Showing posts with label komunikasi. Show all posts
Showing posts with label komunikasi. Show all posts

Saturday, November 17, 2012

Seni Percakapan: Komunikasi sebagai Ketrampilan Esensial Berbisnis

Hits : 1698 PDF Cetak E-mail
Jumat, 16 November 2012 13:58
Bagi para entrepreneur maupun pendiri startup, memulai menerapkan dasar-dasar komunikasi dalam bisnis mereka adalah alat utama untuk menjalankan roda bisnis. Komunikasi meliputi semua hal dari hubungan kerja yang baik dan harmonis dengan para rekan pendiri, sesama entrepreneur dan pegawai yang bernaung dalam startup, bahkan hingga melibatkan diri dalam percakapan santai bersama dengan pelanggan atau konsumen.


1.Mengkomunikasikan dengan basis pengguna Anda ialah penting tentunya tetapi pendiri startup seharusnya dihindari dengan membombardir pengguna dengan informasi. Banyak sekali pengikut jejaring sosial tidak secara otomatis sama dengan pelanggan setia. David Hillier, pendiri startup "Donate Your Desktop", mengatakan bahwa kesalahan terbesar yang ia lakukan ialah terlalu mengandalkan basis pengikut jejaring sosial yang terlihat besar. Terbukti bahwa jejaring sosial merupakan alat yang mengagumkan untuk menghubungkan startup dengan konsumennya tetapi banyak gangguan juga di sana yang bisa mengalihkan mereka dari bisnis Anda.Mulailah percakapan dengan konsumen daripada hanya mengandalkan komunikasi satu arah. Bisa dikatakan, ribuan likes di Facebook belum tentu berarti ribuan produk akan terjual. Mungkin saja hanya ratusan atau puluhan yang terjual.

2. Tekad untuk belajar dari orang lain juga sama pentingnya dengan menginformasikan model bisnis Anda. Mungkin akan ada banyak orang yang sudah berpengalaman lebih dulu dari Anda dan mereka yang sama-sama menjalani jalur yang serupa. Mereka ini bisa memberikan nasihat dan kiat atau memberikan Anda peluang untuk berbagi ide dengan mereka. Max Marty, pendiri BlueSeed, mengatakan ia sangat mengandalkan ketrampilan berkomunikasi untuk melontarkan idenya  ke orang lain yang berada dalam situasi yang sama. Mampu menjalin hubungan dengan mereka yang cerdas, mau bekerja keras dan berpikiran sama merupakan salah satu jalan untuk memupuuk sukses.

Mencari bantuan ke sekitar Anda juga tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang harus dihindari. Meminta nasihat pada mereka yang sudah berpengalaman akan memberikan penyegaran sudut pandang dan pemikiran sehingga risiko kesalahan akan lebih rendah. Banyak entrepreneurmengakui betapa  mereka menyesali karena di awal karirnya tidak meminta lebih banyak nasihat dari orang yang berpengalaman.

3. Komunikasi juga bisa menjadi kunci dalam memotivasi Anda terus menerus. Menjalankan startup bisa jadi sebuah pekerjaan yang membuat kesepian jika Anda tidak memiliki rekan pendiri dan Anda kurang bisa mendapatkan pertimbangan saat bingung mencari masukan yang kredibel. Percakapan dengan basisi pengguna Anda dapat menjadi sandaran untuk mendapatkan masukan yang lebih tepercaya. Seorang entrepreneur mengakui betapa bergunanya email yang dikirimkan dari para pelanggan.

Masukan positif sangat penting saat Anda mencoba meyakinkan industri tertentu untuk mengubah cara berpikir, atau melakukan rencana. Masukan dari pelanggan telah memberikan keyakinan untuk mengejar tujuan meskipun bertentangan dengan opini mayoritas dalam industri yang ditekuni.(*AP)

http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/21595-seni-percakapan-komunikasi-bisnis-sebagai-ketrampilan-esensial-berbisnis.html

Tuesday, February 28, 2012

Jangan Hanya Berkomunikasi, Terangkan!


Views :224 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 28 Februari 2012 14:34
CE-logoPelaku komunikasi yang hebat tahu persis apa yang mereka lakukan dalam menggunakan energi dan antusiasme untuk membujuk audiens mereka. Komunikator hebat mengetahui dengan baik bahwa mereka juga harus menerangkan apa yang menarik.

Lain kali, jika Anda harus berbagi sesuatu yang penting, pastikan Anda tak hanya menyampaikan antusiasme itu, tetapi juga menjelaskan dengan gamblang apa yang dipertaruhkan dan menjawab pertanyaan, “Apa ini maksudnya?”

Jabarkan permasalahannya, insiatifnya, atau akar masalahnya dan bersikaplah jujur mengenai apa yang bukan menjadi permasalahan.

Gunakan metafora hanya jika diperlukan untuk menambah menarik sebuah poin dan berbagi detil yang mendukung kalimat Anda tersebut. Lalu, definisikan ekspektasi Anda yang nyata. Jangan kehilangan atau merasa bingung dengan audiens Anda karena menyuguhkan terlalu banyak detil. Jabarkan itu dalam komunikasi tertulis saja.

*) Diadaptasi dari “Great Communicators Are Great Explainers” oleh John Baldoni

Sumber:
http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/37-advise/14803-jangan-hanya-berkomunikasi-terangkan.html

Monday, July 11, 2011

Bangun Komunikasi untuk Bisnis Lebih Lancar

Views :1329 Times PDF Cetak E-mail
Senin, 11 Juli 2011 09:06
jabat_tanganUntuk Anda para entrepreneur, ada beberapa kiat dalam membangun hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda untuk memperlancar kegiatan bisnis Anda sebagai entrepreneur.

1. Bersikap adil, fleksibelBanyak dari kita -entrepreneur- yang tidak bisa menjalin komunikasi yang lancar saat bekerja terutama dengan para pegawai. Orang-orang lebih suka bertanya atau mengobrol dengan orang lain sementara kita menjadi orang terakhir yang tahu tentang perkembangan terkini. Sangat sulit untuk menjaga keseimbangan antara menjadi atasan yang tegas dan seorang kawan bagi mereka. Kiatnya ialah bersikaplah adil. Para pegawai harus tahu bahwa keputusan dibuat dengan logika bisnis yang masuk akal dan tidak memiliki tendensi pribadi.

2.Tentukan target dan pantauKapanpun seorang pegawai baru bergabung dalam perusahaan, penting untuk mengkomunikasikan tujuan dengannya. Apa yang Anda ingin pegawai baru lakukan dalam 30-45 hari ke depan? Komunikasikan semua itu dengannya. Ia akan memiliki pandangan yang lebih baik tentang harapannya. Mungkin cara ini tidak terlalu istimewa tetapi toh banyak perusahaan yang tidak melakukannya dengan baik.

3. Rekrut lebih cepat, berhentikan lebih cepatPerekrutan dengan cepat itu sulit. Tetapi memecat lebih cepat juga lebih sulit. Sering entrepreneur dan manajer memiliki firasat bahwa seseorang tidak bekerja dengan baik dalam sebuah tim. Namun kita sering mengacuhkan dan mengabaikan firasat ini dan memperburuk keadaan. Jika seseorang tidak bekerja dengan baik, komunikasikanlah dengannya untuk menjembatani tujuan Anda dan apa yang tengah ia capai. Jika perlu, berhentikan sesegera mungkin saat tujuan tidak tercapai. Tentunya kiat pertama masih berlaku. Perlakukan karyawan dengan rasa hormat meski ia diberhentikan.

4. Bangun nilai, bukan untuk akuisisi

Banyak usaha rintisan dibangun dengan tujuan untuk diakuisisi. Padahal akuisisi hanyalah salah satu opsi untuk keluar. Ada begitu banyak variabel seperti persaingan dan kebutuhan pasar yang akan berimbas pada peluang untuk diakuisisi. Dengan kata lain, diakuisisi bukan suatu hal yang bisa dikendalikan. Usaha rintisan seharusnya membangun nilai lebih dulu dan membuat perusahaan yang mampu meraup untung. Dengan pondasi yang telah terbangun itu, ada begitu banyak opsi yang tersedia seperti IPO, ekspansi dan bahkan mengakuisisi perusahaan lain. (*/Akhlis)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/183-hrd/9614-bangun-komunikasi-untuk-bisnis-lebih-lancar.html