Metta Pranata - detikfinance
Jumat, 10/08/2012 14:28 WIB
Jakarta - Zaman sekarang kemampuan kaum
perempuan tak kalah hebatnya dengan kaum pria di dunia kerja. Tapi ada
beberapa fakta dan penyebab yang membuat wanita kerap kalah bersinar
dengan rekan kerja pria di kantor. Pelatih spesialisasi bisnis
komunikasi dan kepimpinan, Vimmella Bendall berbagi tips untuk para
wanita karir yang ingin lebih bersinar di kantor.
Apa sajakah
tips dari Bendall yang sudah berpengalaman lebih dari 20 tahun ini?
Berikut 10 tips untuk para wanita yang ingin bersinar di tempat
kerjanya, seperti dilansir dari DivaAsia, Jumat (10/8/2012):
1. Jadilah sosok yang tangguh, tapi jangan macho
Tangguh berarti berani membuat keputusan, bertindak dan
teguh memegang pendapat tanpa menjadi agresif. Aktif meminta laporan
hasil dari anggota tim, berjuang meminta bujet yang lebih besar,
mengatakan apa yang perlu Anda katakan dan lakukan apa yang perlu Anda
lakukan tanpa mengorbankan integritas Anda.
2. Jadi wanita pemberani
Keberanian di tempat kerja adalah mengenai pengambilan
sikap dan menghadapi resiko. Turut andil dalam menciptakan prestasi.
Ketika menerima promosi atau kenaikan gaji, tanggapi dengan menyebutkan
kualitas dan keunggulan yang Anda suguhkan.
Jelaskan bagaimana
Anda akan menggunakan keunggulan-keunggulan tersebut untuk membuat
perusahaan lebih baik atau mendapatkan proyek yang diincar. Mendapat
promosi bukanlah hadiah. Anda telah bekerja keras dan layak
mendapatkannya.
Ketika Anda gagal mendapat imbalan atas prestasi
Anda, otomatis semangat Anda pelan-pelan akan luntur. Semakin banyak
wanita menunjukkan keberanian di tempat kerja, maka sikap seperti itu
lama-lama tidak akan dipandang sebagai sesuatu yang aneh atau tidak
biasa lagi.
3. Siap memegang kendali
Berhenti mengeluh dan lakukan sesuatu mengenai hal-hal
yang sebenarnya tidak Anda senangi. Pastikan Anda menyelesaikan setiap
perbincangan dengan merasa berdaya dan di waktu yang bersamaan membuat
lawan bicara merasakan hal yang sama.
4. Perbarui kemampuan Anda
Kejarlah kesempatan untuk mengemban pendidikan lagi
khususnya di bidang komunikasi, manajemen pribadi dan pengambilan
keputusan. Melanjutkan pendidikan membuat kemampuan Anda tidak
kadaluarsa, apalagi di bidang kemampuan komunikasi dan berbicara.
5. Berani bicara
Lakukan banyak hal berbeda, jalani dan nikmati hidup
sepenuhnya, kembangkan pengetahuan dan pengalaman Anda. Jadilah sosok
yang menarik dan memiliki kemampuan untuk mendiskusikan nyaris topik apa
pun.
Datang ke wawancara kerja bahkan meskipun Anda tidak
menginginkan posisi itu, lakukan gerakan lateral. Kesempatan datang
tiba-tiba dan kerap tersamarkan. Komit untuk membuat satu kontribusi
pada setiap meeting. Beberapa wanita lebih memilih menunggu hingga
dipanggil atau mengalami kesulitan ketika disuruh tampil.
Kadang perlu menginterupsi supaya suara Anda didengar. Lakukan saja. Anda harus didengar agar diperhitungkan.
6. Fokus pada gambaran besar
Manajemen mikro adalah mengelola dengan kontrol eksesif
atau perhatian pada detil. Manajer mikro terobsesi dengan kontrol atau
mereka mereka selalu ingin mendorong orang-orang di sekitarnya untuk
sukses. Resikonya, kolega-kolega mereka bisa merasa kurang berdaya.
Para
manajer mikro ini menghancurkan kepercayaan diri kolega, melukai
performa mereka dan membuat mereka hingga ke titik dimana mengundurkan
diri merupakan satu-satunya pilihan yang tersisa.
Hindari jatuh
ke dalam perangkap sang perfeksionis dengan mempertahankan gambaran
besar di dalam benak Anda. 80% dari output bisa dicapai dalam 20% waktu
yang dihabiskan. Mengetahui dimana Anda harus fokus berusaha merupakan
sebuah keuntungan jika bukan menjadi persyaratan mutlak untuk para
manajer.
7. Pupuk kepercayaan diri
Kepercayaan diri sejati meliputi kesediaan untuk
mendengarkan tanggapan balik, mengakui kesalahan dan menerima kegagalan.
Ambil pekerjaan baru atau proyek yang beresiko dan kerjakan dengan
baik.
8. Jangan gunakan jargon
Hilangkan jargon di akhir kalimat Anda. Contohnya: “Ini
ide yang bagus, bagaimana menurutmu?” atau “Kita memiliki tim terbaik,
kan?” Jargon membuat Anda terdengar tidak yakin dan kurang berwenang.
Juga
hindari kata-kata: beberapa, hanya, mudah-mudahan, sepertinya. “Ini
hanya pikiran saya saja.” “Saya hanya seorang pemula.” “Mudah-mudahan
saya melakukan tugas dengan baik.” “Saya rasa saya punya pertanyaan.”
Ini adalah pernyataan lemah yang mensinyalkan kurang percaya diri dan
memberitahu pendengarnya bahwa kalimat ini kurang penting.
Terus menerus meminta maaf juga memiliki efek yang sama.
9. Kendalikan karir Anda
Jangan hanya duduk berdiam diri menanti kesempatan untuk
datang ke pangkuan Anda. Ketika Anda menetapkan gol untuk diri sendiri,
cobalah sespesifik mungkin karena ini bisa memberikan Anda ide yang
jelas, seperti apakah kesuksesan itu.
Pikirkan aksi-aksi spesifik
yang perlu dilakukan demi mencapai gol Anda. Jelas dan presisi. Ambil
alih kampanye pencitraan publik Anda sendiri jadi setiap pencapaian Anda
bisa terdeteksi dan dihargai.
Untuk mencapai kenaikan pangkat,
berpakaianlah satu level di atas posisi Anda saat ini. Jika Anda seorang
supervisor, berpakaianlah seperti seorang manajer.
10. Belajar bicara di depan publik
Salah satu kesalahan terbesar yang bisa dibuat wanita
terhadap karirnya adalah, tidak belajar public speaking. Padahal ini
adalah kesempatan emas untuk mengekspos kesetaraan dan kemampuan yang
dimiliki seorang wanita. Kalahkan rasa takut Anda, ikut beberapa
pelatihan, keluarlah ke hadapan publik dan bersinar.
http://finance.detik.com/read/2012/08/10/142843/1988360/4/10-tips-bagi-wanita-yang-ingin-karirnya-bersinar
No comments:
Post a Comment