Showing posts with label camilan. Show all posts
Showing posts with label camilan. Show all posts

Monday, September 3, 2012

Peluang Bisnis Camilan Jamur dan Jagung


Sabtu, 1 September 2012 | 20:25 WIB


TABLOID NOVA/ENG NAFTALI
Jamur Goreng Crispy

KOMPAS.com - Bisnis camilan berbahan baku jamur dan jagung memang menggiurkan. Tak heran, bila banyak pemain meramaikan bisnis ini. Salah satunya adalah Muhammad Tajib yang mengusung bendera usaha Healthy Food Inside di Wonosobo, Semarang, Jawa Tengah. Bisnisnya ini menawarkan menu camilan jamur krispi dan jagung serut aneka rasa , seperti barbeque dan mayones. Untuk minumannya tersedia aneka pilihan jus buah.
Dalam usahanya ini, jamur krispi menjadi menu andalan Tajib. Ia mengklaim, sebagai pionir jamur kripsi asal Semarang. Harga makanan dan minuman tersebut dibanderol mulai Rp 3.500 hingga Rp 8.000 per porsi. "Kami menyasar masyarakat menengah ke bawah," kata Tajib yang merintis usaha sejak 2009 ini.
Kini, bisnis Tajib telah berkembang lewat sistem kemitraan, dengan jumlah 30 mitra. Mereka tersebar di Semarang, Kudus, Purworejo, dan Majalengka. Awalnya, Tajib memiliki lima gerai milik sendiri di Semarang. Namun belakangan, gerai itu dijualnya kepada mitra dan memilih fokus memproduksi bahan baku untuk dijual kepada para mitranya.
Bagi yang berminat, Tajib menawarkan kemitraan dengan investasi Rp 5 juta. Mitra akan mendapatkan satu outlet, perlengkapan dan resep makanan. Mitra juga akan mendapatkan training pembuatan makanan dan pengelolaannya. "Kami dari pusat akan menjual bahan tepung saja," ujar Tajib.
Mitra dibolehkan memakai brand sendiri. Selain itu, kerjasama ini tidak memungut franchise fee dan royalti fee. Untuk lokasi usaha harus berada di tempat-tempat keramaian, seperti dekat pemukiman penduduk, pasar, dan sekolah. Ia menargetkan, omzet mitra rata-rata Rp 300.000 - Rp 500.000 per hari. Dengan omzet tersebut, mitra diharapkan bisa balik modal dalam waktu lima bulan.
Tajib menjanjikan, dengan menjual dua produk sekaligus, peluang mitra untuk meraih target omzet itu terbuka lebar. "Mitra bisa mengantongi omzet yang besar, sehingga usahanya bisa terus berjalan dan berkembang," katanya. Menurut Tajib, sistem kemitraan yang dijalankannya ini tidak mengikat mitra. Intinya, jika mitra mengalami kesulitan, kantor pusat siap membantu. (Noverius Laoli/Kontan)
 
Sumber :
KONTAN
Editor :
Erlangga Djumena
 
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/09/01/20251875/Peluang.Bisnis.Camilan.Jamur.dan.Jagung

Tuesday, January 10, 2012

Peluang Bisnis Camilan Masih Terbuka Lebar

Views :284 Times PDF Cetak E-mail
Selasa, 10 Januari 2012 08:45
Peluang bisnis produk makanan kecil (snack) di Indonesia masih terbuka lebar, terutama untuk pangsa pasar anak-anak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tango Waffle, makanan cemilan produksi Orang Tua Group, awal tahun ini akan meluncurkan beberapa varian produk baru.

"Dalam waktu dekat kami kembali menghadirkan produk inovatif yang diharapkan bisa diterima dan disukai konsumen," kata Yuna Eka Kristina, PR Manager OT Group, kemarin di Jakarta.

Dia menuturkan ada beberapa produk baru yang akan diluncurkan pihaknya selama 2012 ini, melengkapi produk yang sudah ada.

"Untuk waffle sendiri kami akan menampilkan Tango Waffle dengan varian yang lain. Saat ini sudah ada 4 macam, yaitu Real Cheese, Crunchox, Cruncberry, dan Crunchmilk," kata Yuna pada acara pemberian hadiah kepada pemenang Tango Waffle Wonderffle berupa sebuah unit mobil, motor, satu iPad, serta uang tunai jutaan rupiah.

Menurut dia, perusahaannya menarget peningkatan penjualan selama tahun ini sekitar 2 digit. Pada 2011 lalu, katanya, penjualan seluruh brand OT Group yang mencapai 34 macam, rata-rata meningkat 15-20% dibandingkan dengan penjualan 2010.

"Tahun ini kami juga menargetkan penjualan minimal naik 15%. Untuk Tango Waffle sendiri, targetnya sekitar meningkat 30%. Saat ini untuk kategori waffle di dunia biskuit, produk kami masih jadi leader dengan market share sekitar 70%," ungkapnya.

Produk lainnya yang menjadi unggulan dari OT Group, ujarnya, adalah sikat gigi Formula, dan minuman Teh Gelas yang juga naik penjualannya sekitar 20-30%. "Kami berupaya meningkatkan lagi penjualan semua produk unggulan tersebut, a.l. dengan membuat berbagai promo," tambah Eka.

Seperti promo yang dilakukannya pada tajun lalu, program Tango Waffle Wonderffle yang berlangsung Juni-Desember 2011. "Kami menyediakan hadiah menarik sampai ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama 1 unit mobil Nissan March. Dari kegiatan tersebut, penjualan Tango berhasil naik sebesar 20%," ujarnya.

Rima Nur Hoyimah, warga Bandung yang memenangkan hadiah mobil dari Tango ini, menuturkan sangat senang dengan kegiatan promo yang dilakukan oleh manajemen perusahaan tersebut. "Impian saya untuk memiliki mobil benar-benar terwujud. Saya tidak pernah menyangka akan dapat hadiah sebesar ini," ungkapnya dan matanya tampak berkaca-kaca.

Yuna menambahkan perusahaannya akan terus membuat berbagai program promo lainnya yang lebih menarik, dengan hadiah lebih besar lagi. "Kami ingin berbagi dengan konsumen yang sudah loyal dengan produk kami," tambahnya. (*/Bisnis)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/berita/ragam-berita/4-financial/14161-peluang-bisnis-camilan-masih-terbuka-lebar.html