Showing posts with label kripik. Show all posts
Showing posts with label kripik. Show all posts

Tuesday, April 17, 2012

Peluang Bisnis dari Renyahnya Keripik Belut

Views :155 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 17 April 2012 10:21
belut0412Belut merupakan jenis ikan yang dikenal dengan bentuknya yang panjang serta kulitnya yang licin. Belut yang banyak ditemukan di sawah ini sering dimanfaatkan dengan digoreng.  Ternyata, belut merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung banyak unsur gizi, seperti protein, kalori, zat besi, kalsium, serta beberapa jenis vitamin.

Tingginya gizi yang terkandung pada belut, menjadikan belut diminati oleh masyarakat bahkan sampai masyarakat luar negeri. Apalagi rasanya yang cukup enak membuat permintaan belut semakin meningkat. Hal ini menjadikan peluang bisnis belut sebagai ladang untuk menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Saat ini tidak hanya budidaya belut saja yang mulai dilirik. Berbagai macam olahan belut pun dapat dijadikan sebagai peluang usaha baru yang cukup menguntungkan. Salah satu olahan belut yang mudah dan diminati banyak konsumen adalah keripik belut. Rasanya yang gurih dan renyah disukai para konsumen.

Konsumen keripik belut cukup banyak tidak terbatas oleh usia, status sosial, maupun jenis kelamin. Bahkan tidak hanya menjadi lauk saja, kini keripik belut menjadi salah satu camilan yang disukai dan bisa dinikmati kapan saja.

Untuk menerjuni bisnis ini gampang-gampang susah. Modal yang dibutuhkannya kecil dengan uang sebanyak ratusan ribu rupiah Anda dapat memulai bisnis ini.

Hambatan utamanya ialah kesulit pemenuhan bahan baku belut, dikarenakan belum banyaknya budidaya belut. Sehingga masih mengandalkan hasil belut dari pencarian hasil alam (sawah) yang banyaknya hasil terpengaruh dengan musim. Untuk mengatasinya sebaiknya juga membudidayakan belut, sehingga menjaga pasokan bahan baku selalu tersedia.

Selain itu, camilan semacam ini mudah melempem jika kemasannya tidak rapat. Jadi sebaiknya simpan di tempat yang tertutup dan gunakan plastik kemasan dengan ketebalan 0,5 mili untuk mengatasinya.

Untuk dapat meraih kesuksesan dalam bisnis ini diperlukan ketelatenan serta keahlian untuk menciptakan rasa yang enak, gurih dan renyah. Selain kualitas rasa yang nikmat, kemasan yang menarik juga sangat mendukung penjualan keripik belut. Selanjutnya strategi pemasaran juga harus diperhatikan, harus paham dimana pasar yang potensial dan mana yang kurang potensial. Sehingga bisa mengatur stok barang yang akan dititipkan, misalnya beri stok yang lebih banyak untuk toko yang ramai dibandingkan untuk toko yang sepi. (*/AS)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/bisnis-mikro/16128-peluang-bisnis-dari-renyahnya-keripik-belut.html

Monday, December 5, 2011

Keripik Daun Sirih Ini Kreasi Mahasiswa UNY

Kreatifitas Mahasiswa
Keripik Daun Sirih Ini Kreasi Mahasiswa UNY
| Inggried Dwi Wedhaswary | Senin, 5 Desember 2011 | 15:11 WIB

www.uny.ac.id Keripik daun sirih ini merupakan kreasi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Siapa tak tahu sirih? Tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang memiliki berbagai macam khasiat. Sebut saja, misalnya, mengatasi bau mulut, sariawan, dan menjadikan gigi lebih kuat. Daun sirih  juga diketahui mampu menahan pendarahan sehingga lazim digunakan sebagai obat mimisan.

Lainnya, selama ini, daun sirih banyak digunakan untuk “menginang” oleh para orangtua terdahulu. Tetapi, temuan yang satu ini berbeda dari ybanyaknya khasiang selama ini diketahui. Sekelompok mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta membuat alternatif lain olahan daun siri. Apa temuannya? Keripik sirih!

Daun sirih diolah para mahasiswa kreatif ini menjadi penganan keripik dengan berbagai rasa. Hasil kreasinya pun mendapatkan  dana dari Direktorat Jenderal  Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tahun 2011 untuk bidang kewirausahaan.

Salah seorang mahasiswa, Novita Dewi Larassati mengatakan, ia dan rekan-rekannya membuat keripik sirih karena ternyata banyak manfaatnya.

“Sirih  mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran”, ujarnya.

“Bahkan daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur candida albicans, dan bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri, juga mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare," papar Novita.

Rekan Novita, Urla Tri Wulanzani menambahkan, daun sirih juga diketahui mengandung bahan kimia antara lain minyak asiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvacrok, eugenol, p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena, fenil propada, tanin.

Bagaimana cara membuat keripik sirih ini?
Para mahasiswa ini membutuhkan berbagai bahan, diantaranya, daun sirih, beras, garam, kemiri, ketumbar, kunir (kuniyt), telur, bawang putih, air, dan minyak goreng. Cara membuatnya, menurut salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan keripik sirih ini, Setia Paranita, dibuat adonan  untuk membuat keripik sirih.

“Kemiri, ketumbar, bawang putih, kunir, garam setelah ditumbuk  halus dimasukkan ke dalam baskom bersama  tepung beras. Kemudian, ditambahkan telur dan sedikit air baru diaduk perlahan hingga tercampur merata”, jelasnya.

Adapun, daun sirihnya juga harus diproses terlebih dahulu sebelum digoreng. Pertama, daun sirih dicuci bersih, kemudian direbus untuk mengurangi rasa dan bau anyir dari daun sirih selama 2-3 menit.

Setelah direbus, daun siri diangkat dan dicuci kembali dengan air bersih, dan dijemur hingga kering. Selanjutnya, daun sirih yang telah kering, dimasukkan satu per satu ke dalam adonan tepung dan digoreng dengan minyak yang sudah panas.

Bila sudah matang, angkat dan tiriskan. Kemudian, taburi dengan variasi rasa dan pastikan telah tercampur secara merata.
Sumber :
www.uny.ac.id

http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/05/15111487/Keripik.Daun.Sirih.Ini.Kreasi.Mahasiswa.UNY