Showing posts with label susu. Show all posts
Showing posts with label susu. Show all posts

Monday, December 5, 2011

Pupuk Organik dari Susu Kadaluarsa

Views :117 Times PDF Cetak E-mail
Senin, 05 Desember 2011 14:18
jerigen1211Susu cair yang sudah kadaluwarsa ternyata bisa dimanfaatkan menjadi pupuk cair. Melalui proses yang sederhana, produsen pupuk cair bisa meraup untung hingga 60%. Pemasarannya pun sudah menjangkau banyak kota. Sayang, terbatasnya pasokan bahan baku masih menjadi kendala.

Seiring peningkatan kebutuhan pupuk, permintaan pupuk alami juga tidak pernah surut. Maklum, sebagian besar orang kini mulai menghindari pemakaian bahan-bahan kimia, termasuk pupuk kimia, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Terobosan baru pun mulai dilakukan untuk mendapatkan pupuk organik. Salah satunya, membuat pupuk cair dari susu cair yang sudah kadaluwarsa.

Menurut Nuriadi Rahmadi, produsen pupuk susu kadaluwarsa, bisnis ini sangat menguntungkan karena menggunakan bahan baku yang dianggap tak terpakai. Di Purwakarta, Jawa Barat, Nuriadi mengembangkan usaha ini sejak 2009.

Dengan menggandeng seorang rekannya di Jakarta, ia sukses mengembangkan pupuk kompos cair bermerek Deluxe. Saban bulan, Nuriadi bisa menjual hingga 2.000 liter pupuk cair Deluxe.

Ia menjual produknya Rp 15.000 per liter. "Saya bisa meraup omzet Rp 27 juta per bulan," tegas pemilik CV Agri Karya Sejahtera ini seperti dikutip dari Kontan Online.

Saat ini, konsumennya masih terbatas di seputaran Bandung, Purwakarta, Cirebon, dan Garut. Pada awal tahun ini, Deluxe sebenarnya mulai dipasarkan di Malaysia dan Vietnam. "Tapi, masih dalam tahap uji coba penjualan," ujarnya.

Nuriadi memperoleh bahan baku susu kadaluwarsa dari beberapa supermarket di Jakarta, Bogor, dan Tangerang. Dalam sebulan, ia mendapatkan pasokan sekitar 3.000 liter susu cair kedaluwarsa.

Untuk membuat pupuk kompos cair, Nuriadi menggunakan larutan formula bio-aktivasi. Larutan ini bisa mengubah kadar asam susu cair menjadi pupuk yang berguna untuk menyuburkan tanaman. Selain itu, ia mengadopsi teknologi effective microorganism, dengan mencampurkan beberapa mikroorganisme yang bermanfaat.

Setelah dicampur larutan bio-aktivasi, susu cair disimpan di tempat sejuk selama tiga hari. Setelah itu, pupuk cair ini baru bisa digunakan.

Karena bersifat organik, pupuk ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama dan harus langsung dipakai. "Pupuk harus disiramkan paling telat sebulan sejak proses pengemasan," terang Nariadi.

Pria lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengaku ide pembuatan kompos cair ini muncul setelah melihat banyaknya susu cair kedaluwarsa yang tidak terpakai. Ia juga melihat peluang dari kebutuhan pupuk kompos yang masih sangat besar. "Bisnis dengan menggunakan bahan baku bekas itu selalu menguntungkan," ujarnya.

Dari bisnis ini, Nuriadi bisa meraih keuntungan bersih hingga 60%. Namun, ia juga harus siap dengan berbagai kendala, seperti ketersediaan susu cair kadaluwarsa yang masih terbatas. "Yang jelas, tidak mudah memperolehnya," ujarnya. Sayang, Nuriadi tak mau menyebutkan berapa ongkos yang dikeluarkan untuk mendapatkan bahan baku susu cair.

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/produk/inovatif/13260-pupuk-organik-dari-susu-kadaluarsa.html

Thursday, September 22, 2011

Nutrisi Di Balik Kesegaran Es Krim Susu Unta

PDF Cetak E-mail
Rabu, 21 September 2011 11:12
Siapa yang tak suka es krim. Semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga manula pasti tertarik untuk mencicip kudapan dingin yang mampu menyegarkan tenggorokkan, apalagi saat cuaca sedang terik-teriknya. Anda mungkin saja salah satu diantaranya. Nah, bukan rahasia lagi bahwa es krim yang selama ini banyak beredar di pasaran memakai susu sapi sebagai bahan pembuatnya. Tapi uniknya, sebuah perusahaan pembuat es krim di Inggris membuat es krim dari susu unta. Hmm, bagaimana ya rasanya?

es_krim_susu_untaSebenarnya es krim yang terbuat dari susu unta sudah lazim ditemui di kawasan Timur Tengah. Tapi untuk wilayah Inggris, Ginger’s Comfort Emporium bisa dibilang pelopornya. Di negerinya sendiri, perusahaan es krim yang mempunyai target market orang dewasa itu dikenal sebagai perusahaan pembuat es krim bersarana van renovasi yang menjual produk bercita rasa unusual. Jadi, bila kali ini Ginger’s Comfort Emporium kembali mengeluarkan produk unik nan inovatif, hal itu dinilai wajar.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (19/9), es krim dari susu unta ini termasuk dessert sehat rendah lemak dan diperkirakan mengandung zat besi sepuluh kali lipat dibanding es krim yang terbuat dari susu sapi. Selain itu, es krim susu unta juga dianggap mengandung vitamin B lima kali lebih banyak dari es krim susu sapi. Sementara menurut beberapa khalayak, susu unta memang mempunyai tekstur lebih lembut namun terasa lebih creamy.

Dengan kandungan nutrisi yang memadai, kudapan itu layak dikonsumsi oleh seluruh kalangan dan baik bagi kesehatan tubuh. Untuk menjaga kualitas, Ginger’s Comfort Emporium tak segan-segan mengimpor susu unta dari satu-satunya peternakan unta di Eropa yang berlokasi di negeri kincir angin, Belanda.

Dikabarkan lebih lanjut, es krim susu unta akan secara resmi diperkenalkan kepada umum pada acara Experimental Food Society Spectacular Show yang digelar bulan depan. Setelah itu baru akan dipasarkan ke seluruh penjuru Inggris. Untuk sekelas kudapan ringan, harga es krim ini terbilang mahal yakni 4 poundsterling per scoop atau sekitar Rp56.284/scoop. Berani mencoba? (*/ely)

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/produk/inovatif/11303-nutrisi-di-balik-kesegaran-es-krim-susu-unta.html