Showing posts with label warnet. Show all posts
Showing posts with label warnet. Show all posts

Thursday, September 6, 2012

Bermain bisnis warnet dan game online

TAWARAN KEMITRAAN


Peluang bisnis warung internet (warnet) dan game online atau permainan melalui internet masih menjanjikan. Apalagi, pengguna internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Peluang itu juga yang ditangkap Andik Purwanto, pemilik warnet Violet di Surabaya, Jawa Timur.
Andik memulai usahanya sejak tiga tahun silam. Setelah cukup berkembang, sejak enam bulan lalu, ia memutuskan untuk menawarkan kemitraan. Sampai sekarang, ia sudah menjaring dua mitra di Surabaya.
Andik yakin, usaha warnet dan game online masih diminati. "Terutama game onlinee peminatnya masih sangat banyak," kata Andik.
Menurutnya, dengan menjadi warnet game online, pihaknya bisa membuka gerai selama 24 jam. Untuk warnet saja seorang pengunjung bisa bertahan selama empat sampai lima jam. Sementara untuk bermain game online, orang bisa bertahan hingga 10 jam.
“Game online bisa untuk pelanggan umur berapa saja dan biasanya mereka tahan duduk di depan komputer seharian,” ujarnya. Tarif warnet maupun permainan game online di Violet dibanderol Rp 2.500 per jam.
Dalam kemitraan ini, ia menawarkan paket investasi berkisar antara Rp 50 juta - Rp 100 juta. Mitra hanya perlu menyediakan tempat seluas minimal 40 meter persegi. Omzet diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta sampai Rp 50 juta per bulan.
Menurut Andik, mitra bisa meraih laba sekitar 60% dari omzet. Adapun target balik modalnya sekitar enam sampai delapan bulan sejak beroperasi. Selain layanan, menurut Andik, kunci sukses bisnis warnet dan game online ini sangat bergantung kepada lokasi. Soalnya, letak warnet sangat memengaruhi minat orang untuk berkunjung. "Lokasi yang ideal itu harus di dekat perumahan atau kampus," ujarnya.
Dalam kemitraan ini, Andik menyediakan sejumlah peralatan kepada mitra usaha. Diantaranya komputer, kursi, air conditioner (AC), dan software untuk mengatur sistem kerja di warnet.
Selain itu, ada juga fasilitas setting warnet dan desain meja. Andik memungut royalty fee 1% per bulan dari omzet yang diterima mitra. "Mitra juga bebas untuk memakai nama selain Violet," ujarnya.
Ia menargetkan, tahun depan bisa menjaring mitra di Jakarta dan kota besar lain dengan investasi lebih besar. Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar menilai usaha warnet yang dibarengi game online memang masih menjanjikan.
Apalagi anak-anak sekarang sudah melek teknologi dan banyak yang memilih permainan virtual. Hanya saja, menurut Anang, terjun ke bisnis ini harus memperhatikan segmentasi pelanggan yang ingin dibidik. Jika sementasinya anak SMP atau SMA, maka program-program yang dibuat harus menyesuaikan dengan selera mereka.
Harga serta lokasi juga diperhatikan. Misalnya, memberikan promo harga paket dan berlokasi di dekat perumahan maupun sekolah. Selain itu, harus rajin memberikan informasi game terbaru yang bisa dimainkan. "Hal ini bisa menambah minat para pelanggan," ujarnya.

Violet Jl. Kebonsari 5 No 28, Surabaya, Jawa Timur HP: 085733007827

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/bermain-bisnis-warnet-dan-game-online

Wednesday, March 14, 2012

Mengembangkan Bisnis Warnet

Views :213 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 14 Maret 2012 10:19
warnet0312Seperti halnya bidang usaha lain, bisnis warnet tentu dapat dikembangkan. Pertanyaannya, ke arah mana saja bisa mengembangkan bisnis warnet dengan melihat peluang lain tanpa meninggalkan sama sekali dasar usaha Anda.

Salah satu hal yang sering didapati dari pengusaha warnet adalah minimnya kreatifitas dan terperangkap dalam pola pikir tertentu yang akhirnya membuat mereka tak bisa keluar dari sebuah lingkaran setan. Contoh yang paling nyata dari kurangnya kreatifitas adalah perang harga antarwarnet yang akhirnya membuat bidang usaha warnet cenderung stagnan, setiap munculnya pemain baru selalu di sikapi dengan perang harga baik oleh pemain baru maupun pemain lama. Situasi seperti ini akhirnya membuat bidang usaha warnet menjadi sebuah usaha yang muram, tak pasti, mudah bergejolak, dan rawan.

Meskipun demikian, akhir-akhir ini terdapat beberapa pengusaha warnet sudah percaya diri dengan tidak menjadikan harga sebagai faktor jualan utama. Sebaliknya mereka menjadikan mutu pelayanan yang baik sebagai faktor utama untuk mengaet konsumen. Sebagian sudah menunjukkan bahwa mereka justru lebih bisa meraih keuntungan dengan persentasi yang lebih baik dibanding mereka yang berkutat di perang harga.

Jika kondisi warnet Anda sudah bagus maka langkah berikutnya adalah pengembangan. Jika yang Anda lakukan adalah pengembangan sebatas peningkatan kualitas PC, menambah jumlah PC, menaikkan kapasitas bandwidth atau menambah kenyamanan warnet Anda tentu saja tidak sulit.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengembangkan bisnis warnet Anda adalah:

Menambah jumlah warnet

Ini adalah pilihan yang paling logis, sebab jika manajemen warnet Anda telah terbukti bagus maka bangunlah warnet baru lagi. Pengalaman Anda mengelola warnet dengan baik dan memberikan keuntungan adalah modal utama.

Waralabakan warnet Anda

Warnet Anda telah bertambah, namanya telah terkenal, manajemen bagus. Kenapa tidak memberikan kesempatan kepada pihak lain yang tertarik untuk membuat warnet bergabung dengan jaringan Anda? Anda mempunyai kesempatan untuk memberikan pihak lain untuk mendapatkan keuntungan dan Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak untuk memperluas jaringan.

Membangun jaringan internet tingkat RT/RW

Warnet Anda berada di sekitar perumahan atau banyak yang tertarik untuk koneksi internet tapi inginnya akses dari rumah? Salurkan saja bandwidth warnet ke rumah-rumah di sekitar warnet Anda. Media kabel dan wifi bisa Anda gunakan.

Jadi ISP

Anda sudah memiliki jaringan warnet, sudah melakukan franchise, mendingan jadi ISP sekalian. Meskipun begitu, perlu Anda ingat bahwa bidang usaha warnet dan ISP itu serupa tapi tak sama. (*/dari berbagai sumber/AS)

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/kembangkan-uang-anda/15218-mengembangkan-bisnis-warnet.html