelajar yang semula mencari referensi dari buku-buku bekas, belakangan lebih banyak riset lewat internet.
Uung, pedagang lainnya mengatakan, dulu ada banyak pedagang di sentra ini berjualan sampai malam hari. Saking banyaknya, para pedagang harus berbagi tempat.
Jadi ada sebagian yang berjualan pada siang hari sampai sore, dan sebagian lagi membuka lapak dagangan mulai sore sampai pukul 10.00 malam. "Tapi, saat ini hanya beberapa orang saja yang mau berjualan sampai malam," katanya.
Selain itu, saat ini, tidak ada lagi pembagian jam berdagang seperti sebelumnya. Jadi, setiap pedagang bisa terus membuka lapak sampai malam, meski kebanyakan kawasan ini lengang selepas maghrib.
Kini, sentra buku Cikapudung hanya ramai di akhir pekan. Pengunjung di sentra bisa melonjak sampai dua kali lipat dari hari-hari biasanya. Sebagian besar mereka adalah orang Jakarta dan luar kota Bandung.
Agar bisa menarik pembeli, Bambang aktif mencari buku-buku kuno. Saat ini, pelanggan banyak yang mencari buku seperti ini yang tak bisa didapat dari internet. Misalnya, buku tentang sejarah, ekonomi dan filsafat.
Pembelinya kebanyakan berasal dari Jakarta, dengan tujuan untuk dikoleksi. Selain itu, ia juga selalu meminta nomor kontak para pelanggan agar bisa memberikan informasi jika ia punya buku baru yang bagus.
Pedagang juga merambah acara pameran untuk menjemput pembeli. Entah sampai kapan bisa bertahan.

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-buku-bekas-cikapundung-sejak-tahun-1970-1/2012/11/22
http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-buku-bekas-cikapundung-dipasok-agen-2/2012/11/25
http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-buku-bekas-cikapundung-digilas-internet-3

Thursday, December 6, 2012

5 Rahasia Sukses Susu Ultrajaya Dikenal Masyarakat Indonesia


Wiji Nurhayat - detikfinance
Kamis, 06/12/2012 08:52 WIB

img
Bandung - PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ) merayakan ulang tahun yang ke 40 tahun sebagai produsen susu cair segar di Indonesia. Beragam produk susu cair yang dihasilkan oleh Ultrajaya dikenal dengan baik di masyarakat.

Saat ini Ultrajaya merupakan salah satu produsen susu terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi 300 juta liter per tahun, dimana 90% total produksi ditujukan dan diserap oleh kebutuhan pasar dalam negeri. Sedangkan 10% ditujukan untuk pangsa pasar ekspor seperti negara Afrika khususnya Nigeria dan Saudi Arabia.

Head of Manajer Ultrajaya Muhthsawwar memberikan rahasia-rahasia sukses perusahaannya kepada detikFinance, Kamis (6/12/2012), terutama asalan mengapa produk susu cair Ultrajaya bisa diterima pangsa pasar baik domestik maupun mancanegara.


Susu Murni Berkualitas

img
Ultrajaya hanya menerima susu murni yang diperoleh baik melalui peternakan miliknya yaitu Ultra Peternak Bandung Selatan (UPBS) maupun Koperasi Peternak Bandung selatan (KPBS). Saat ini Ultrajaya memiliki 3.200 ekor sapi di UPBS di mana 1.600 adalah sapi yang produktif menghasilkan susu murni.

Per hari sapi-sapi yang berada di UPBS menghasilkan 25 liter susu murni/ekor. Per hari Ultrajaya menghasilkan 220.000 liter susu murni. Susu murni ini kemudian diseleksi dan didinginkan pada suhu 4 derajat Celcius selama diperjalanan agar tidak rusak serta terinfeksi bakteri.

Melakukan Pengujian

img
Susu yang telah diterima diuji secara lengkap. Kemudian pihak petugas peneliti susu Ultrajaya mencium fisik dari susu itu. Jika tercium bau yang bermasalah maka susu dipastikan akan ditolak. Selain itu penempatan susu murni di tempat dengan kondisi susu di atas 10 derajat Celcius dipastikan akan merusak fisik susu. Susu akan menjadi asam dan kualitas akan berkurang bahkan muncul bakteri yang membuat susu ini tidak layak untuk diolah menjadi sebuah minuman yang menyehatkan.


Teknologi Tinggi

img
Teknologi tinggi yang diterapkan oleh Ultrajaya yaitu Ultra High Temperature (UHT). Sterilisasi dilakukan dengan menggunakan mesin mixing dengan suhu 140 derajat Celcius dan hanya membutuhkan waktu 4 detik untuk melakukan pemanasan dan memastikan bakteri yang terkandung di dalam susu mati. Kemasan susu Ultra milk dikemas dengan kemasan Tentra pak yang terdiri dari 6 lapisan yaitu:
  • Lapisan pertama: plastik poliethilent,
  • Lapisan kedua: kertas,
  • Lapisan ketiga: plastik poliethilent,
  • Lapisan keempat: alumunium oil
  • Lapisan kelima: plastik poliethilent,
  • Lapisan keenam: plastik poliethilent.

Higienis

img
Produksi susu diolah dengan metode sterilisasi berteknologi tinggi yang selanjutnya dikemas dalam kemasan karton aseptic yang steril. Selain itu pengawasan mutu dilakukan sejak penerimaan bahan baku, selama proses produksi, selama penyimpanan di gudang, samapai pengiriman barang jadi.

Gudang juga dilengkapi dengan Automated Stroge dan Retrieval System yang dioperasikan sepenuhnya dengan sistem computer dan robot yang menjadikan seluruh proses higienis.


Akreditasi dan Sertifikasi

img
Ultrajaya menerapkan standar kontrol yang higienis tinggi di seluruh rangkaian proses produksi mulai dari awal hingga akhir untuk menjamin kualitas serta menjaga tingkat keamanan produk. Sejak 2009, Ultrajaya menerima akreditasi dan sertifikasi ISO 22000:2005 (food safety management system) untuk produk-produk UHT. tahun 2012, FSSC 22000 (Food Safety Certification) berhasil diperoleh Ultrajayahttp://finance.detik.com/read/2012/12/06/083946/2110733/1036/5-rahasia-sukses-susu-ultrajaya-dikenal-masyarakat-indonesia

Kiat Sukses Mengembangkan Bisnis dengan Modal Ventura



Klinik UKM
Iim Rusyamsi, S.T.
Pakar Usaha Kecil Menengah
Chairman UKMSukses.com
Co-Founder Komunitas TDA
Wakil Ketua Komtap UKM KADIN Indonesia
Koordinator Wilayah Tengah

Kiat Sukses Mengembangkan Bisnis dengan Modal Ventura

Iim Rusyamsi - detikfinance
Kamis, 06/12/2012 14:01 WIB
Jakarta - Saya saat ini sedang menjalankan usaha kreatif membuat aplikasi multimedia pembelajaran untuk sekolah-sekolah. Usaha ini belum lama saya rintis, dan untuk mengembangkannya saya memerlukan modal tambahan.

Ada beberapa modal ventura yang menawarkan saya tambahan modal yang sedang saya pertimbangkan. Apa saja benefit buat saya jika saya mengambil modal ventura tersebut selain pembiayaan?

Terima kasih

Ridwan
Jakarta

Jawab:

Saat ini memang banyak modal ventura (venture capital) yang menawarkan pembiayaan usaha kepada perusahaan-perusahaan yang baru memulai bisnisnya (start-up) khususnya yang bergerak di bidang kreatif dan digital.

Modal ventura menjadi solusi alternative bagi pengusaha pemula atau UKM untuk kebutuhan pembiayaan usahanya, pembiayaan ini untuk jangka waktu tertentu secara tunai dengan ditukar sebagian saham perusahaan tersebut.

UKM yang belum dapat diterima perbankan karena beberapa persyaratan belum dapat dipenuhi, belum memiliki catatan keuangan yang baik, belum memiliki asset untuk agunan atau pun dinilai oleh perbankan memiliki resiko yang tinggi dapat menggunakan tawaran pembiayaian dari modal ventura ini.

Perusahaan pemberi modal ventura biasanya menerima dan mengelola dana ventura dari pihak ketiga atau investor baik lokal maupun dari luar negeri. Dan para investor ini bisa individu, perusahaan/lembaga atau pun pemerintah.

Bagi UKM, keuntungan jika kita bergabung dengan perusahaan modal ventura adalah sebagai berikut :

1. Bimbingan / Pendampingan

Modal ventura diharapkan selain membantu pendanaan, mereka juga dapat membantu secara bimbingan dan pendampingan usaha seperti manajemen, marketing, SDM maupun bimbingan teknis.

Pembinaan ini bagi perusahaan modal ventura adalah bertujuan mempercepat keberhasilan UKM tersebut dan mereka pun berkepentingan agar apa yang sudah mereka investasikan dapat kembali untuk diinvestasikan kembali kepada perusahaan pemula lainnya yang memerlukan.

2. Jejaring bisnis

Manfaat dari para pengusaha pemula bergabung dengan modal ventura adalah jejaring bisnis dari perusahaan modal ventura itu sendiri. Network bisnis dari perusahaan ventura tentu lebih besar, karena mereka terdiri dari para invenstor yang sudah mempunyai pengalaman dan link bisnis yang luas.

Misal saja, jika UKM binaannya membutuhkan akses pemasaran agar dapat diterima oleh mall-mall besar, maka perusahaan ventura dapat membantu dengan memanfaatkan jejaringnya.

3. Penambah semangat

Perusahaan ventura bisa memberikan manfaat lain sebagai penambah motivasi dan semangat bagi pemula. Mereka akan selalu memberi dukungan dan mengingatkan serta memberi solusi disaat UKM menemui kendala usaha. Mereka menjadi mentor terdekat untuk para UKM agar bisa terus bangkit dan tumbuh.

4. Ilmu dan pengalaman

Manfaat lainnya adalah perusahaan modal ventura, tentu mereka adalah terdiri dari individu-individu yang telah berpengalaman dalam berbisnis. Ilmu dan pengalaman membesarkan bisnis dari mereka adalah nilai yang tidak terhingga. UKM dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman para modal ventura tersebut untuk usaha UKM tersebut.

Semoga bermanfaat jawaban saya ini, dan semoga dapat menemukan modal ventura yang tepat untuk anda.



(hen/hen)

http://finance.detik.com/read/2012/12/06/140147/2111140/1340/kiat-sukses-mengembangkan-bisnis-dengan-modal-ventura 

Wednesday, December 5, 2012

Resep Membuat Produk yang Disukai Konsumen

Hits : 484 PDF Cetak E-mail
Senin, 03 Desember 2012 08:59
mike-krieger-20120409152547
Mike Krieger, salah satu pendiri Instagram, berpendapat Anda bisa membuat aplikasi yang sesuai dengan keinginan para konsumen di pasar dengan mengamati perkembangan selera masyarakat, bukan hanya menerka-nerka. Ia menerangkan pentingnya 8 trik tentang desain produk yang utama dalam event konferensi "500 Startups' Warm Gun". 
Pertama-tama, entrepreneur jangan hanya mengandalkan Internet untuk belajar. Krieger berkata,"Hanya karena Anda sudah menjelajahi Internet dengan Google untuk mencari sesuatu berarti Anda sudah belajar". Ia menekankan bahwa kita perlu sekali membuat sebuah produk yang memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari. "Anda ingin mengenali orang lebih baik daripada mereka sendiri terhadap dirinya," ujarnya. Misalnya, jika Anda mencoba memperbaiki pengalaman konsumen saat berbelanja, Anda harus mengetahui apa saja yang menjadi pengalaman belanja dan berperilaku konsumen sejauh ini. Kunjungilah toko dna amati bagaimana para pembeli berbelanja selama setidaknya 3 jam, saran Krieger.
Anda harus bisa menemukan sejumlah fakta penting, bukan hanya fakta acak yang tidak bermakna. Krieger mengatakan definisi kesukaannya mengenai pandangan ialah "Sesuatu yang Anda sangat sukai untuk diceritakan pada orang asing yang Anda temui di kereta".
Menurut Krieger, terdapat 8 prinsip desain produk yang perlu diterapkan agar ia menjadi sebuah produk yang disukai oleh banyak konsumen setelah diluncurkan ke pasar nantinya:
  1. Gunakan pengalaman dan pemahaman yang sudah dimiliki: Masalah paling besar ialah bahwa dalam startup sendiri, masalah-masalah itu justru dicari untuk dipecahkan. Kejarlah passion Anda dan Anda mungkin sudah memiliki sedikit banyak pengetahuan tentangnya.
  2. Miliki hipotesis mengenai bagaimana Anda membedakan diri dari yang lain: Miliki sebuah sudut pandang mengenai startup Anda. Mengapa sekarang ada kesempatan emas untuk itu?
  3. Jangan pernah membuat tanpa memiliki bayangan dan kesepakatan secara umum sebelumnya: Mike mengatakan ia dan pendiri Instagram lainnya Kevin Systrom berbincang di kafe dengan sebuah sketsa desain produk yang akan mereka buat, yang di dalamnya mereka memutuskan untuk menyingkirkan semua fiftur-fitur yang canggih dan terlalu rumit. Dengan demikian, Anda bisa menghemat banyak waktu dan tenaga serta pikiran. Daripada membuang waktu mengerjakan koding selama 3 minggu, lebih baik membuang 3 lembar kertas untuk itu, kata Krieger.
  4. Pelajari detil dan hal-hal 'remeh'nya: Mulai dengan pertanyaan-pertanyaan mendetil seperti : "Akankah orang ingin berbagi foto saat bepergian?" Setelah menghabiskan waktu seminggu meneliti, dan ternyata hasilnya positif dan gagasan produk pun dilanjutkan.
  5. Validasi dalam situasi sosial: "Kami memanggilnya 'Ujian di Bar'. Jika Anda tidak bisa menjelaskan kepada orang lain yang ada di sebuah bar yang Anda kunjungi, Anda harus menyederhanakannya," sarannya. Jangan hanya mengujinya dengan teman-teman Anda yang sudah  akrab dengan teknologi. 
  6. Ketahui kapan untuk melanjutkan: 'Pivot' atau yang didefinisikan sebagai 'berbalik arah dalam bisnis' ini banyak dihindari entrepreneur, tetapi jika sudah tidak ada pertanyaan yang tidak terjawab, saatnya untuk menjelajahi yang lain.
  7. Teknik "The Wizard Of Oz " untuk prototipe sosial: Anda tidak harus membuat semua hal pada awalnya.Anda bisa menjadi orang di balik layar. Krieger mengatakan ia dan Systrom menguji versi awal sebuah fitur yang akan memberitahu Anda kapan teman-teman bergabung dalam layanan itu. Daripada langsung membuat fitur ini, mereka secara manual mengirimkan notifikasi pada orang seperti sebuah bot yang mengatakan "Teman Anda sudah bergabung". Ternyata fitur ini tidak begitu berguna. Untungnya, tim Instagram belum mengerahkan tenaga dan waktunya melakukan coding untuk membuat fitur tersebut.
  8. Dapatkan dan pertahankan hubungan dengan audiens: Jangan menghabiskan waktu membuat sesuatu tanpa mengetahui apakah audiens benar-benar menginginkannya atau tidak.(techcrunch/*AP)

http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/21839-resep-membuat-produk-yang-disukai-konsumen.html

Ini 8 Tips Tingkatkan Investasi Anda di 2013

Ini 8 Tips Tingkatkan Investasi Anda di 2013

Metta Pranata - detikfinance
Rabu, 05/12/2012 08:37 WIB

img
Jakarta - Tahun 2012 segera berakhir. Jika anda tahun ini tidak sempat memaksimalkan investasi, tahun depan bisa menjadi saat yang tepat untuk memulai. Anda bisa lihat setahun ke belakang, apa saja yang sudah dilakukan dan belum.

Masukan semua yang belum bisa anda lakukan ke dalam resolusi tahun baru 2013, terutama resolusi yang bisa membuat investasi anda makin gemuk. Atau bagi anda yang belum pernah berinvestasi, tahun 2013 bisa jadi garis start anda.

Beberapa dari kita mungkin gampang lupa akan resolusi atau janji di awal tahun baru karena kurang disiplin atau malas untuk meneruskannya setelah berjalan beberapa minggu. Beberapa tips untuk resolusi tahun baru dikutip dari arborinvestmentplanner, Rabu (5/12/2012), ini tidak begitu sulit dilakukan. Anda hanya perlu niat dan konsisten menjalankannya. Lagipula, semua ini dilakukan demi pertumbuhan investasi anda.


1. Ambil kendali masa depan anda

img
Jika anda sudah muak dengan target investasi anda yang ternyata tidak sesuai harapan, Anda harus siap untuk mengambil kendali atas target finansial anda. Jangan sampai bergantung kepada orang lain untuk mencapai target investasi tersebut. Dengan banyak belajar, anda bisa menguasai berbagai instrumen investasi tanpa harus bergantung kepada perencana keuangan profesional.

2. Punya rencana investasi yang matang

img
Setelah banyak belajar dan mengumpulkan informasi mengenai jenis investasi, rancang rencana investasi anda untuk tahun 2012. Lakukan semua yang ada dalam rencana tersebut secepat dan sebanyak mungkin. Anda bisa mulai dengan membeli emas, saham atau reksa dana.


3. Alokasi aset harus jadi prioritas

img
Bagaimana anda membagi-bagi aset ke dalam instrumen investasi sangat mentukan imbal hasil yang anda peroleh nanti. Diversifikasi investasi merupakan poin yang sangat penting dalam menumbuhkan uang. Kebanyakan orang masih dibingungkan dengan instrumen investasi mana yang paling baik dan mana yang tidak, akhirnya malah ketinggalan. Tanya diri anda sendiri di jenis investasi apakah aset anda sebaiknya disimpan.

4. Punya manajemen risiko sendiri

img
Kira-kira anda siap rugi berapa banyak? Sebelum itu, pastikan anda paham betul bahwa setiap investasi ada risikonya, setelah itu tinggal menentukan tinggi dan rendahnya risiko tersebut dalam sebuah instrumen. Melakukan diversifikasi investasi merupakan bagian dari manajemen risiko. Tentukan batas-batas supaya jalur investasi anda tidak melenceng.

5. Punya strategi investasi

img
Sangatlah penting untuk memiliki strategi yang tepat dalam berinvestasi, sehingga anda tahu bagaimana memilih instrumen yang tepat. Anda juga bisa kalau anda itu jenis investor seperti apa. Apakah, jangka panjang, pendek atau menengah. Seorang investor yang baik tidak hanya terpaku pada satu strategi, tapi biasanya punya metodologi yang konsisten dan sangat mengerti alasan memilih salah satu instrumen.

6. Ikuti Aturan

img
Bukan hal yang bijaksana jika anda sudah menyusun seluruh resolusi anda dengan cermat tapi tidak mengikuti aturannya dengan baik. Ikuti semua aturan main yang sudah anda susun sebelumnya. Anda bisa menjalankannya secara agresif jika sudah merasa berada di jalur yang benar. Sebaliknya, jika anda masih ragu sebaiknya jangan dilakukan karena akan membahayakan kesehatan finansial anda.

7. Tahan biaya investasi seminimal mungkin

img
Biaya investasi yang murah menjadi awal yang baik demi imbal hasil tinggi. Jangan biarkan fee broker yang tinggi menggerus investasi anda. Cari investasi dengan biaya rendah tapi imbal hasil cukup tinggi di atas inflasi tahunan.

8. Cari bala bantuan

img
Tidak ada yang mengharuskan anda bergerak sendirian. Investasi itu mungkin menjadi milik anda sendiri, tapi bukan berarti anda tidak bisa meminta saran dan masukan dari orang lain. Ada banyak sekali informasi maupun pihak yang bisa membantu anda menghasilkan uang dari instrumen investasi tertentu. Lebih baik lagi jika anda bisa menemukan orang dengan filosofi dan minat berinvestasi yang sama, sehingga bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman.

http://finance.detik.com/read/2012/12/05/083731/2109671/479/ini-8-tips-tingkatkan-investasi-anda-di-2013

Sentra Sepatu Terate

SENTRA PENJUALAN SEPATU KULIT DI JALAN TERATE, BANDUNG

Sentra Sepatu Terate: Jual sepatu Cibaduyut (1)

Sentra Sepatu Terate: Jual sepatu Cibaduyut (1)
Nama Cibaduyut sudah tidak asing lagi sebagai daerah penghasil sepatu kulit terbesar di Jawa Barat. Nama daerah ini akrab di telinga lantaran memasok kebutuhan sepatu hingga ke pelbagai daerah di Indonesia.
Di Jawa Barat sendiri, banyak terdapat sentra penjualan sepatu hasil karya para pengrajin Cibaduyut. Salah satunya ada Jalan Teratai, Kosambi, Bandung.
Sentra penjualan sepatu kulit di Jalan Teratai ini tidak jauh dari Pasar Kosambi, Bandung. Berdiri sejak tahun 1960-an, sentra sepatu ini diramaikan sekitar 35 kios.
Masing-masing kios rata-rata berukuran sekitar 2 meter persegi. Kios-kios sepatu ini dibangun di sisi kiri dan kanan Jalan Teratai. Sebagian besar sepatu dipajang, baik di dalam maupun di depan kios.
KONTAN sempat menyambangi sentra penjualan sepatu ini pada Sabtu (10/11) bulan lalu. Masing-masing kios nampak memajang aneka sepatu kulit dengan pelbagai model, seperti pantofel, boots, dan lain-lain.
Pilihan warnanya juga beragam. Mayoritas sepatu yang dijual merupakan sepatu pria. Semua sepatu boots, misalnya, diproduksi untuk para pria.
Sementara sepatu boots untuk wanita tidak banyak, bahkan tidak dipajang di sentra ini. "Sepatu boots untuk wanita kami sediakan kalau ada yang pesan saja," ujar Bobiec, salah seorang pedagang sepatu di sentra ini.
Bobiec bilang, sentra penjualan sepatu yang berdiri sejak tahun 1960-an ini sudah cukup dikenal, baik di Kota Bandung maupun luar Bandung. Makanya, hampir setiap hari ada saja pengunjung yang menyambangi sentra ini.
Selain sepatu kulit, pedagang juga menjual sepatu olah raga, seperti sepatu bola dan futsal. Bobiec membanderol harga sepatu kulit mulai Rp 200.000 - Rp 350.000 per pasang. Sementara, sepatu futsal dan bola mulai Rp 50.000 - Rp 300.000 per pasang.
Menurut Bobiec, sentra sepatu di Jalan Teratai ini sering dilewati banyak orang. Dalam sehari, ia bisa menjual sekitar tiga hingga lima pasang sepatu dengan omzet Rp 500.000 hingga Rp 1 juta.
Sepatu yang dijual di sini juga bisa ditawar. Kalau pelanggan membeli dalam jumlah banyak, harganya bisa lebih murah.
Mohamad Padli, pedagang lainnya mengatakan, sebagian besar konsumennya adalah warga Bandung yang melintas di Jalan Teratai. Mereka umumnya lebih banyak membeli sepatu futsal dan olahraga.
Tapi menurut Padli, peminat sepatu kulit juga tetap tinggi. Biasanya warga Bandung membeli sepatu kulit secara eceran.
Dalam sehari, Padli bisa menjual rata-rata tiga pasang sepatu dengan omzet Rp 500.000. Sepatu kulit yang dijualnya kebanyakan jenis boots ketimbang pantofel.
Padli bilang, banyak pelanggan lebih tertarik membeli sepatu booth daripada pantofel. Namun, kadang ada juga pelanggan yang mencari pantofel. "Biasanya pantofel dibeli untuk kerja," paparnya.
Eko, pelanggan di sentra ini bilang, sering datang membeli sepatu kulit di Jalan Teratai karena harganya bisa ditawar. "Selain itu, pilihan sepatunya juga banyak," kata Eko.

Sentra Sepatu Terate: Awalnya sepatu bekas (2)

Sentra Sepatu Terate: Awalnya sepatu bekas (2)
Di awal pendirian sekitar tahun 1960-an, sentra penjualan sepatu di Jalan Terate, Bandung, ini hanya menjual sepatu-sepatu bekas. Walau bekas, kondisi sepatu itu masih bagus dan tahan lama lantaran terbuat dari kulit.
Dalam perjalanan berikutnya, penjualan sepatu bekas di Jalan Terate masih marak hingga tahun 1980-an. Setelah itu, banyak pedagang mulai beralih ke sepatu kulit keluaran Cibaduyut yang masih baru.
Bobiec, pedagang sepatu di sentra ini bilang, sampai sekarang, masih ada pedagang yang berjualan sepatu bekas. Tapi, jumlahnya hanya segelintir.
"Pedagang sekarang kurang tertarik menjual sepatu kulit bekas lantaran barangnya sulit didapat dan harganya juga sudah mahal. Jadi, lebih baik menjual sepatu baru," terangnya.
Mohamad Padli, pedagang lainnya menambahkan, penjualan sepatu olahraga di sentra ini mulai marak di sekitar tahun 1999. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak perolehan omzet.
Soalnya, penjualan sepatu kulit tidak selancar tahun-tahun sebelumnya. Di sisi lain, saat itu sepatu olahraga mulai banyak peminat. "Banyak anak-anak sekolah yang mencari dan harganya juga tidak semahal sepatu kulit," kata Padli.
Sepatu olahraga yang dijual di tempat ini dipasok langsung dari pabrikan di Tangerang dan Jakarta. Meski demikian, bagi para pedagang, penjualan sepatu olahraga itu lebih sekadar pelengkap saja.
Dagangan utamanya tetap sepatu kulit. "Sepatu kulit masih menjadi produk utama yang diandalkan para pedagang,"
tutur Padli.
Padli mengaku tidak tertarik berjualan sepatu bekas. Selain peminatnya tidak banyak, mendapatkan sepatu bekas berkualitas bagus juga semakin sulit.
Padli membandingkan kondisi ketika dulu orang tuanya yang termasuk salah pedagang, berjualan sepatu bekas di Jalan Terate pada tahun 1960-an.
"Waktu itu, orang tua saya dan pedagang lainnya hanya menjual sepatu kulit bekas, baik sepatu pantofel maupun sepatu boots," katanya. Sepatu-sepatu bekas itu di peroleh dari daerah di sekitar Bandung.
Sama dengan Padli, Bobiec fokus berjualan sepatu baru. Ia juga meneruskan usaha orang tuanya yang juga berjualan sepatu bekas di Terate dari awal. "Berjualan sepatu bekas sudah susah di zaman sekarang," ujarnya.
Herman juga termasuk pedagang yang mulai meninggalkan sepatu kulit bekas. Ia berjualan sepatu baru lantaran banyak konsumen tidak tertarik dengan sepatu bekas. "Sekarang, sebagian besar pelanggan lebih tergiur membeli sepatu baru," katanya.
Herman bilang, berjualan sepatu di tempat ini menguntungkan lantaran ongkos membuka kios tidak terlalu mahal. Dengan begitu, ia bisa menjual sepatu dengan harga lebih murah dibandingkan di Cibaduyut sebagai pusat produksi sepatu kulit.

Sentra Sepatu Terate: Andalkan pembeli borongan (3)

Sentra Sepatu Terate: Andalkan pembeli borongan (3

Sentra penjualan sepatu kulit di Jalan Terate, Bandung, sudah terkenal sejak tahun 1960-an. Tidak hanya warga Bandung, tempat ini juga ramai dikunjungi oleh warga dari kota lain.
Bahkan, belakangan ini, banyak pedagang mengandalkan pengunjung dari luar kota sebagai konsumen mereka. Pasalnya, banyak konsumen dari luar kota yang membeli sepatu dalam partai besar atau secara borongan.
Sebagian besar pelanggan dari luar kota berasal dari Cirebon, Kuningan, Riau, dan Kalimantan. Mereka membeli sepatu dalam jumlah banyak untuk dijual lagi di daerahnya masing-masing.
Sebagai pedagang di daerah, mereka rutin berbelanja sepatu di Jalan Terate. Bobiec, salah seorang pedagang sepatu di sentra ini bilang, pelanggan dari luar kota pasti memesan sepatu kulit darinya minimal sekali dalam sebulan.
Bulan Oktober lalu, misalnya, Bobiec mendapat pesanan sebanyak 240 pasang sepatu kulit dari konsumen di Kalimantan. "Berkat mereka, pendapatan kami juga bisa naik," ujar Bobiec, salah seorang pedagang di sentra ini.
Mayoritas konsumen dari daerah ini memesan sepatu kulit. Karena membeli dalam jumlah banyak, Bobiec menjualnya dengan harga grosir.
Harga eceran sepatu di tempat ini dibanderol mulai Rp 200.000-Rp 350.000 per pasang. Sementara, untuk pembelian grosir, harganya di bawah Rp 200.000 per pasang.
"Harga persisnya rahasia karena tidak enak kepada konsumen kami nantinya kalau semua tahu harga beli yang sebenarnya," ujar Bobiec.
Bobiec memberikan harga grosir lantaran konsumen masih mengeluarkan biaya lagi buat pengiriman ke daerahnya. Dengan harga grosir, diharapkan mereka masih mendapat keuntungan. "Kalau untung, mereka bisa datang lagi," katanya.
Pedagang lain, Mohamad Padli juga memiliki sejumlah pelanggan dari luar kota, seperti Cirebon dan Kuningan. Mereka biasanya membeli sepatu kulit dalam jumlah banyak. "Biasanya mereka membeli berlusin-lusin," paparnya.
Padli juga memberikan harga khusus bagi mereka yang sudah menjadi pelanggannya. Selain pelanggan, ia juga kerap didatangi konsumen dari luar kota yang kebetulan sedang berada di Bandung.
Meskipun bukan pedagang, mereka biasanya membeli sepatu kulit secara borongan untuk dibawa ke daerah asal mereka. "Mungkin untuk dijadikan oleh-oleh kepada saudara-saudara mereka," kata Padli.
Herman, pedagang lainnya, mengatakan, pelanggan dari luar kota suka membeli sepatu boots ketimbang sepatu pantofel dan sepatu futsal atau bola. Menurutnya, sepatu boots di sentra ini diminati pelanggan dari luar kota, karena bentuknya yang unik dan bahannya yang terbuat dari kulit.
Selain itu, harga sepatu juga lebih murah ketimbang di tempat lain. "Apalagi, di sini juga banyak pilihan jenis dan warna sepatunya," ungkapnya.
Hampir seluruh pasokan sepatu ditempat ini berasal dari para pengrajin sepatu di Cibaduyut, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pasokan memang bukan dari langsung dari pengrajin. Melainkan, pedagang mendapatkan dari para pemasok. Setiap bulan, para pemasok ini rutin mengirim sepatu ke Jalan Terate.  

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-sepatu-terate-jual-sepatu-cibaduyut-1/2012/12/03
http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-sepatu-terate-awalnya-sepatu-bekas-2/2012/12/04
http://peluangusaha.kontan.co.id/news/sentra-sepatu-terate-andalkan-pembeli-borongan-3