Showing posts with label cetak digital. Show all posts
Showing posts with label cetak digital. Show all posts

Saturday, October 6, 2012

Mencetak laba dari usaha cetak digital

TAWARAN KEMITRAAN

Mencetak laba dari usaha cetak digital

Bisnis jasa cetak digital alias digital printing tak pernah surut. Dari waktu ke waktu, jasa cetak digital ini semakin dibutuhkan. Lantaran peluangnya menjanjikan, pelaku usaha ini pun terus bermunculan. Salah satunya adalah Awing Syaifudin yang mengusung brand Digital Lapan di Depok, Jawa Barat.
Berdiri tahun 2007 , ia resmi membuka tawaran kemitraan sejak dua tahun terakhir. Saat ini, Digital Lapan sudah memiliki tujuh gerai. Perinciannya, tiga milik sendiri dan sisanya milik mitra usaha. Mitra berlokasi di kawasan Jabodetabek, seperti Cibubur, Margonda, Cinere, dan Pancoran.
Dalam kerjasama kemitraan ini, Digital Lapan menawarkan dua paket investasi. Pertama, paket indoor senilai Rp 295 juta. Paket ini hanya melayani jasa cetak media promosi di dalam ruangan, seperti display booth, backdrop,dan  exhibition.
Dalam paket ini, mitra akan mendapat mesin cetak merek Seiko, alat laminating, dan material produksi. Estimasi omzet untuk ini sebesar Rp 200 juta per bulan.
Kedua, paket outdoor senilai Rp 395 juta. Selain di dalam ruangan, paket ini juga melayani jasa cetak media promosi di luar ruangan, seperti billboard atau neon box.
Mitra yang mengambil paket outdoor mendapatkan mesin cetak merek Epson, alat laminating, dan material produksi. Estimasi omzet paket ini mencapai Rp 300 juta per bulan. Omzet itu didapat dengan asumsi, dalam sehari mitra menangani order cetak 3.000 meter.
Ia menjanjikan, mitra yang mengambil paket pertama maupun kedua bisa mengantongi laba bersih 35%. Dengan laba sebesar itu, mitra bisa balik modal dalam waktu lima bulan sejak beroperasi.
Dalam kerjasama ini, mitra wajib membeli material produksi, seperti tinta dan bahan baku kertas ke kantor pusat. Digital Lapan menyediakan bahan baku kertas format ukuran besar untuk media promosi. Harganya mulai Rp 5.000-Rp 25.000 per meter. Mitra bisa menjual ke konsumen dengan harga mulai Rp 15.000 - Rp 150.000 per meter. "Banyak mitra mengambil paket outdoor, karena bisa terima banyak order,” ujarnya.
Selain mencetak brosur, undangan, atau kartu nama, Digital Lapan juga melayani percetakan billboard, banner, poster, spanduk, dan media promosi berukuran besar lainnya.

Digital Lapan                                                                                                                                                                                                                  Jalan Margonda Raya No 299,                                                                                                                                                                                            Depok, Jawa Barat                                                                                                                                                                                                                 HP: 081211677889

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mencetak-laba-dari-usaha-cetak-digital

Saturday, August 20, 2011

Mencetak untung dari usaha cetak digital


PELUANG USAHA
 
Kamis, 18 Agustus 2011 | 15:13  oleh Fahriyadi
TAWARAN KEMITRAAN JASA CETAK DIGITAL
Mencetak untung dari usaha cetak digital

Bisnis cetak digital atau digital printing dekat dengan dunia anak muda. Berbagai produk seperti cetak gambar kaus, mug, pin, kartu identitas atau ID card, dan kartu nama tak hanya menjanjikan keuntungan finansial tapi juga kepuasan dari sisi kreativitas.


• Real Imagink Digital Printing

Berdiri tahun 2007, Real Imagink Digital Printing langsung menawarkan kemitraan setahun kemudian. Beralamat di Jalan Jati No 10, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Telp. 05114778170, Muhammad Hadi, pemilik Real Imagink yakin kalau bisnis yang ditawarkan masih menjanjikan.

Walau begitu, sering mitra bisnis terbentur pada kreativitas dalam mendesain produk. Padahal, kreativitas dan pengetahuan sangat penting dalam bisnis ini. Makanya, Hadi menekankan adalah penguasaan ilmu. "Soal konsep usaha biar mitra usaha yang jalan sendiri," kata Hadi.

Makanya, setelah mitra mengerti tentang usaha dan tahu bagaimana cara mengembangkannya, Hadi akan memberikan kesempatan bagi untuk mengeksplorasi kemampuannya. Bahkan, bagi mitra yang sudah mencapai tahap itu, Hadi tidak akan memaksa mitra menggunakan nama Real Imagink lagi.

Anda yang tertarik dengan bisnis ini, Hadi menawarkan paket investasi fleksibel. Untuk paket lengkap dengan investasi Rp 15 juta. Nilai investasi itu bisa berubah, tergantung kebutuhan calon mitra. Jika calon mitra telah memiliki peralatan seperti printer dan komputer, nilai investasi bisa ditekan.

Adapun paket satuan, investasinya Rp 3 juta hingga Rp 7 juta. Alat seperti sablon, digital printing, kursus digital, digital mug, dan digital pin akan disediakan Hadi. "Paket satuan paling banyak diminati," katanya.

Buktinya, saat ini Hadi sudah melayani 100 paket satuan dan 2 paket lengkap di Balikpapan dan Pekanbaru. Dari 100 mitra tersebut, 50% di antaranya mengambil kursus digital, baik pelatihan langsung ataupun tutorial. Hal ini, menjadi tanda banyak orang ingin belajar dan menjajal usaha cetak digital.

Karena paket digital printing paling laku, untuk sementara, Hadi menghentikan penjualan paket satuan lain. Selain itu, dia juga mulai menawarkan paket lengkap dengan sistem proteksi 1 kota, 1 mitra. Hadi menargetkan mitra akan memperoleh omzet hingga Rp 15 juta tiap bulan, sehingga balik modal bisa tercapai paling lama 6 bulan.


• Narsis Digital Printing

Seperti juga Real Imagink, Narsis Digital Printing yang berdiri sejak 2009 dan menawarkan kemitraan setahun kemudian. Dimiliki Alween Ong, Narsis beralamat di Jalan Merak Jingga No. 52, Medan, Sumatra Utara, telp. 0614510356.

"Kemitraan menganut prinsip fleksibilitas," katanya. Dengan paket investasi dari Rp 17 juta hingga Rp 38 juta, saat ini Narsis Digital Printing memiliki 28 cabang di Aceh dan Sumatera Utara.

Narsis juga menawarkan paket satuan yang terdiri dari paket facemug Rp 17 juta, Master Pin Rp 22 juta, Raja Distro Rp 26 juta dan paket komplet Rp 38 juta. "Nilainya bukan harga mati, sesuai kebutuhan dan peralatan yang dimiliki mitra," jelasnya.

Alween mentargetkan balik modal selama 3 bulan hingga 11 bulan dengan target omzet Rp 800.000 per hari. Sebab nilai utama kemitraan lebih kepada sisi pelatihan menjalankan usaha secara profesional dan menguntungkan.

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/75681/Mencetak-untung-dari-usaha-cetak-digital