Showing posts with label karyawan. Show all posts
Showing posts with label karyawan. Show all posts

Monday, August 27, 2012

Cara Terbaik Mengatur Karyawan

Hits : 378 PDF Cetak E-mail
Minggu, 26 Agustus 2012 14:41
Mengatur_Karyawan
Sebagai seorang manager, Anda harus mampu mengetahui apa yang diinginkan oleh setiap orang. Alat terbaik adalah statement misi, dimana sebuah dokumen pendek menjelaskan pada orang-orang, konsumen dan supplier tentang jati diri Anda.

Pernyataan misi akan mempermudah setiap orang untuk bekerja sama jika mereka tahu apa yang menjadi objeknya. Dengan statement ini Anda memberikan gambaran kemana arah dan melihat apakah organisasi dapat mendukung sasaran ini. Jika organisasi tidak mampu, maka Anda harus merubahnya dengan maksimal.

Setelah menyusun ulang organisasi serta sasaran Anda, Anda harus mengkomunikasikannya dengan pada setiap orang yang terlibat. Hal ini dapat dilakukan melalui strukutur organisasi, dimana panduan yang cepat digambarkan di bagan departemen Anda.

Karyawan harus mendapatkan jawaban setiap pertanyaan mereka. Jika seseorang didalam organisasi mengurusi publik, Anda harus memiliki ketentuan bagi semua karyawan. Ketentuan ini adalah dokumen sederhana yang mengatur orang diberbagai fungsi atas pekerjaan apa yang sesuai dan alasannya.

Kemudian, sebagai salah satu fitur penting dari manajer yang baik adalah menanyakan opini mereka. Anda harus mengetahui apa yang mereka pikirkan dan dapat menjadikan Anda seorang manajer yang lebihbaik? Topik apa yang ingin mereka bicarakan? Ingat, membuka komunikasi sama dengan memberikan kepercayaan dan kesetiaan.

Setelah menentukan dasar-dasar kerja, Anda harus mendengarkan isu atau "keretakan" yang ada di pondasi.

Beth memiliki sebuah "perilaku".  Supervisornya yakin dia memiliki masalah karena dia adalah orang yang efisien. Rekannya mengeluh karena dia kasar dan tidak dapat bekerjasama.

Masalah perilaku harus diatasi dengan cepat dan efektif. Kita harus mengetahui hal ini dapat membentuk budaya dan perilaku orang-orang di dalam tim kearah bentuk yang kita sebut dengan kompetensi inti.

Hal ini dapat dilakukan dengan aspek inovasi bisnis, orientasi hasil, fleksibilitas atau fokus pada pelanggan.

Perilaku yang terkait dengan team work berarti anggota bersedia berbagi informasi dengan yang lain atau mendukung untuk keberhasilan mereka, Perilaku ini tumbuh dalam lingkungan kerja dan karyawan mencapai keberhasilan dalam level ini. Sehingga perusahaan memiliki alasan agar mereka memenuhi standar minimum. (*DI)

Sumber: Blog Muhammad Yusuf
http://www.scribd.com/doc/28263704/Koleksi-Artikel-Strategi-Bisnis
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/177-manajemen/19523-cara-terbaik-mengatur-karyawan.html


Monday, June 18, 2012

Ini Tips Bagi Anda yang Sedang Cari Karyawan Baru


Iim Rusyamsi - detikfinance
Jakarta - Saya saya punya usaha bidang advertising, dan saya memerlukan karyawan yang baik dan bisa di percaya. Bagaimana untuk mengetahui karyawan yang baik atau tidak baik ?

Terima Kasih

Henry

henryargian@gmail.com

Jawaban:


Tantangan buat wirausaha adalah mencari dan mendapatkan karyawan yang tepat, baik dan dapat dipercaya. Seringkali memang ditemukan keluhan dari para wirausaha, kesulitannya mendapatkan karyawan sesuai dengan yang diinginkannya.

Berikut saya beri tips untuk mendapatkan karyawan yang tepat adalah:

1. Jangan pernah menerima karyawan karena rasa kasihan, karena family/saudara/teman atau orang yang menawarkan diri untuk berkerja sukarela. Hal ini kadang akan menyulitkan kita jika ditemukan ketidaksesuaian dan sulit untuk kita mengeluarkannya.

Karyawan akan lebih menghargai kita, jika proses rekruitmennya sulit dibanding dengan rekruitmennya mudah.


2. Hal dasar yang perlu dimiliki oleh calon karyawan adalah :

a. Semangat keinginan untuk bekerja.
b. Kejujuran
c. Kemampuan/ketrampilan

Jangan pernah menerima karyawan yang tidak memiliki 3 hal tersebut. Dan jika tidak punya semangat tapi memiliki kejujuran dan keterampilan, masih bisa kita beri motivasi. Jika tidak mempunyai ketrampilan namun ia jujur dan memiliki semangat yang kuat, masih bisa kita beri pelatihan.

Namun jika tidak mempunyai kejujuran walau ia punya semangat dan kemampuan, jangan pernah diterima.

3. Lakukan juga test IQ dan psikotest. Jika anda mempunyai budget yang lebih serahkan hal ini kepada perusahaan jasa psikotest namun jika tidak anda bisa lakukan sendiri. Banyak alat bantu yang bisa digunakan dari mencari di internet dan buku-buku. Dari test tertulis ini bisa kita ketahui tingkat kecerdasannya dan potensi dari setiap individu.

 4. Lakukan wawancara untuk menggali potensi yang dimiliki oleh calon karyawan. Sebelum melakukan wawancara, kita harus membuat daftar wawancara yang sistematis. Tuliskan daftar karakter dan kemampuan yang kita inginkan dari setiap posisi yang dibutuhkan. Wawancara yang asal-asalan akan mendapatkan karyawan yang asal-asalan juga. Tentukan skala nilai, misal dari 1 hingga 5.

Dari wawancara yang baik akan terlihat apakah orang tersebut mempunyai karakter yang tangguh, semangat, berpikiran positif, tidak mudah mengeluh, pekerja keras, bisa dipercaya, ramah, mempunyai keterampilan yang sesuai yang kita inginkan dan lain-lain.

Pola jawaban dan gerak tubuh pada saat wawancara bisa diketahui apakah ia menjawabnya dengan jujur atau tidak.

 5. Buatlah surat perjanjian kerja, sebagai karyawan baru kita bisa menawarkan masa percobaan 1-3 bulan lalu kontrak perjanjian kerja terlebih dahulu 1-2 tahun sebelum menjadikannya karyawan tetap dan sejauh perusahaan tidak melanggar UU Ketenagakerjaan yang berlaku.

 Dan buatlah juga peraturan-peraturan kerja di perusahaan yang ditandatangani karyawan tersebut.

6. Dan test yang terbaik bukanlah pada test tertulis dan wawancara namun justru test pada saat ia sudah di rekrut sebagai karyawan dalam masa percobaan/kontrak tersebut. Kita bisa mengetahui keseharian dan kejujuran karyawan pada saat ia sudah bekerja. Jika tidak sesuai dengan yang kita harapkan maka kita bisa memutuskannya selama masa percobaan/kontrak tersebut.

7. Jika memungkinkan merekrut lebih dari 1 karyawan untuk 1 posisi. Misalnya kita membutuhkan tenaga pemasaran, rekrutlah jangan hanya 1 karyawan namun 2 karyawan. Agar ada semangat berkompetisi sehingga kita benar-benar mendapatkan karyawan yang tepat.

 8. Mintalah nomor kontak atasan tempat ia bekerja sebelumnya, atau teman, keluarga dan lainnya, katakan bahwa kita akan menelepon orang tersebut. Apabila ia berkenan maka ia orang yang cukup terbuka. Dan tidak ada salahnya kita menghubungi mereka untuk mendapatkan referensi yang tepat.

9. Untuk membuat karyawan yang loyal, sebagai wirausaha, kita harus dapat memberikan yang lebih dibanding dengan apa yang sudah kita janjikan. Misalnya, memberikan komisi, bonus yang lebih dari apa yang telah dijanjikan sebelumnya.

10. Jika anda masih ragu dalam merekrut karyawan walaupun sudah melalui tahapan test yang ada, saran saya tunda dahulu merekrutnya. Jangan tergesa-gesa, masih ada waktu untuk mendapatkannya yang tepat dan baik.



(hen/hen) Sumber:
http://finance.detik.com/read/2012/06/18/111906/1943766/1340/ini-tips-bagi-anda-yang-sedang-cari-karyawan-baru

Wednesday, May 2, 2012

Ubah Karyawan Jadi Pembela Perusahaan

Views :179 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 02 Mei 2012 09:44
office0512Para pekerja yang setia dan memiliki passion memberikan manfaat bagi sebuah perusahaan sebagaimana yang dilakukan oleh pelanggan yang berdedikasi. Mereka ini bertahan lebih lama, bekerja dengan lebih kreatif, dan mau memberikan lebih. Jadi bagaimana Anda mengubah pegawai menjadi pembela perusahan dan pekerjaannya?
  • Singkirkan survei pegawai tahunan: Survei ini merepotkan dan kurang bisa dipercaya. Lakukan survei pada pegawai dengan frekuensi lebih sering tetapi gunakan pertanyaan yang lebih sederhana. Cobalah tanyakan: Seberapa mungkin Anda akan merekomendasikan perusahaan ini kepada teman sebagai tempat bekerja? Seberapa mungkin Anda akan merekomendasikan produk atau layanan perusahaan ini kepada pelanggan potensial?
  • Berikan masukan pelanggan yang tidak tersaring pada karyawan: Saat pegawai frontline mendengar secara langsung dari pelanggan, mereka akan memberi tanggapan. Masukan positif menginspirasi mereka untuk menjaga performa kerja. Kritik sering memotivasi mereka untuk meningkatkan kinerja. (Rob Markey/*AP)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/183-hrd/16501-ubah-karyawan-jadi-pembela-perusahaan.html

Thursday, March 8, 2012

Pilih Karyawan Anda dengan Tepat

Views :219 Times PDF Cetak E-mail
Kamis, 08 Maret 2012 08:48
low_pek0312Saat Anda sudah mempunyai konsep bisnis yang matang dan sudah mempunyai strategi yang siap diimplementasikan, ini berarti saatnya Anda mencari karyawan yang tepat untuk bisnis Anda.  Tujuannya adalah untuk menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat.

Dalam merekrut karyawan butuh keahlian untuk menseleksi bakat, keahlian, pengalaman, karakter dan juga potensi yang tersimpan. Kesalahan menempatkan karyawan biasanya menimbulkan kerugian secara materi yang tidak sedikit atau bahkan Anda bisa kehilangan pelanggan. Beberapa tips seleksi karyawan sebagai berikut:

Buatlah daftar kebutuhan Anda

Saat Anda sudah menentukan posisi dan jumlah karyawan yang Anda butuhkan, buatlah daftar keahlian dan sikap yang dibutuhkan dari kandidat yang dicari. Misalnya ketika Anda mencari seorang programmer, daftar keahlian yang harus dimiliki adalah mengerti pemrograman php, html, cms, css dan sebagainya. Kandidat juga harus punya sikap: inisiatif, ulet, informatif, hormat pada atasan dan bisa memimpin tim kecil. Buat cek list untuk semua kandidat Anda dan bandingkan mana yang lebih baik.

Utamakan dari internal bisnis Anda

Utamakan karyawan lama Anda. Mungkin karyawan Anda saat ini bisa dilatih untuk menduduki jabatan yang lowong tersebut walaupun perlu sedikit training. Mengutamakan karyawan lama lebih baik karena mereka punya pengalaman bekerja untuk Anda.

Cari yang ahli jangan yang mempesona

Pilih karyawan yang sesuai dengan posisi yang Anda cari dan sudah pernah punya pegalaman di posisi tersebut. Kandidat harus memiliki keahlian dan pengalaman untuk posisi tersebut. Misalnya untuk tenaga penjual bisnis Anda, sebaiknya dipilih orang yang menarik secara penampilan, ramah dan ulet. Jangan memaksakan posisi yang sebenarnya kurang pas kepada kandidat walaupun dia punya keahlian yang membuat Anda terpesona yang sebenarnya tidak sesuai dengan posisi yang Anda cari.

Diterima dalam tim

Cari kandidat yang Mandiri dan bertanggung jawab, respek pada Anda dan pada kawan satu timnya. kandidat juga harus diterima dengan baik dalam tim. Sebagus apapun karyawan Anda bila dia tidak diterima dalam tim dapat menimbulkan ketidakharmonisan tim dan merugikan bisnis Anda. Salah satu cara mengetahui apakah dia dapat diterima tim adalah dengan melibatkan salah satu karyawan Anda dalam seleksi sehingga kandidat yang diterima akan cocok buat Anda dan buat tim.

Beri masa percobaan

Jangan mudah percaya apa yang kandidat tulis dalam pengalaman kerja mereka. Jangan juga terpesona hasil wawancara dengan kandidat. Adakan masa percobaan 1–3 bulan. Bila Anda terlanjur mempekerjakan kandidat yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dia tulis dalam surat lamaran, Anda berhak memberhentikan dia. Jangan sekali-kali merekrut karyawan jika Anda punya sedikit saja timbul rasa ragu akan kemampuannya. Kandidat juga harus memiliki kompetensi dan nilai yang sesuai dengan strategi bisnis Anda.

Ketika Anda telah memilih karyawan yang tepat, berikan ia pendidikan, training dan pengembangan keahliannya. Buat dia merasa betah bekerja untuk Anda. Beri insentif saat dia memberikan kontribusi positif untuk bisnis Anda. Setiap karyawan butuh dikenal, dihargai dan diapresiasi. Beri perhatian bukan semata-mata harus bersifat materi tapi berikanlah empati. (*/ukmsukses.com/ian)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/183-hrd/15043-pilih-karyawan-anda-dengan-tepat.html