Showing posts with label edukasi. Show all posts
Showing posts with label edukasi. Show all posts

Thursday, August 2, 2012

Mendidik Anak Bijaksana Soal Uang

Hits : 170 PDF Cetak E-mail
Kamis, 02 Agustus 2012 14:06
anak_uang0812
Mendidik anak soal uang harus sejak dini. Agar ia bisa mengatur keuangannya sendiri nanti. Selain itu membantu Anda agar tidak dipusingkan oleh rengekan si kecil yang selalu menuntut.

Pelajaran 1: Jangan bayar anak buat pekerjaan rumah

Anak-anak tidak harus dibayar untuk tugas-tugas rutin seperti merapikan tempat tidur atau mencuci piring. Tugas itu harus merupakan kontribusi anak kepada rumah dan bagian dari pendidikan kemandirian anak. Tapi Anda bisa membayar mereka buat pekerjaan ekstra seperti mencuci mobil atau menyapu halaman depan. Tunjukkan nilai kerja keras. Uang harus diperoleh, tidak diharapkan.

Pelajaran 2: Terapkan sistem reward bukan uang

Anak-anak yang lebih kecil biasanya akan lebih tertarik dengan sistem token atau poin ketimbang uang. Anda bisa menerapkan pendidikan uang seperti sedang bermain game. Caranya beri ia token atau catat poin untuk setiap pekerjaan di sekitar rumah.Di akhir minggu mereka bisa menguangkan poinnya atau menukarnya dengan hadiah. Misalnya waktu ekstra satu jam buat bermain video games, komputer atau bahkan main video games di arcade centre seperti Time Zone. cek Pinterest untuk ide-ide grafik tugas. Untuk anak-anak tech savvy, download aplikasi tugas manajemen di mana Anda dapat menetapkan tugas-tugas dan melacak kemajuan.

Pelajaran 3: Menabung buat beli barang

Mainan jaman sekarang sangat beragam dan banyak yang harganya juga mahal. Nah, jika anak menginginkan sebuah mainan yang canggih dan harganya mahal, katakan padanya buat menabung uang jajannya, poinnya atau uang ekstra yang dia dapat dari mencuci mobil tiap minggu dengan mainan yang ia inginkan.

Pelajaran 4: Menjual barang bekas

Minta anak-anak untuk membersihkan kamar mereka dan mengumpulkan semua pakaian yang sudah kekecilan, mainan yang tidak diinginkan dan alat elektronik yang tak terpakai. Koran bekas juga boleh. Kemudian bawa mereka ke pembeli barang-barang bekas.

Pelajaran 5: Ajarkan sistem meminjam

Buat anak yang lebih besar, jangan takut untuk meminjamkan anak Anda jika ingin membeli sesuatu seperti tiket konser. Jangan lupa tentukan pola pembayarannya dan pastikan ia membayar sesuai dengan tanggal kesepakatan. Kenakan denda jika ia terlambat. Cara ini akan mengajarkan anak konsep meminjam dan kredit. Dengan begitu ia paham benar dengan kewajiban membayar tagihan tepat waktu dan konsukuensi jika tidak membayar. (*/Kompas.com)

http://ciputraentrepreneurship.com/edukasi/19037-mendidik-anak-bijaksana-soal-uang.html

Friday, June 15, 2012

Mengenal Ekonomi Kreatif


Views :517 Times PDF Cetak E-mail
Jumat, 15 Juni 2012 13:37
ekonomi0612Semua pasti setuju jika dikatakan bahwa saat ini sumber daya alam semakin menipis. Ini berarti perekonomian tak lagi tergantung pada sumber daya alam. Demi menjaga kelangsungan perekonomian suatu negara tercetuslah sebuah ide tentang ekonomi kreatif. Perekonomian jenis baru yang secara tak sadar sudah dijalankan oleh masyarakat dunia.

Ekonomi kreatif pertama kali dilontarkan oleh John Howkins yang menulis buku "Creative Economy, How People Make Money from Ideas." Seorang pembuat film yang juga aktif menyuarakan prinsip ekonomi kepada pemerintah Inggris sehingga dia banyak terlibat dalam diskusi-diskusi pembentukan kebijakan ekonomi kreatif di kalangan pemerintahan negara-negara Eropa.

Ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi dimana input dan outputnya adalah gagasan. Semua bentuk gagasan yang orisinil dan diakui oleh badan perekonomian suatu negara.

Selain John Howkins, seorang doktor ekomoni asal Amerika, Richard Florida, juga mengeluarkan buku tentang perekonomian kreatif yang berjudul The Rise of Creative Class dan Cities and the Creative Class. Meski bukunya banyak mendapat kritikan negatif namun tak sedikit pula orang yang menjalankannya.

Menurut Florida, seluruh umat manusia adalah kreatif, tak peduli apakah ia seorang buruh pabrik atau seorang remaja yang sedang membuat musik. Namun yang menjadi pembeda adalah statusnya, karena ada individu-individu yang secara khusus bergelut dibidang kreatif. Namun bagi mereka yang mampu menciptakan produk-produk baru yang inovatif akan menjadi pemenang kompetisi di era perekonomian tersebut.

Sedangkan ekonomi kreatif menurut pemerintah Indonesia yang dilansir mediaindonesia.com adalah perekonomian industri yang mengandalkan kreatifitas individu, keterampilan serta talenta yang memiliki kemampuan meningkatkan taraf hidup dan penciptaan tenaga kerja melalui penciptaan.

Ada 15 subsektor yang dikeluarkan oleh Departemen Kebudayaan di Inggris yaitu penelitian, pengembangan, penerbitan, perangkat lunak, TV dan radio, desain, musik, film, permainan, iklan, arsitektur, seni perunjukan, kerajinan, video games, faysen, dan seni rupa.

Dengan kata lain semua orang berpeluang membangun perekonomian mereka sendiri berdasarkan kegemaran dan hobi masing-masing. Jangan lupa untuk mendaftarkan gagasan kreatif Anda, ini untuk mencegah pelanggaran hak cipta. (*/AS)

http://ciputraentrepreneurship.com/edukasi/17712-mengenal-ekonomi-kreatif.html

Thursday, February 9, 2012

Macam-macam Bunga Perbankan

Cetak
Kamis, 09 Februari 2012 08:48
bunga0212Ketika Anda memutuskan untuk mengambil kredit dari bank baik itu rumah atau mobil, apakah hal-hal yang Anda pertimbangkan? Salah satunya tentu tingkat bunga. Apakah Anda sudah mengetahui darimana tingkat bunga itu ditentukan?. Jikalau belum, mungkin tulisan ini akan bermanfaat karena membahas jenis bunga dalam kredit perbankan yang membuat Anda sedikitnya tahu tentang bunga kredit yang selama ini diambil.

Bunga flat

Bunga flat menerapkan tingkat bunga dan angsuran bulanan yang sama pada angsuran kredit setiap bulannya. Bunga flat cenderung digunakan pada kredit konsumen misalnya KPM (Kredit Pemilikan Mobil). Kelebihan dari tingkat bunga flat ialah jika sebelum jangka waktu kredit habis angsuran ingin dilunasi, maka kita hanya menghitung saja berapa sisa pokok hutang yang belum dibayar, sehingga akan terasa bahwa kredit yang kita angsur sebanding dengan sisa pokok hutang yang ada. Namun, hal ini juga menjadi kelemahan karena bank akan memberikan penalti apabila terjadi pelunasan diawal, maka berpikirlah lagi untuk mengambil kredit dengan tingkat bunga flat ini.

Sebagai contoh, ketika Anda ingin membeli sebuah mobil dengan KPM seharga Rp 200 juta dengan cara kredit di bank selama 3 tahun. Bunga flat yang ditawarkan mencapai 6%. Berapakah angsuran bulanan yang harus Anda bayar dengan DP Rp 60 juta? Mencari bunga flat dengan mengkalikan pokok angsuran awal dengan suku bunga flat per tahun dan jumlah tahun jangka waktu kredit dibagi dengan jumlah bulan jangka waktu kredit sehingga didapatkan bunga dan angsuran per bulan menjadi Rp 700.000 dan Rp 4.588.888,889. Bila kita hitung selama 36 bulan, total bunga dan angsuran bulanannya menjadi Rp 25.200.000 dan Rp 165.200.000.

Bunga efektif

Berbeda dengan bunga flat, penentuan bunga efektif didasarkan pada saldo pokok hutang bulan sebelumnya, sehingga nilai bunga pun semakin kecil seiring dengan saldo pokok hutang yang semakin kecil. Biasanya digunakan pada produk kredit jangka panjang, seperti Kredit Pemilikan rumah (KPR). Kelebihan dari tingkat bunga ini ialah penetapan bunga disesuaikan dengan saldo pokok hutang bulan sebelumnya, sehingga semakin lama semakin kecil nilainya dan bagi pihak kreditur tidak akan memberikan penalti karena di awal angsuran pihak kreditur telah mendapatkan bunga yang besar.

Sebagai contoh, Anda berniat membeli rumah dengan KPR di bank tertentu. Harga rumah itu sendiri bernilai Rp 400 juta, dengan bunga efektif 12% selama 10 tahun. Berapakah angsuran bulanan yang harus Anda bayar? Mencari bunga efektif per bulan dengan cara mengkalikan saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya dengan suku bunga per tahun dan 30/360 (30 hari dalam satu bulan dan 360 hari dalam satu tahun) sehingga bunga pada bulan pertama dan angsurannya menjadi Rp 4.000.000 dan Rp 7.333.333,333. Bila kita hitung selama 120 bulan, total bunga dan angsuran bulanannya menjadi Rp 242.000.000 dan Rp 642.000.000.

Bunga anuitas

Bunga anuitas prinsipnya sama seperti bunga efektif namun yang berbeda ialah angsuran bulanan yang akan tetap sama setiap bulannya. Sebagai contoh, sama seperti bunga efektif apabila menggunakan bunga anuitas berapakah angsuran bulanan yang harus Anda bayar? Mencari bunga anuitas per bulan dengan cara mengkalikan saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya dengan suku bunga per tahun dan 30/360, sedangkan angsuran per bulan dengan mengalikan pinjaman dan suku bunga per tahun dan konversi suku bunga per bulan sehingga didapat bunga dan angsuran pada bulan pertama sebesar Rp 4.000.000 dan Rp 5.738.837,936. Bila kita hitung selama 120 bulan, total bunga dan angsuran bulanannya menjadi Rp 288.660.552,3 dan Rp 688.660.552,3.

Sistem fixed dan floating

Kita juga harus memperhatikan sistem bunga apa yang dipakai oleh pihak bank selaku kreditur? Apakah sistem bunga fixed atau sistem bunga floating? Hal ini penting dalam mengetahui apakah tingkat bunga kredit yang diambil menyesuaikan tingkat bunga pasar atau tidak. Sistem bunga fixed didasarkan pada sistem bunga kredit yang tetap jika tingkat bunga pasar berubah. Kelebihannya jika tingkat bunga pasar ternyata naik atau lebih tinggi dari tingkat bunga kredit maka kita diuntungkan dengan membayar bunga yang lebih kecil dari tingkat bunga pasar.

Begitu pula sebaliknya, sistem bunga floating (mengambang) didasarkan pada penerapan bunga kredit yang berubah jika tingkat bunga pasar berubah. Kelebihannya jika tingkat bunga pasar ternyata turun, maka kita diuntungkan dengan membayar bunga yang lebih kecil dari tingkat bunga kredit awal.

Perbandingan bunga flat dan bunga efektif

Kita bisa membandingkan bunga flat dan bunga efektif dari perhitungan sederhana diatas yaitu dengan bunga flat 6%, jangka waktu kredit 3 tahun dan saldo pokok hutang Rp. 140.000.000 dibandingkan dengan bunga efektif 12% dan saldo pokok hutang dan jangka waktu kredit yang sama.

Manakah yang lebih banyak total bunga dan angsurannya, apakah dengan bunga flat atau bunga efektif? Dengan bunga flat 6% total bunga dan total angsuran selama 36 bulan (3 tahun) hampir sama dengan bunga efektif. Hal ini mengindikasikan bahwa bunga flat 6% yang terkesan lebih rendah dari bunga efektif 12% ternyata nilainya jauh lebih besar dibandingkan dengan bunga efektif, sehingga Anda selaku pihak debitur sebaiknya bertanya tingkat bunga apa yang dipakai pihak bank selaku kreditur sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit. Selain itu, juga diperhatikan sistem bunga yang diterapkan oleh bank tersebut agar Anda mengetahui lebih awal tentang bunga kredit perbankan yang diambil. Semoga bermanfaat. (*/dari berbagai sumber)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/edukasi/15040-macam-macam-bunga-perbankan.html

Monday, September 27, 2010

Pendidikan yang Dibutuhkan Seorang Entrepreneur

Views :3109 Times PDF Cetak E-mail
Senin, 27 September 2010 08:47
Bekerja sebagai seorang entrepreneur tidak hanya berhubungan dengan mendapatkan ide atau mendapatkan pendanaan untuk melaksanakannya. Menjalankan bisnis sendiri membutuhkan ketrampilan dan pengetahuan. Pertanyaannya ialah ketrampilan apakah yang kita perlukan agar menjadi seorang entrepreneur andal? Pengetahuan seperti apakah yang harus kita pelajari supaya kita bisa menjalankan usaha dengan baik dan benar? Banyak orang menduga bahwa gelar akademik akan memberikan jaminan pasti untuk keberhasilan seseorang menjalankan bisnis namun bagaimana dengan sederetan entrepreneur veteran seperti Bill Gates, Michael Dell, dan sebagainya yang diketahui hanya mengantongi ijazah sekolah menengah atau hanya menjalani sebagian masa pendidikan tinggi mereka tanpa menyelesaikannya hingga tuntas alias drop out.

pendidikanTidak ada jawaban atau pola pasti mengenai pendidikan seperti apakah yang harus ditempuh oleh seseorang agar bisa mengelola bisnis dengan piawai. Tidak bisa dipungkiri bahwa terdapat beberapa aspek yang tidak bisa diajarkan oleh seorang dosen terbaik sekalipun agar kita bisa menjadi entrepreneur unggul di kehidupan nyata. Namun begitu, terdapat beberapa hal yang sebenarnya bisa kita pelajari seperti kreativitas, ketrampilan dan pengetahuan.

Dalam sebuah kampus/ sekolah bisnis yang menawarkan gelar entrepreneur, biasanya diajarkan banyak mata kuliah yang bertalian dengan disiplin ilmu ekonomi seperti akuntansi manajemen dan keuangan baku, statistika, strategi, manajemen, pemasaran, keuangan, teknologi, serta hukum bisnis yang semuanya akan diperlukan begitu seseorang hendak membuka sebuah usaha kelak.  Dan agar lebih ideal, ditambahkan mata kuliah khas entrepreneursip yaitu mata kuliah praktik yang lebih bersifat penerapan teori dalam memulai sebuah usaha. Misalnya mahasiswa diajari mengenai bagaimana menyusun sebuah business plan yang baik dan benar, bagaimana mengelola sebuah usaha kecil/ menengah, menjalankan perundingan/ negosiasi, usaha dengan lingkup global atau bersifat padat teknologi. Insititusi pendidikan lainnya seperti sekolah menengah, sekolah kejuruan, pendidikan,atau kegiatan seminar atau lokakarya dengan tujuan spesifik lebih memberikan titik tekan mengenai aspek praktis dari menjalankan sebuah bisnis. Namun, meskipun Anda tidak menguasai beberapa aspek dengan baik, Anda masih dapat bekerjasama dengan beberapa mitra yang menguasai bidang-bidang yang menguasai bidang-bidang tersebut.

Berikut ini merupakan daftar dalam www.smallbusinessnotes.com. Daftar di bawah ini memuat jenis-jenis pengetahuan dan ketrampilan tertentu yang seyogyanya seseorang miliki untuk dapat menjalankan usaha dengan lancar:

Proses perintisan:
Struktur hukum
Pencatatan data administrasi
Asuransi
Pemiilihan peralatan, pasokan, sumber daya manusia
Pemilihan nama
Sumber daya keuangan

Perencanaan bisnis:
Pencatatan dasar
Pendanaan dasar
Manajemen keuangan bisnis
Manajemen produksi dan operasional
Manajemen bisnis dasar

Pemasaran:
Penjualan
Humas
Periklanan

Meskipun terlihat seperti sebuah daftar yang panjang, setiap aspek yang tersebut di atas menjadi komponen vital dalam proses menjalankan usaha. Administrasi Bisnis Kecil menyediakan kelas-kelas dan materi yang membahas semua aspek ketrampilan di atas. Yang menarik ialah sebagian dari aspek-aspek tersebut justru tidak diberikan dalam perkuliahan. Sebagian besar mata kuliah yang dipelajari dalam bangku perkuliahan kurang memberikan kontribusi dalam peningkatan kemampuan mengelola bisnis. Sebagian hanya berguna sebagai kajian teoretis atau hanya trik bisnis yang kurang bermanfaat.
Setelah Anda memperoleh apa yang dibutuhkan, Anda seharusnya mampu untuk menjalankan roda bisnis dan mencapai sukses. Namun, Anda tidak seharusnya belajar di sana. Ada begitu banyak bidang pengetahuan yang berguna, yang dapat digunakan saat dibutuhkan atau memberikan sudut pandang baru bagi Anda dalam menghadapi tantangan yang ada.
Inilah beberapa aspek yang harus Anda berikan perhatian lebih intens saat peluang muncul.

Strategi
Strategi merupakan salah satu dari bagian paling menyenangkan dalam pengelolaan sebuah bisnis meskipun beberapa buku dan kursus mengenai topik ini justru sangat membosankan. Strategi berkutat seputar alternatif. Ada berbagai macam cara untuk menjalankan usaha dan mencapai tujuan. Strategi merupakan rencana yang telah Anda pilih dan rancang untuk mewujudkan tujuan. Anda bisa saja memiliki sebuah ide yang menakjubkan dan akan disukai banyak orang tetapi jika Anda memiliki sedikit saja pengetahuan mengenai strategi alternatif, Anda akan menemukan cara untuk bisa bekerja lebih produktif dan efisien.

Akuntansi/ Perpajakan
Aspek ini harus diakui memainkan peran yang signifikan dalam pengelolaan usaha. Mempelajari seluk beluk akunting dan perpajakan tidak akan sia-sia karena memiliki efek langsung terhadap keberlangsungan bisnis.  Jadikan pengetahuan dan ketrampilan akunting dan perpajakan sebagai salah satu pijakan dalam berbisnis.

Modal Usaha
Banyak entrepreneur terutama pemula yang minim pengetahuan mengenai apa itu modal usaha,  padahal itu berguna bagi Anda jika suatu saat nanti dalam perjalanan berbisnis Anda membutuhkan modal yang banyak. Aspek ini penting dipelajari sebelum Anda berusaha mendapatkan modal.
Penawaran Umum Awal
Banyak usaha dimulai tanpa niat untuk menjadi perusahaan yang akan dijualbelikan secara umum. Sementara perusahaan lain justru didirikan dari awal dengan tujuan untuk diperjualbelikan secara umum. Apapun harapan semula Anda, perubahan selalu terjadi pada lingkungan sekitar kita. Pelajari kemungkinan untuk dapat dijual kepada umum agar bisa mempertimbangkan masak-masak kemungkinan yang lebih baik dan paling memenuhi keinginan Anda.

Jaringan
Dengan membangun hubungan dengan rekanan baik melalui cara bertemu langsung atau secara online, Anda akan mendapatkan nilai lebih untuk bisnis apapun. Jaringan ini bisa berupa kelompok dukungan dengan anggota yang saling menguatkan satu sama lain. Pelajarilah kemampuan untuk membangun jaringan yang solid dan kompak sehingga kelak jika Anda membutuhkan bantuan, teman-teman Anda akan ada untuk memberikan bantuan. Ini adalah salah satu unsur terpenting dalam entrepreneurship karena ia pada dasarnya entrepreneurship adalah pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama, bukan individu.

Personalia dan Kompensasi
Banyak dari kita yang memulai tanpa bantuan seorang pegawai pun atau bahkan jika kita memiliki pegawai, kita telah memiliki definisi tersendiri tentang lingkungan kerja yang baik atau yang pantas untuk kita. Itu bagus untuk usaha kecil. Kini dalam persaingan bagi pegawai yang berkualitas baik sudah sangat ketat. Sisihkan waktu untuk menambah ilmu Anda mengenai personalia yang baik dan masalah kompensasi memungkinkan Anda untuk menawarkan paket yang paling menarik  kepada pegawai sembari melindungi diri Anda sendiri.
Negosiasi
Bersuyukurlah bahwa ternyata kemampuan bernegosiasi yang baik dapat dipelajari. Menguasai keahlian negosiasi yang baik akan membuat Anda  mampu menghadapi berbagai macam orang yang Anda temui saat berbisnis, baik itu pegawai, pelanggan atau pemasok. Sebuah perundingan akan berjalan baik jika di akhir perundingan itu tercapai kesepakatan yang memuaskan kepentingan pihak-pihak yang terlibat. Dalam bernegosiasi, kemampuan untuk mendengar dan berpikir tajam berguna bahkan bagi orang-orang yang tidak sedang menjalankan usaha.
Pemecahan Konflik
Ketrampilan lainnya yang berguna dalam berbagai aspek kehidupan kita ialah kemampuan memecahkan masalah. bahkan jika Anda tidak mempelajari ketrampilan ini, cobalah belajar tentang bagaimana layanan yang ada di sekitar Anda menyelesaikan pertikaian. Banyak perkumpulan yang memiliki pusat mediasi yang ditujukan untuk membantu menemukan jalan keluar dari konflik yang terjadi. Cara ini merupakan pemecahan yang lebih baik jika ditinjau dari segi biaya karena menyelesaikan perkara di pengadilan lebih menguras dana. Dan yang terburuk jika perseteruan memuncak menjadi amarah yang kurang sehat., yang menimbulkan masalah baru yang lebih pelik.
Pengembangan Produk
Setelah merilis sebuah produk yang terhitung sukses di pasaran, mungkin Anda ingin membuat serangkaian produk lainnya yang terinspirasi dari produk yag sukses tersebut. tetapi bagaimana Anda harus memastikan bahwa itu merupakan sebuah keputusan bisnis yang tepat dan menguntungkan? Itulah mengapa kita harus selalu mengandalkan pengetahuan mengenai pengembangan produk. Dengan pengetahuan ini, Anda akan mengetahu dengan akurat apakah sebuah produk layak untuk menjadi inspirasi bagi kemunculan produk lainnya. Idealnya, pengembangan produk ialah suatu usaha bersama antara pemasaran dan produksi.
Penyusunan suatu Budaya atau Tim
Penyusunan tim  telah mengalami pergeseran makna di benak banyak orang karena praktik yang kebanyakan kurang mencerminkan penyusunan sebuah tim yang sebagaimana mestinya. Namun begitu, jika dilakukan dengan baik akan menambah nilai positif kepada produktivitas usaha secara keseluruhan. Terdapat berbagai macam teknik yang bisa digunakan dalam banyak jenis usaha yang berhasil.
Pembangunan Visi Perusahaan
Menentukan apalagi mengejar visi membutuhkan waktu yang panjang dan konsistensi yang tak terputus. Jangan habiskan waktu untuk hanya mencari visi yang terlalu rumit. jadikan sederhana namun menyampaikan makna yang kuat kepada orang lain mengenai apa sesungguhnya bisnis kita lakukan.
Pembinaan
Pembinaan dilakukan dengan tujuan agar seseorang bisa melakukan tugasnya dengan seefisien mungkin. Pembinaan bisa dilakukan dari dua sisi, internal maupun ensternal. Secara internal, pembinaan dapat dilakukan agar orang melakukan pekerjaannya dengan lebih baik. Secara eksternal, pembinaan bisa dilaksanakan dengan membantu tim manajemen dengan lebih efektif. Pembinaan serupa dengan pembimbingan oleh mentor. Namun, pembinaan lebih efektif karena di dalamnya seseorang harus mempraktikkan ketrampilannya dengan aktif untuk kemudian  diuji dan dikembangkan lebih lanjut. Satu nasihat ialah pilihlah pembina atau coach yang teruji kualitasnya.
Perubahan
Perubahan merupakan faktor besar lainnya dalam bisnis masa kini dan mempengaruhi setiap aspek pengelolaan bisnis. Pelajarilah sebanyak mungkin mengenai bagaimana mengantisipasi perubahan. Ketahui pula bagaimana kita dapat menghadapinya dan mengubahnya menjadi peluang bisnis.
Kreativitas
Bukan rahasia lagi bahwa kreativitas menempati posisi penting dalam dunia bisnis. Dengan kreativitas yang melimpah, seorang entrepreneur bisa  menangani masalah, atau mengembangkan produk/jasa yang dimiliki sehingga lebih menarik bagi konsumen.
Pengelolaan Pertumbuhan
Hal ini ialah sebuah tantangan yang kita semua harapkan saat baru saja memulai tetapi bisa saja menjadi tonggak perkembangan selanjutnya jika memang bisa diwujudkan. Menyiapkan diri sendiri untuk apa yang Anda harus lakukan untuk mengelola pertumbuhan Anda sehingga usaha Anda berjalan ke arah yang direncanakan adalah sesuatu yang penting dan menentukan bisa tidaknya usaha Anda menembus persaingan di masa datang.
Teknologi
Bagi mereka yang menyukai bermain dengan sesuatu yang baru, teknologi ialah suatu objek yang menyenangkan. Bagi entrepreneur, teknologi dapat menjadi alat yang bermanfaat untuk mencapai produktivitas dan efisiensi kerja yang lebih tinggi. Pelajari teknologi terkini untuk bisa meringankan pekerjaan sehari-hari Anda. Dayagunakan apa yang sudah disediakan oleh teknologi.
Manajemen Krisis
Manajemen krisis sering menjadi perbincangan di saat perekonomian sedang mengalami kelesuan. Lain dari pendapat umum,  manajemen krisis semestinya tetap menjadi salah satu fokus pengelolaan usaha, baik di saat perekonomian memburuk, membaik, atau stagnan.

Sebuah pendekatan yang bagus ialah dengan menemukan kelompok pendukung yang bisa Anda jadikan sandaran saat masalah mendera usaha Anda. Kelompok ini idealnya dapat memberikan ruang bagi Anda untuk berbagi dan menimba pengalaman atau mempererat hubungan bisnis. Di sini, Anda seharusnya bisa menjadi seorang siswa yang tidak kenal lelah untuk terus belajar. Terus menerus belajar merupakan sebuah kebutuhan untuk dapat mengantisipasi dunis bisnis yang juga tak henti-hentinya bergerak dinamis. 

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/edukasi/3965-pendidikan-yang-dibutuhkan-seorang-entrepreneur.html