Showing posts with label alasan. Show all posts
Showing posts with label alasan. Show all posts

Sunday, May 6, 2012

Inilah 5 Alasan Terbaik Berbisnis

Views :615 Times PDF Cetak E-mail
Minggu, 06 Mei 2012 07:08
memulai_usaha0212Ada banyak cara untuk mendapatkan penghasilan, baik bagi pria ataupun wanita. Mulai dari bekerja di sebuah perusahaan, memiliki saham, menjadi distributor barang, termasuk membuka sebuah usaha bisnis milik sendiri dan masih banyak lagi. Membuka sebuah usaha bisnis atau lebih sering menggunakan istilah wirausaha adalah peluang yang bagus, tak hanya sebagai media untuk memperoleh pendapatan sendiri dengan Mandiri, ada alasan lain mengapa Anda bisa memilih untuk berwirausaha.

1. Pendapatan tak terbatas

Inilah yang menyenangkan dari memulai bisnis dari diri Anda sendiri, Anda akan memperoleh pendapatan yang tak terbatas. Berbeda dengan bekerja pada perusahaan atau orang lain di mana pendapatan Anda sudah ditentukan besarnya setiap bulan. Kenaikan gaji memang ada, tetapi butuh waktu yang sangat lama, dan bila melihat kecenderungan di Indonesia, mayoritas perusahaan akan menaikkan gaji seiring dengan kenaikan harga barang-barang atau setelah ada pembaruan nilai upah minimun, sehingga kenaikan tersebut akan terasa sama saja.

2. Tak perlu menunggu promosiBosan menunggu bertahun-tahun untuk mendapat promosi kenaikan jabatan padahal sudah melakukan yang terbaik untuk pekerjaan Anda? Dengan membuka usaha bisnis, Anda tidak perlu berlama-lama menunggu promosi kenaikan jabatan, karena secara otomatis, Anda sudah menjadi bos bagi diri sendiri dan orang-orang yang akan bekerja untuk Anda saat bisnis semakin maju dan besar. Kenapa tidak? Semua orang bisa menjadi bos dan memulainya dengan skala yang kecil terlebih dahulu.

3. Mengembangkan hobiCara terbaik untuk memulai bisnis adalah melihat apa hobi Anda, karena dari sana Anda akan melihat banyak peluang untuk membuka sebuah bisnis. Anda suka masak, senang menggambar, hobi menjahit dan hobi-hobi tersebut mendapat respon serta pujian dari orang-orang sekitar Anda, nah tunggu apalagi? Tak ada yang lebih menyenangkan selain melakukan hobi dan mendapat penghasilan sebagai bonusnya. Banyak wirausaha yang sukses karena menekuni sebuah hobi yang tampak kecil tetapi menjanjikan hasil yang besar.

4. Memperluas wawasanHobi bukan satu-satunya hal yang akan mengantar Anda untuk sukses. Saat Anda sudah membuka sebuah bisnis, akan ada banyak hal yang bisa Anda pelajari. Anda akan berhubungan dan menghadapi banyak orang, banyak watak dan banyak sifat. Anda akan belajar tentang keuangan, Anda akan belajar bagaimana membuka peluang baru, Anda akan belajar memperlakukan karyawan dengan baik. Dan masih banyak lagi pelajaran yang akan Anda terima, jauh lebih menyenangkan dari sekedar teori.

5. Impian Anda tercapai

Dan dari semua hal yang menyenangkan di atas, impian Anda tercapai. Coba Anda hitung berapa banyak orang yang mengatakan, "Aku pingin banget punya usaha pakaian, tapi nggak ada modal," atau "Waktu masih muda dulu, impian saya punya usaha mebel, tapi karena dulu terpaksa kerja di kantor, impian tinggal impian,". Sekarang, keputusan di tangan Anda. Jangan takut untuk memulai dan merancang bisnis dari hal-hal yang kecil, karena dari sana ada sebuah peluang tersembunyi. Saat Anda tercapai, siapa tahu Anda juga telah mewujudkan mimpi orang lain. (*/vemale.com/AS)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/47-memulai-bisnis/16599-inilah-5-alasan-terbaik-berbisnis.html

Wednesday, December 14, 2011

Mengapa Harus Entrepreneurship?

Views :1326 Times PDF Cetak E-mail
Rabu, 14 Desember 2011 10:37
upload-tipsEntrepreneurship merupakan pilihan cepat untuk menyelamatkan perekonomian suatu bangsa dan entrepreneurship bisa menjadi solusi kompleks bagi masalah kompleks yang sedang melanda dunia.

Dalam pelatihan gratis yang diselenggarakan Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC), Selasa (13/12), Dharma Kusuma SPsi selaku Direktur Program memaparkan lima alasan mengapa harus menerapkan entrepreneurship di Indonesia sebagai berikut :
  1. Pengangguran terdidik naik terus. Dikhawatirkan terjadinya titik kritis di mana setiap lulusan perguruan tinggi akan menganggur.
  2. Kita menjual produk hasil alam dengan nilai tambah rendah. Ambil contoh kopi. Indonesia termasuk negara penghasil kopi terbesar di dunia tapi belum mampu memanfaatkan produk alam itu dengan nilai tambah tinggi. Bisa dilihat dari menjamurnya kedai kopi yang justru berlisensi internasional yang menjual segelas kopi berharga tinggi.
  3. Kita belum menjual kekayaan budaya kita dengan nilai tambah tinggi
  4. Di negara dengan keragaman hayati lautan terbesar, 70 persen sarjananya menganggur
  5. 5. The end of life long employment. Dharma memberi contoh seorang ahli nuklir Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan ternama namun karena suatu hal dia di-PHK. Untuk menghidupi keluarganya, ia pernah mencoba segala macam usaha yang akhirnya menemukan es cendol sebagai usaha yang membuatnya menuai untung. Ini menjadi contoh agar sebaiknya jangan mudah merasa nyaman pada titik aman. “Ketika ahli nuklir itu ditanya: apakah bapak beruntung (bisa berjualan es cendol). Si bapak itu menjawab tanpa ragu: ya saya sangat beruntung sebab banyak rekan kerja saya yang menjadi pemulung atau tukang parkir,” jelas Dharma kepada peserta pelatihan.

Dalam kesempatan itu, Dharma juga menuturkan lima kesalahpahaman terhadap entrepreneurship, yakni :
1. Ber-entrepreneur = berdagang.
Yang terpenting dalam entrepreneurship adalah creating value atau peningkatan nilai. Entrepreneur bisa merambah ke segala bidang dan profesi. Di instansi pemerintahan misalnya, seorang camat yang berhasil mengubah wajah daerahnya yang semula miskin menjadi maju, itu bisa dikategorikan sebagai entrepreneurship.
2. Belajar entrepreneurship adalah belajar membuat.
Anggapan ini memang tidak salah tapi kurang pas. Boleh membuat tapi yang lebih penting adalah menjual. Setelah berhasil membuat atau memproduksi, entrepreneur bisa lebih fokus pada penjualan.
3. Yang paling penting dalam memulai bisnis adalah modal.
Modal memang penting tapi bukan segala-galanya. Modal bisa didapat dari investor dan sebagainya.
4. Belajar entrepreneurship adalah belajar materi jurusan “sekolah bisnis”.
Jika ingin menjadi entrepreneur ada baiknya belajar dari seorang entrepreneur sukses yang berpengalaman serta miliki ilmu entrepreneurship yang diperolehnya langsung dari lapangan.
5. Saya adalah praktisi bisnis (karyawan) maka saya bisa membuka bisnis yang mapan.
Hal itu belum tentu terjadi. Yang terpenting adalah memiliki passion yang kuat untuk membuka bisnis, siapapun dan dari latar belakang apapun bisa meraih sukses darinya. (*/ely)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/pendidikan/serba-serbi/165-entrepreneurship/13439-mengapa-harus-entrepreneurship.html